Sponsors Link

7 Peninggalan Zaman Logam di Indonesia

Sponsors Link

Sebelum zaman seperti ini teknologi mulai berkembang dan orang-orang telah menjadi modern, tentunya kita mengalami fase dari zaman prasejarah. Zaman prasejrah di Indonesia menurut perkiraan berakhir pada abad ke-5. hal ini terbukti dengan ditemukannya prasati yupa. Setelah ditemukannya prasasti yupa baru saat itu Indonesia memasuki era sejarah. Adanya peninggalan berupa artefak, prasasti,dll merupakan bukti bahwa terjadinya zaman prasejarah di Indonesia .

ads

Secara umum pembagian zaman prasejarah di Indonesia terbagi menjadi dua yaitu zaman batu dan zaman logam, hal ini berdasarkan bahan untuk membuat alat-alat yang akan digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Selain itu pembagian zaman juga dibagi berdasarkan kemampuan yang dimiliki oleh jenis-jenis manusia purba atau untuk memenuhi kebutuhan hidupnya seperti bercocok tanam, berburu, perdagian. Pada pembahasan kali ini akan dibahas mengenai zaman logam beserta 7 peninggalan zaman logam. (baca juga: Pengertian Solidaritas)

Pengertian Zaman Logam

Sebelum terjadinya zaman logam terjadi zaman batu. Pada zaman logam manusia telah mempuyai kemampuan untuk mebuat alat-alat untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dari logam. Berbagai logam seperti tembaga, besi dan juga perunggu mereka kembangkan hingga menjadi alat. Pada zaman logam manusia sudah mulai mengenal teknik melebur logam dan mencetaknya menjadi alat yang mereka ingin gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Adapun teknik dalam pembuatan logam terbagi menjadi 2 yaitu dengan cetakan batu (bivalve) dan cetakan tanah liat atau lilin (cire perdue).

Pada zaman logam disebut juga dengan masa perundagian. Kebanyakan alat yang diperoleh dari zaman loga yaitu alat yang terbuat dari bahan perunggu. Manusia pada zaman logam beranggapan bahwa membuat alat dari logam lebih mudah dari pada dari batu. Kemampuan manusia dalam membuat alat-alat dari logam menunjukkan bahwa kebudayaan mulai berkembang. Adapun zaman logam terbagi menjadi 3 zaman yaitu zaman tembaga, zaman perunggu, dan zaman besi. (baca juga: Contoh Negara Maju)

Pembagian Zaman Logam

Zaman logam adalah zaman dimana manusia telah mengenal berbagai logam. Pada zaman logam terbagi menjadi 3 zaman yaitu zaman tembaga, zaman perunggu, dan zaman besi. Berikut ini penjelasan mengenai pembagian zaman yaitu sebagai berikut:

1. Zaman Tembaga

Zaman tembaga yaitu periode zaman loga dimana manusia telah menggunakan tembaga untuk membuat alat-alat dalam memenuhi kebutuhannya. Menurut penelitian peninggalan alat-alat yang terbuat dari bahan tembaga banyak ditemukan di Asia Tenggara. (Baca juga: Ciri Ciri Negara Maju)

2. Zaman Perunggu

Zaman perunggu merupakan zaman manusia telah menggunakan perunggu sebagai bahan untuk membuat alat-alat untuk memenuhi kebutuhannya. Pada zaman ini manusia mulai mendapat logam yang lebih keras dari tembaga. Perunggu merupakan hasil campuran dari timah dan juga tembaga. Zaman perunggu sering juga disebut dengan kebudayaan Dongson-Tongkin China dimana manusia sudah mulai mecampur timah dan tembaga dengan perbandingan timah 10 dan tembaga 3. Contoh alat yang dihasilkan dari zaman perunggu yaitu kapak corong, nekara perunggu, bejana perunggu, dan arca perunggu. (Baca juga: Pengertian Masyarakat Multikultural).

3. Zaman Besi

Sponsors Link

Zaman besi merupakan zaman dimana manusia mulai membuat alat dengan bahan besi. Pertama-tama melebur besi dari bijih lalu setelahitu dituangkan ke cetakan menjadi alat yang akan dibuat. Pada zaman besi alat yang dihasilkan lebih sempurna dibandingkan dengan zaman tembaga dan juga zaman perunggu. Teknik peleburan besi membutuhkan suhu panas  ±3500 °C. Adapun contoh alat dari zaman ini yaitu mata tombak, mata kapak, mata pisau, mata sabit, cangkul, dll. Itulah pembagian zaman pada masa zaman logam. Adapun setiap pembagian zaman tentunya meninggalkan alat-alat peninggalan. Dibawah ini akan dibahas secara lengkap peninggalan alat-alat di zaman logam

Artikel terkait:

Peninggalan Pada Zaman Logam

Seperti yang ditelah dibahas diatas bahwa zaman logam adalah zaman dimana manusia sudah dapat membuat alat utnuk memenuhi kebutuhan hidupnya dengan bahan dasar logam. Adapun alat-alat yang tercipta di zaman logam diantaranta nekara perunggu, bejana perunggu, arca, kapak corong, dsb. Berikut ini peninggalan dari zaman logam yaitu sebagai berikut:

1. Kapak Corong

ads

Kapak CorongKapak corong merupakan salah satu peninggalan pada zaman logam. Kapak corong ditemukan di Sumatra Selatan, Jawa, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Papua dekat danau Sentani, dan juga Pulau Selayar. Kapak corong yang ditemukan di Indonesia merupakan kapak perunggu, berikut beberapa hal unik dalam kapak corong ini:

  • Kapak corong ini dinamakan juga kapak sepatu, kapak sepatu yaitu kapak yang bentuk bagian atasnya corong dengan sembirnya belah. (Baca juga: Kegiatan Ekspor Impor)
  • Tangkai kayu dimasukkan ke dalam corong dan menyiku pada bidang kapak. Kapak ini menyerupai sepatu sehingga dinamakan kapak sepatu. Kemudian kapak sepatu digantikan namanya menjadi kapak corong.
  • Peninggalan pada zaman logam yang kedua yaitu kapak corong. Kapak Corong adalah sejenis berumbung yang terbuat dari perunggu, kemudian berpinggang pada bagian tengah dan di bagian sisi atas tertutup.
  • Peninggalan pada zaman logam nekara perunggu ini ditemukan di Jawa, Bali, Sumatra, Pulau Sangean, Rote, Selayar, Leti, dan juga Kepulauan Kei. Akan tetapi nekara yang ditemukan di pulau Alor memilliki bentuk lebih kecil, nekara ini disebut moko. (baca juga: Ciri-Ciri Masyarakat Tradisional dan Modern)

2. Arca Perunggu

Arca PerungguArca Perunggu merupakan alat peninggalan dari zaman logam. Bejana perunggu merupakan alat yang berbentuk seperti periuk namun terlihat lebih ramping, sebagai berikut tampilan desaign arca perunggu dalam keterangannya:

  • Bentuk permukaan luar bejana dihiasi dengan pola anyaman simetris. Peninggalan zaman logam yang lainnya yaitu arca yang terbuat dari perunggu. (baca juga: Ciri Ciri Kelompok Sosial)
  • Banyak ditemukan patung-patung yang mempunyai bentuk menyerupai arca orang, arca kepala binatang, dan juga arca kerbau. Arca perunggu ditemukan di Jawa Timur, Riau, dan juga Bogor.
  • Arca Perunggu pada awalnya dibuat menggunakan kayu yang diruncingkan. Akan tetapi saat mulai memasuki zaman logam, mata panah kemudia dibuat menggunakan besi. (baca juga: Cara Mengatasi Masalah Persebaran Penduduk)

Artikel lainnya:

3. Mata Sabit

 Mata SabitMata sabit merupakan salah satu benda peninggalan pada zaman besi. Mata besi mempunyai fungsi yang sama seperti tumbuhan akan tetapi mata sabit biasa digunakan untuk menyabit tumbuhan. Berikut ada beberapa alasan mengapa bisa ditemukan mata sabit ini dalam peninggalan zaman logam:

  • Mata sabit hingga saat ini masih banyak digunakan untuk alat bertani. (baca juga: Pengertian Mediasi)
  • Mata sabit yaitu salah satu alat yang dibuat pada zaman besi. Adapun kegunaan dari mata pisau dijadikan alat untuk bertahan diri dari serangan binatang buas.
  • Selain itu mata pisau banyak digunakan untuk mendapatkan makanan.
  • Mata sabit biasa digunakan untuk berburu hewan. Mata panah ditemukan di gua-gua yang dekat sungai salah satunya yaitu di Sulawesi Selatan. (Baca: Tokoh Sosiologi)

Selain tadi peninggalan yang sudah dijelaskan dan sudah disebutkan masih ada banyak beberapa peninggalan yang masih dikenal sebagai berikut:

  1. Nekara.
  2. Bejana Perunggu.
  3. Mata Panah.
  4. Mata Pisau. (baca juga: Faktor Penghambat Perubahan Sosial Budaya)

Selain 7 peninggalan diatas ditemukan juga benda seperti gelang kaki, gelang, anting, kalung dan juga cincin. Selain itu ditemukan juga manik-manik yang terbuat dari kaca di dalam kuburan. Manik-manik yang ditemukan sangat berjumlah banyak sehingga memberikan corak yang istema pada zaman perunggu. Zaman besi merupakan zaman prasejarah terakhir sebelum memasuki zaman sejarah. Sekian pembahasan mengenai peninggalan pada zaman logam, semoga memberikan banyak manfaat. Semangat dan sukses selalu.

Sponsors Link

*Jika artikel ini bermanfaat, mohon di share ^V^!

, , ,
Post Date: Monday 24th, July 2017 / 06:03 Oleh :
Kategori : Sejarah