Sponsors Link

Pengertian dan Prinsip Solidaritas Beserta Contohnya

Sponsors Link

Solidaritas merupakan suatu sikap yang dimiliki oleh manusia dalam kaitannya dengan ungkapan perasaan manusia atas rasa senasib dan sepenanggungan terhadap orang lain maupun kelompok. Makna solidaritas dekat dengan makna rasa simpati dan empati karena didasarkan atas rasa kepedulian terhadap orang lain maupun kelompok. Pembedanya, rasa solidaritas ini tumbuh di dalam diri manusia karena adanya rasa kebersamaan dalam kurun waktu tertentu. Rasa solidaritas erat kaitannya dengan rasa harga diri seseorang maupun harga diri kelompok. Rasa solidaritas yang tumbuh di dalam diri manusia untuk kelangsungan hubungannya dengan orang lain maupun kelompoknya dapat menjadikan rasa persatuan yang dimiliki menjadi lebih kuat dan mantap. Rasa solidaritas yang dimiliki oleh seseorang terhadap orang lain maupun kelompoknya adalah suatu bentuk ungkapan dari penerapan pancasila.

ads

Arti Solidaritas 

Menurut kamus besar bahasa Indonesia (KBBI) pengertian solidaritas sendiri merupakan suatu sifat yang dimiliki manusia secara solider atau suatu perasaan setia kawan terhadap orang lain maupun kelompok. Rasa setia kawan yang dimiliki oleh seseorang terhadap orang lain maupun kelompok dapat membuat seseorang tersebut rela berkorban demi orang lain maupun kelompok tanpa adanya rasa paksaan di dalam dirinya. (baca juga: Macam-Macam Kebutuhan Manusia)

Berikut beberapa ungkapan yang sering dikenalkan dalam pengertian solidaritas yang kita kenal:

  • Pengorbanan yang dilakukan orang tersebut timbul berdasarkan rasa ikhlas yang cenderung merupakan ungkapan balas budi terhadap perlakuan yang pernah diberikan oleh orang lain maupun kelompok kepada seseorang tersebut.
  • Ungkapan rasa setia kawan sebagai bentuk dari rasa solidaritas mencerminkan keadaan seseorang dalam melakukan penerapan khususnya pada penerapan sila ketiga Pancasila.
  • Rasa solidaritas yang tumbuh dari perasaan setia kawan tersebut dapat menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi walaupun ada perbedaan yang menjadi penghalang dalam pengungkapan rasa solidaritas ini. . (baca juga: Peran Indonesia di Era Globalisasi)

Prinsip Solidaritas

Pengungkapan rasa solidaritas seseorang terhadap orang lain maupun kelompok membutuhkan prinsip-prinsip tertentu agar rasa solidaritas ini dapat diungkapan secara tepat dan tidak melenceng dari pancasila dalam kehidupan bangsa. Prinsip ini nantinya dipergunakan sebagai pedoman oleh seseorang guna melakukan penerapan rasa solidaritas walaupun prinsip ini bukan merupakan sesuatu yang wajib untuk dipahami karena rasa senasib dan sepenanggungan merupakan sifat alami manusia sebagai makhluk sosial yang membutuhkan interaksi dan hubungan timbal balik dengan orang lain. Adapun prinsip rasa solidaritas diantaranya:

  1. Rasa Senasib Seperjuangan

Rasa senasib seperjuangan merupakan dasar perasaan yang memicu timbulnya rasa solidaritas di dalam diri seseorang untuk orang lain maupun kelompoknya. Rasa senasib seperjuangan tentunya menjadi dasar untuk melakukan tindakan uangkapan rasa solidaritas karena rasa solidaritas pada dasarnya timbul karena adanya perasaan ini. Seperti halnya dalam sejarah Indonesia.

Para pejuang dan pendahulu kita pada zaman itu memiliki rasa senasib dan seperjuangan untuk menginginkan bangsa Indonesia untuk bebas dari penjajahan. Rasa senasib seperjuangan inilah yang menimbulkan rasa solidaritas diantara para pejuang dan pendahulu kita untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia walaupun mereka berkorban jiwa dan raga. Ungkapan rasa solidaritas dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia mereka lakukan atas rasa ikhlas dan cenderung tidak mempedulikan diri mereka sendiri demi tercapainya kepentingan bersama. (baca juga: Kondisi Penduduk Indonesia)

Baca juga:

  1. Bentuk Ungkapan Timbal Balik
Sponsors Link

Rasa solidaritas diungkapkan sebagai bentuk ungkapan timbal balik seseorang terhadap orang lain maupun kelompok. Dalam ungkapan timbal balik ini, seseorang mempunyai tujuan tertentu salah satunya agar seseorang tersebut mendapatkan pengakuan atau dipandang oleh orang lain maupun kelompok. Solidaritas yang tumbuh cenderung mengkesampingkan perbedaan yang ada karena tingginya rasa senasib seperjuangan yang dimiliki.

Bentuk ungkapan timbal balik dalam diri seseorang melalui pengungkapan rasa solidaritas ini merupakan bentuk upaya yang  dilakukan dari dalam diri seseorang untuk merawat kemajemukan yang ada di dalam kehidupan sehari-hari. Biasanya, rasa solidaritas timbul dari dalam diri seseorang karena adanya jasa atau pertolongan yang diberikan oleh orang lain atau kelompok kepada diri seseorang tersebut. Oleh karena itu, bentuk ungkapan timbal balik melalui rasa solidaritas ini merupakan bentuk ungkapan balas budi yang dilakukan oleh seseorang terhadap pertolongan atau jasa yang telah diberikan. (baca juga: Permasalahan Hukum di Indonesia)

  1. Diungkapkan Sesuai Dengan Porsinya

Walaupun rasa solidaritas timbul karena adanya perasaan senasib dan seperjuangan, pengungkapan rasa solidaritas sebaiknya diungkapan sesuai dengan porsinya atau tidak diungkapkan secara berlebihan. Ungkapan rasa solidaritas yang tidak sesuai dengan porsinya cenderung menimbulkan ketidaknyamanan bagi orang lain yang ada di sekitarnya. Selain itu, pengungkapan rasa solidaritas yang tidak sebagaimana mestinya dapat menyebabkan terjadinya konflik sosial di dalam kehiudupan masyarakat. (baca juga: Cara Mengatasi Masalah Persebaran Penduduk)

ads
Pengungkapan rasa solidaritas biasanya dilakukan dengan cara melakukan suatu aksi dengan skala kecil maupun skala besar sesuai dengan tujuan dan kepentingannya serta cenderung berbentuk penyampaian pendapat di muka umum.  Oleh karena itu, penting bagi setiap manusia untuk memperhatikan peraturan dan undang-undang ketika mengungkapkan rasa solidaritas agar tidak menimbulkan ketidaknyamanan secara individu maupun umum. (baca juga: Fungsi Bahasa Daerah)

Baca juga:

Contoh Penerapan Solidaritas dalam Kehidupan Sehari-hari

Pengertian solidaritas yang dimiliki oleh manusia semenjak lahir yang merupakan karunia Tuhan Yang Maha Esa dalam kodratnya sebagai makhluk sosial dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Penerapan rasa solidaritas di dalam kehidupan sehari-hari merupakan bentuk nilai-nilai manusia. Adapun contoh penerapan rasa solidaritas dalam kehidupan sehari-hari manusia antara lain:

  1. Gotong royong

Gotong royong merupakan contoh paling umum penerapan rasa solidaritas dalam kehidupan sehari-hari. Gotong royong sendiri merupakan bentuk cerminan. Penerapan solidaritas dalam gotong royong didasarkan pada persamaan tujuan untuk mencapai sesuatu dalam kehidupann sehari-hari. Bentuk ungkapan solidaritas melalui gotong royong dilakukan sebagai bentuk usaha dan upaya menyatukan berbagai perbedaan untuk memperkuat kesatuan dan persatuan masyarakat yang nantinya membawa dampak positif bagi persatuan dan kesatuan bangsa sehingga integrasi nasional dapat terwujud. Adapun beberapa tindakan yang mencerminkan rasa solidaritas melalui gotong royong diantaranya:

  • Kerja bakti lingkungan.
  • Kerja kelompok dalam menyelesaikan tugas sekolah.
  • Keikut sertaan dalam acara-acara kedaerahan di tempat tinggalnya. (baca juga: Ciri Ciri Pranata Sosial)

Baca juga:

  1. Dukungan terhadap orang lain maupun kelompok

Rasa solidaritas juga dapat diungkapkan melalui bentuk dukungan terhadap orang lain maupun kelompok. Dukungan yang dilakukan oleh seseorang terhadap orang lain maupun kelompok cenderung dukungan terhadap persamaan hak yang dimiliki. Ketika orang lain atau keompok yang telah berjasa bagi seseorang tersebut tidak mendapatkan persamaan hak baik dalam perlakukan maupun lainnya, maka seseorang tersebut akan melakukan dukungan atas dasar rasa solidaritas yang dimilikinya. Adapun contoh penerapan solidaritas yang diungkapkan dalam bentuk dukungan dalam kehidupan sehari-hari diantaranya:

  • Membela teman yang dituduh melakukan kesalahan oleh orang lain.
  • Memperjuangkan hak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak bagi orang lain.
  • Mendukung salah seorang temannya untuk menjadi ketua kelas.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai pengertian, prinsip, dan contoh rasa solidaritas di dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai makhluk sosial, rasa solidaritas harus tetap ditumbuh kembangkan di dalam diri kita karena selama kita hidup, kita memerlukan bantuan dari orang lain. Melalui rasa solidaritas yang kita miliki, kehidupan sehari-hari dalam masyarakat secara harmonis dapat tercapai. Kiranya artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Monday 03rd, July 2017 / 08:52 Oleh :
Kategori : Ekonomi
Search

Recent Posts

Recent
Teacher Room

Pernah Mengunjungi Museum – Museum Bersejarah tapi Mistis ini?