Sponsors Link

5 Tujuan Pembentukan MEA Untuk Negara Anggotanya

Sponsors Link

Apa itu MEA?

ads

MEA adalah singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN. MEA adalah realisasi dari tujuan integrasi ekonomi negara-negara ASEAN. MEA adalah sarana yang menjadi pasar utama dan basis produksi, wilayah yang sangat kompetitif dengan perkembangan ekonomi luar biasa yang akan akan diintegrasikan menjadi bagian dari ekonomi global. MEA adalah sebuah konsep pengembangan ekonomi yang sudah menjadi wacana selama bertahun-tahun dan akhirnya diresmikan pada tanggal 31 Desember 2015

Apabila MEA sudah terealisasi, ASEAN akan memiliki karakter baru sebagai wilayah bebas pergerakan dan pemasaran barang, jasa dan investasi baik dari sisi pendapatan maupun dari sisi ketrampilan. Dengan kata lain, ASEAN akan menjadi sarana bagi negara-negara anggotanya untuk menjadi destinasi investasi utama yang dapat menguatkan satu sama lain.

Tujuan Dibentuknya MEA

Tujuan dibentuknya Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah untuk mengintegrasikan ekonomi negara-negara Asia Tenggara yang sangat bervariasi menjadi pasar tunggal dengan jumalh total 625 juta orang dan dengan jumlah kombinasi GDP (Gross Domestic Product) sebanyak US$2.5 Triliun pada tahun 2014. Visi MEA untuk 9 tahun kedepan, sebagaimana yang tercetak pada AEC Blueprint 2025, adalah sebagai berikut :

  1. Ekonomi yang terpadu dengan integrasi yang tinggi
  2. ASEN yang kompetitif, inovatid dan dinamis
  3. Meningkatkan kerjasama dari konektivitas berbagai faktor
  4. Menjadi wilayah yang fleksibel dan berorientasi lebih kepada kesejahteraan individuan
  5. ASEAN yang mendunia

Masyarakat Ekonomi ASEAN dapat dikategorikan menjadi beberapa karakteristik yaitu :

  • Pasar tunggal dan basis produksi
  • Wilayah yang sangat kompetitif dari segi ekonomi
  • Wilayah dengan ekonomi berkembang
  • Wilayah yang terintegrasi secara penuh menuju ekonomi global

Beberapa area yang dapat djadikan kerjasama diantara beberapa anggota Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah sebagai berikut :

  • Sumber daya manusia dan pembangunan gedung-gedung
  • Pengenalan profesional-profesional berkualitas
  • Konsultasi lebih dalam dalam kebijakan ekonomi makro dan juga kebijakan finansial
  • Perhitungan finansial jual beli
  • Peningkatan infrastruktur dan konetivitas komunikasi
  • Perkembangkan transaksi ekonomi melalu e-ASEAN
  • Mengintegrasikan industri dari berbagai wilayah untuk saling mempromosikan sumber-sumber yang ada di wilayahnya masing-masing
  • Meningkatkan peran sektor swasta dalam pembangunan gedung-gedung MEA

Inti dari semua ini adalah, MEA atau Masyarakat Ekonomi ASEAN akan merubah ekonomi ASEAN menjadi suatu wilayah dengan kebebasan pergerakan barang, jasa, investasi, buruh-buruh terampih dari satu negara ke negara lain.

Negara yang tergabung dalam MEA

Sponsors Link

Negara yang terbabung dalam Masyarakat Ekonomi ASEAN adalah 10 anggota negara ASEAN yaitu :

  1. Brunei Darussalam
  2. Kamboja
  3. Indonesia
  4. Laos
  5. Malaysia
  6. Filipina
  7. Singapore
  8. Thailand
  9. Myanmar
  10. Vietnam

Masing-masing negara memiliki kelebihannya sendiri-sendiri dalam  menarik minat investor, termasuk di dalamnya adalah karakter demografid, sumber daya alam dan juga harga buruh yang murah dan masih banyak faktor lainnya.

Pengaruh MEA pada Ekonomi Global

ads

Dengan merubah ASEAN menjadi pasar tunggal dan juga basis produksi, konsep Masyarakat Ekonomi ASEAN ini akan meningkatkan konektivitas dan kompetisi dari setiap wilayah negara secara keseluruhan. Apabila hal ini konsisten dan terus diimplementasikan, Masyarakat Ekonomi ASEAN akan meningkatkan output agregat sebanyak 7% pada tahun 2025.

Idealnya, konsep dari Masyarakat Ekonomi ASEAN juga akan membantu meningkatkan perkembangan finansial bagi negara-negara yang kurang berkembang dan ASEAN sebagai keseluruhan akan terintegrasi dengan lebih baik ke ekonomi global. ASEAN sendiri sebagai ekonomi tunggal diperkirakan akan menjadi ekonombi terbesar no-4 di dunia, setelah Amerika Serikat dan China.

Pengaruh MEA pada Sektor Bisnis

MEA sebagai sarana pasar tunggal menjanjikan 600 juta orang yang saling berinteraksi dan tertarik untuk melakukan investasi asing. Dilihat dari sisi bisnis, tentu saja hal ini adalah hal yang sangat positif karena kesempatan atau prospek yang semakin lebar dan terbuka. Selain dapat menikmati pasar yang lebih besar, akses untuk mendapatkan harga lebih rendah dan pergerakan barang yang lebih cepat menjadi sangat mungkin dilakukan. Begitu juga dengan insentif yang mereka dapatkan tentu lebih dapat meningkat dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN ini.

Pengaruh MEA pada Individu

Masyarakat Ekonomi ASEAN dapat memberikan lapangan kerja baru untuk 14 juta orang pada tahun 2025, dengan kata lain akan ada banyak kesempatan untuk berkarir secara internasional. Namun demikian, kompetisi juga akan semakin meningkat. Perusahaan-perusahaan kecil dan besar akan banyak bermunculan dan membutuhkan pekerja-pekerja dari berbagai kalangan dan ketrampilan.

Masyarakat Ekonomi ASEAN dapat meningkatkan pendapatan rumah tangga karena banyaknya permintaan untuk pekerja kelas menengah dan kelas atas untuk berkembang dengan banyaknya urbanisasi. Masyarakat dari kalangan menengah juga akan lebih meningkatkan konsumsi barang dan jasanya, yang dalam hal ini sangat penting untuk pergerakan ekonomi keseluruhan. Baca tujuan pengendalian sosial

Progress MEA

Pada tahun 2005 – 2012, negara-negara anggota ASEAN telah menandatangi perjanjian kesepakatan dalam 6 sektor, yaikut sektor engineering, perawat, arsitektur, kesehatan, dokter gigi dan juga turisme. Framework dari persetujuan ini adalah untuk memberikan survey dan akunting untuk membantu memfasilitasi mobilitas buruh yang bekerja untuk negara lain.

Persetujuan ini mengijinkan setiap anggota negara untuk menyetarakan dan mengakui pendidikan, pengalaman, lisensi dan sertifikat yang dikeluarkan di negara lain. Namun implementasi pada area ini masih cenderung lambat karena dalam prakteknya, legislasi nasional dan regulasi yang telah ada, berkaitan dengan komitmen regional untuk memfasilitasi mobilitas buruh masih cenderung sulit.

Sponsors Link

MEA dan Indonesia

Di Asia Tenggara, Indonesia memiliki ekonomi terbesar dengan jumlah populasi dan juga wilayah yang paling besar. Dengan lebih dari 250 juta warga negara, Indonesia menyumbang hampir 42% dari keseluruhan populasi di pasar ASEAN. Hal ini berarti bahwa Indonesia adalah pasar yang sangat besar.

Meskipun demikian, logistik dari negara Indonesia masih cenderung memiliki harga tinggi, hal ini disebabkan karena masih minimnya kualitas dan kuantitas dari infrastruktur yang ada, begitu juga dengan kualitas sumber daya manusia yang cenderung rendah. Beberapa faktor tersebut dikhawatirkan akan menyebabkan Indonesia menjadi negara konsumen yang mengimpor dan mengkonsumsi produk dan jasa dari negara-negara ASEAN lain, dan basis produksi yang telah ada di Indonesia akan diambil alih.

Dengan adanya Masyarakat Ekonomi ASEAN ini, secara tidak langsung juga membuat kebijakan bahwa harus adanya kelonggaran dalam sektor-sektor sensitif seperti dalam sektor politik dan dalam sektor ekonomi seperti sumber daya alam. Dari segi kompetisi, Indonesia berada di tingkat 34 pada World Economic Forum’s Global Competitiveness Index tahun 2014-2015. Negara kita tercinta ini masih berada di bawah Singapore di peringkat ke 2, Taiwan di peringkat ke 14, Malaysia di peringkat ke 20, Thailand di peringkat ke 31. Indonesia masih ada di atas Filipina yang ada di peringkat 52, Vietnam di peringkat 68 dan juga Kamboja di peringkat 95.

Kesimpulan

Tujuan dibentuknya MEA adalah salah satunya untuk sebagai upaya meningkatkan kerjasama antar negara ASEAN. Dengan terbukanya kesempatan dan persetujuan yang sudah ada di negara-negara anggota ASEAN, sektor ekonomi dapat terbuka lebar. Adanya MEA tentu membawa dampak langsung dan tidak langsung. MEA dapat meningkatkan kesejahteraan suatu bangsa dalam jangka waktu yang panjang, namun di sisi lain karena terbukanya kesempatan yang sangat lebar ini, persaingan yang adapun semakin ketat. MEA adalah salah satu contoh modernisasi dan globalisasi dari bidang politik dan ekonomi di kancah internasional.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Tuesday 06th, February 2018 / 08:35 Oleh :
Kategori : Pendidikan