Sponsors Link

3 Jenis Sungai Berdasarkan Sumber Airnya

Sponsors Link

Permukaan bumi dikelilingi oleh air. Hal ini terlihat dari komposisi air yang lebih besar dari daratan. Dari seluruh air di bumi, 96% merupakan air laut asin, sisanya air tawar, dan salah satu sumbernya adalah sungai. Jadi apa itu sungai dan apa jenisnya?

ads

Sungai adalah bagian dari permukaan bumi yang lebih rendah dari permukaan bumi di sekitarnya. Sungai adalah saluran air tawar untuk mengalir ke laut, danau, rawa, atau sungai lainnya.

Tentunya sungai-sungai tersebut mengalir dengan aktivitas yang saling berkaitan satu sama lain. Kegiatan tersebut meliputi erosi (erosi), transport (pergerakan), dan sedimentasi (presipitasi).

Ketiga kegiatan tersebut bergantung pada kemiringan daerah tangkapan air, jumlah air sungai, dan kecepatan aliran.

Ada banyak sungai di Indonesia, dengan lebih dari 500 sungai. Berdasarkan sumber airnya, jenis sungai di Indonesia dapat dibedakan menjadi sungai hujan, gletser, dan sungai campuran.

Pembentukan Sungai

Sungai terbentuk dari air hujan yang meresap ke dalam tanah. Air yang masuk ini mencapai lapisan tanah yang kedap air atau tidak dapat ditembus oleh air.

Selanjutnya air rembesan ini pada akhirnya menjadi bagian dari air tanah dan muncul kembali di air tanah, membentuk aliran yang bergerak menuju laut dan disebut sebagai sungai.

Sungai Hujan

Jenis pertama sungai adalah sungai hujan, dan namanya saja memberitahu kita bahwa sungai hujan adalah sungai yang berasal dari sungai hujan. Air yang berasal dari sungai hujan ini bisa jatuh secara langsung maupun tidak langsung.

Jika sumber air adalah sungai yang berasal langsung dari air hujan, dan curah hujan mengalir langsung ke permukaan, maka masuk ke aliran sungai.

Sungai hujan adalah sungai di mana air mengalir secara tidak langsung dari air hujan, tetapi ketika hujan, air pertama kali menembus dan menembus tanah, dan kemudian terpapar ke tempat yang lebih rendah.

Kemudian, air hujan yang telah meresap ke dalam tanah muncul dalam bentuk mata air, membentuk dasar sungai. Secara umum jenis sungai hujan ini merupakan sungai yang mendominasi sungai-sungai di Indonesia, kecuali beberapa sungai di Papua yang lebih banyak sungai campurannya. Baca juga bangunan peninggalan Jepang di Indonesia.

Pada umumnya sungai-sungai di Indonesia terletak di daerah tropis, sehingga merupakan sungai hujan. Misalnya sungai hujan bisa dengan mudah ditemukan di pulau Jawa serta Nusa Tenggara.

Sungai Gletser

Sungai Gletser merupakan sungai dengan sumber air yang berasal dari mencairnya salju dan es.

Jenis sungai ini berasal dari pegunungan yang tertutup salju, di mana perubahan suhu mencairkan salju dan bergerak melalui lembah pegunungan, membentuk aliran sungai.

Misalnya, Sungai Mamberamo, yang airnya mengalir dari es yang tertutup salju di Puncak Jayawijaya di Papua. Baca juga penyebab eutrofikasi pada sungai.

Sungai Campuran

Jenis sungai yang ketiga adalah sungai campuran. Sungai campuran adalah sungai yang asalnya merupakan campuran air hujan dan gletser. Di lintang sedang, beberapa daerah pegunungan umumnya tertutup salju.

Di puncak gunung, banyak gletser yang mencair, melewati lembah gunung dan turun dari lereng. Gletser gunung ini dapat mencair karena berbagai faktor seperti perubahan suhu dan dapat terjadi sewaktu-waktu untuk mengisi lembah-lembah lereng.

Karena terdapat daerah dengan curah hujan tinggi dan resapan di lereng pegunungan, maka air hujan di daerah tersebut juga mengalir ke dasar sungai. Sungai yang mencairkan gletser dan mengalir dari air hujan disebut sungai campuran.

Ada banyak contoh sungai campuran di Indonesia, seperti sungai De Gaulle dan Minbramo di Papua. Di puncak Gunung Jaya, ada dua hulu campuran di mana salju abadi menutupi puncak gunung ini. Baca juga sungai terpanjang di dunia

Manfaat sungai

Sungai merupakan salah satu sumber daya alam bumi. Sebagai planet yang memiliki banyak sumber air, keberadaan sungai ini merupakan salah satu penopang kehidupan makhluk hidup di bumi.

Sungai tidak hanya berperan sebagai penampung air, tetapi lebih khusus lagi, air tawar merupakan salah satu jenis air yang dibutuhkan organisme. Selain manfaat sungai sebagai berikut:

  • Sebagai tempat menyimpan air dan persediaan air minum.
  • Sebagai pembangkit listrik tenaga air.
  • Sumber mata pencaharian (ikan dan hewan air tawar seperti udang air tawar, kepiting air tawar, keong, tiram).
  • Sebagai tujuan wisata untuk rekreasi.
  • Untuk memenuhi kebutuhan air harian dan lainnya.

Sungai memainkan peran penting dalam kehidupan manusia dan aktivitas sehari-hari, serta vegetasi dan organisme di dalam dan di sekitar sungai.

Sebagian besar peradaban kuno Roma, India, Cina, Mesir, dll juga ditemukan di sepanjang sungai besar, yang berfungsi sebagai sumber air minum segar yang tidak ada habisnya dan sebagai sarana transportasi antar tujuan.

Bagaimana situasi saat ini? Saat ini, listrik dapat diperoleh melalui pembangkit listrik tenaga air (bendungan) yang dibangun di atas sungai. Mereka menyumbang lebih dari 25% dari pasokan listrik dunia dan sekitar 30% dari air tawar yang tersedia di dunia.

Inilah tadi beberapa pembahasan tentang jenis sungai berdasarkan sumber airnya. Semoga artikel ini bisa memberikan manfaat bagi orang banyak. Baca juga organisasi dunia yang diikuti Indonesia.

Sponsors Link
, ,




Post Date: Friday 17th, June 2022 / 03:32 Oleh :
Kategori : Geografi