Sponsors Link

7 Gunung Berapi Dalam Laut yang Ada di Dunia

Sponsors Link

Proses terbentuknya gunung berapi dalam laut ternyata memerlukan waktu dan gejala alam yang berbeda. Gunung dalam laut lebih berhubungan dengan samudra sehingga sedikit berbeda dari yang ada di daratan. Perbedaan ini terletak pada kerak yang dimana samudra memiliki kerak dengan ketebalan diantara 5 – 10 km.

ads

Proses dari kerak samudra juga tersusun atas berbagai macam lapisan batuan. Bebatuan yang berasal dari lelehan magma bentuknya tipis sehingga tidak mampu menahan gempuran magma. Karena berkumpulnya magma dan terciptanya Sea Floor Spreading menjadikan magma tersebut membeku.

Proses ini akan terjadi secara terus – menerus sehingga mengakibatkan magma membeku dan berubah menjadi batu hingga akhirnya terbentuklah gunung berapi dalam laut.

7 Jenis Gunung Berapi Dalam Laut Yang Masih Aktif

Secara geografis terdapat 7 gunung api dalam laut yang masih aktif. Gunung berapi ini tersebar hingga di berbagai Negara dan sewaktu – waktu bisa meletus.

Efek dari letusan gunung ini sangat beresiko menimbulkan gempa dan dianggap sebagai letusan yang lebih berbahaya daripada gunung daratan. Tak jarang gunung berapi dalam laut menjadi penyebab dari jenis gempa Bumi.

Berikut adalah 7 gunung berapi dalam laut yang masih aktif antara lain:

  • Gunung West Mata

Jenis gunung berapi West Mata merupakan salah satu gunung berapi dalam laut yang paling aktif bahkan para ilmuwan meyakini gunung tersebut dapat menghasilkan lava terpanas yang meletus di Bumi. Gunung berapi yang terletak 1,2 km pada bawah permukaan laut ini memiliki luas sekitar 6 kilometer. 

West Mata termasuk gunung berapi bawah laut yang terletak di Samudra Pasifik lokasinya antara Fiji dan Samoa di NE Lau Basin. Pada 4 Juli 2009 letusan gunung berapi bawah laut terdalam ini berhasil direkam oleh robot kapal selam AS.

Setelah sekian lama menunggu yakni 25 tahun, para ilmuwan akhirnya berhasil merekam letusan yang dihasilkan oleh gunung berapi bawah laut. Lalu robot kapal selam itu berhasil mendekati gunung berapi West Mata, bahkan mengambil sampel cairan.

  • Gunung Lo Ihi

Berada pada kedalaman setinggi 875 meter di bawah kedalaman laut yang dalam. Gunung Lo Ihi berlokasi di wilayah Hawaii dan merupakan gunung aktif yang cukup berdampak besar. Gunung ini cukup tinggi serta dapat membuat risiko yang besar atas terjadinya guncangan dan gempa, seperti karakteristik gunung meletus pada umumnya.

Letaknya juga tidak jauh dari Hawaii yakni sekitar 20 mil dari pantai selatan. Gunung ini juga berada di pusat bumi yang panas dan pernah meletus cukup dahsyat pada 70 juta tahun yang lalu. Sudah ada banyak percobaan yang dilakukan oleh ilmuan untuk melihat pergerakan gunung ini secara waktu ke waktu.

  • Gunung Kick Em Jenny

Secara historis gunung Kick’em Jenny juga tergolong sebagai gunung yang aktif. Gunung ini memiliki ketinggian yang mencapai 1300 meter dan terletak di bawah kedalaman laut. Banyak hal terjadi yang akhirnya membuat gunung ini mengalami erupsi pada tahun 1939 sehingga cukup menimbulkan dampak serius. Letak gunung ini berada di wilayah Karibia.

  • Gunung Seamont X

Berlokasi di Amerika Serikat dan menjadi gunung api dalam laut yang aktif. Gunung ini lebih tepatnya masuk kedalam gugusan kepulauan mariana yang berada pada 13,25 derajat LU.

Gunung berapi ini mempunyai puncak yang cukup indah serta dipotong oleh kaldera. Posisi gunung berapi ini berada pada area setinggi 1.230 meter tepat dibawah permukaan laut.

  • Gunung Marsili

Disebut sebagai gunung berapi yang berada di wilayah Italia. Gunung ini lebih tepatnya terletak di 450 meter wilayah laut Tyrrhenian. Letak dan posisinya cukup rumit karena berada pada area setinggi 3.000 meter didasar laut. Gunung Marsili adalah gunung berapi yang berada di bawah laut sekitar 450 meter Laut Tyrrhenian, Italia, 39.25 derajat LU/14.39 derajat BT.

Selain itu, Marsili juga termasuk gunung berapi bawah laut yang besar dan aktif di tenggara Laut Tyrrhenian tengah, terletak sekitar 175 kilometer selatan Napoli. Tingginya sekitar 3.000 meter dari dasar laut. Untuk puncak serta kawahnya mencapai hingga 450 meter di bawah permukaan air.

Sebuah studi menunjukkan bahwa terjadi letusan eksplosif yang terjadi di Marsili pada zaman sejarah. Di mana gunung berapi ini memiliki potensi atau kemungkinan untuk meletus lagi di masa depan.

Bahaya utama dari gunung berapi yaitu timbulnya tsunami jika terjadinya keruntuhan yang lebih besar dari bangunan gunung berapi yang tidak stabil terjadi selama atau setelah letusan.

  • Gunung Kavachi

Terletak di negara kepulauan Solomon. Gunung Kavachi pernah meletus di tahun 1939 yang berdampak pada terbentuknya pulau baru. Gunung ini berapa pada ketinggian 20 meter didasar laut.

Ekspedisi yang dilakukan peneliti pada tahun 2015 menemukan gunung Kavachi yang dihuni 2 jenis hiu yaitu hiu martil dan hiu sutra. Namun, saat ini rumah mereka sedang tidak aman seiring dengan aktivitas gunung Kavachi yang terus meningkat.

  • Gunung Aksial

Memiliki ketinggian 1400 meter di bawah permukaan laut membuat gunung aksial tergolong sebagai gunung yang masih aktif. Gunung ini berada di area pacific timur laut. Letak gunung ini tepat berada di gugusan pantai Oregon yang berada pada 300 mil lepas pantai.

Terdapat gunung berapi dalam laut yang masih aktif dan berpotensi menimbulkan tsunami. Meskipun berbahaya gunung ini memiliki keindahan yang memukau.

Itulah proses terbentuknya gunung berapi dalam laut beserta contohnya.

Sponsors Link
, ,




Post Date: Thursday 15th, September 2022 / 08:06 Oleh :
Kategori : Geografi