Sponsors Link

8 Contoh Crescive Institution dan Enacted Institution

Sponsors Link

Dalam pembahasan kali ini, kita akan membahas tentang contoh crescive institution dan enacted institution dalam lingkungan masyarakat. Kedua konsep ini merupakan bentuk lembaga sosial yang dapat dengan mudah kita temukan di tengah – tengah kehidupan masyarakat. Istilah ini pertama kali diperkenalkan oleh W.G Sumber dalam bukunya yang berjudul Folkways yang dirilis tahun 1906, dan hingga saat ini masih digunakan dalam pembelajaran sosiologi secara umum.

ads

Untuk dapat mengenal lebih baik mengenai contoh crescive institution dan enacted institution dalam lingkungan masyarakat mari kita kenali lebih lanjut mengenai lembaga sosial.

Pengertian Lembaga Sosial

Lembaga sosial dalam bahasa Inggris disebut dengan social institution. Kata social institution dapat juga diterjemahkan sebagai pranata sosial. Hal ini dikarenakan social institution merujuk pada perlakuan mengatur perilaku para anggota masyarakat didalamnya. Lembaga sosial dapat terdiri atas macam – macam kelompok sosial yang dinaungi oleh suatu wadah yang memuat tujuan bersama.

Menurut Koetnjaningrat salah seorang sosiologis ternama yang berasal dari Indonesia. Lembaga sosial merupakan sebuah satuan norma khusus yang memberikan penataan serangkaian tindakan serta perilaku yang berpola untuk keperluan khusus manusia dalam kehidupan sosial dan bermasyarakat.

Ciri dan Karakter dari Lembaga Sosial

Meskipun lembaga sosial merupakan suatu konsep yang cukup abstrak, konsep ini memiliki sejumlah ciri dan karakter yang dapat dikenali dengan mudah.

Menurut J.P Gillin salah seorang sosiologis ternama dalam karyanya yang berjudul “Ciri – ciri umum lembaga sosial” (General Features of Social Institution) menguraikan ciri – ciri lembaga sosial yang mana sebagai berikut :

  1. Karakter dari lembaga sosial adalah organisasi yang memiliki pola pemikiran, perilaku yang terwujud melalui aktivitas masyarakatnya serta hasil – hasil yang telah dibuatnya. Selain hal tersebut lembaga sosial juga dapat terdiri atas kebiasaan, tata kelakuan dan unsur – unsur kebudayaan lain yang tergabung dalam suatu unit fungsional ditengah -tengah kehidupan sosial dan bermasyarakat.
  2. Lembaga sosial juga dicirikan oleh suatu tingkat kekekalan tertentu. Berdasarkan hal tersebut lembaga sosial juga dapat menjadi himpunan norma – norma yang berkisar pada kebutuhan pokok individu atau kelompok dalam suatu kehidupan masyarakat. Oleh karena itu sudah sewajarnya apabila terus dipelihara dan dibakukan.
  3. Lembaga sosial memiliki satu atau beberapa tujuan tertentu. Hal ini dapat dicontohkan pada lembaga pendidikan. Dalam kasus ini lembaga pendidikan sudah pasti memiliki beberapa tujuan, demikian juga lembaga perkawinan, perbankan, agama dan lain – lain.
  4. Lembaga sosial memiliki alat – alat perlengkapan yang dipergunakan untuk mencapai tujuan lembaga sosial yang telah disepakati baik secara langsung maupun tidak langsung oleh anggotanya
  5. Lembaga sosial seringkali memiliki lambang – lambang atau simbol simbol tertentu yang merepresentasikan tujuan dari lembaga sosial tersebut. Selain menggambarkan tujuan dari lembaga sosial tersebut biasanya juga simbol atau lambang tadi menggambarkan fungsi dari lembaga yang bersangkutan.
  6. Lembaga sosial memiliki tradisi tertulis dan tidak tertulis yang digunakan untuk merumuskan tujuan, tata, tertib dan lain – lain.

Fungsi Lembaga Sosial

Sebagai lembaga sosial, baik itu crescive insitution dan juga enacted insitution memiliki fungsi yang tentunya akan memberikan manfaat kepada anggotanya. Secara umum lembaga sosial merupakan lembaga yang mendasar yang berfungsi untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia pada setiap individu maupun kelompok.

Sponsors Link

Menurut Soerjono Soekanto, lembaga sosial memiliki fungsi sebagai berikut :

  • Memberikan pedoman serta panduan pada setiap anggota masyarakat didalamnya. Pedoman tersebut dapat berisikan tentang bagaimana mereka harus bersikap atau bertingkah laku dalam menghadapi masalah – masalah yang muncul atau berkembang di lingkungan masyarakat, termasuk yang menyangkut hubungan pemenuhan kebutuhan.
  • Menjaga kebutuhan masyarakat yang bersangkutan.
  • Memberikan pengarahan kepada masyarakat untuk mengadakan sistem pengendalian sosial, yaitu sistem pengawasn masyarakat terhadap anggota – anggotanya.

Menurut Horton dan Hunt, fungsi lembaga sosial adalah :

  • Fungsi nyata fungsi lembaga yang disadari dan diakui oleh seluruh masyarakat.
  • Fungsi laten atau fungsi terselubung yaitu fungsi lembaga sosial yang tidak disadari atau bahkan tidak dikehendaki atau jika diikuti dianggap sebagai hasil sampingan dan biasanya tidak dapat diramalkan.

Pendapat dari para ahli dari fungsi lembaga sosial yang sudah disebutkan sebelumnya merupakan fungsi lembaga sosial yang dapat ditemukan secara umum dalam lingkungan masyarakat dan sosial.

Tipe – Tipe Lembaga Sosial

ads

Pengklasifikasian tipe lembaga sosial dapat dibagi menjadi lima kategori secara umum. Kategori tersebut dibuat berdasarkan perkembangannya, berdasarkan nilainya, berdasarkan sudut penerimaan masyarakat, serta berdasarkan fungsinya. Tipe – tipe lembaga sosial ini juga merupakan jenis – jenis lembaga sosial. Crescive institution dan enacted institution termasuk dalam tipe lembaga sosial yang berdasarkan perkembangannya. Dalam pembahasan berikutnya akan dibahas mengenai lebih lanjut mengenai lembaga sosial crescive institution dan enacted institution.

Berdasarkan perkembangannya, lembaga sosial dapat dibagi menjadi dua yaitu crescive institutions dan enacted institutions. Berikut merupakan penjelasan singkat mengenai kedua lembaga sosial tersebut.

  • Crescive Insititution salah satu lembaga sosial yang diklasifikasikan berdasarkan perkembangannya memiliki sifat primer dalam interaksi anggotanya. Lembaga sosial crescive institution terbentuk secara alamiah dan tumbuh dari adat istiadat yang telah diterapkan di lingkungan sekitar masyarakat.
  • Enacted institutions, merupakan lembaga sosial yang dibentuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu dalam masyarakat. Sifat yang dimiliki oleh enacted institutions dalam interaksi yang dimiliki oleh anggotanya bersifat sekunder

Contoh Crescive Institutions dalam Kehidupan Masyarakat dan Sosial

Seperti yang sudah dijelaskan pada pembahasan sebelumnya crescive institution merupakan lembaga sosial yang muncul dan tumbuh berkembang secara alami melalui sifat naluri atau perilaku adat dan istiadat dari lingkungan masyarakat setempat.

Contoh – contoh dari crescive institution dapat melingkupi aspek ekonomi, keluarga, pernikahan, agama serta masyarakat pada suatu wilayah. Beberapa aspek ini merupakan contoh nyata dari bagian crescive Insitution.

  • Dalam aspek ekonomi, contoh nyata dari aspek ini dapat dilihat dari keberadaan pasar tradisional yang terbentuk secara alami pada suatu wilayah di tengah – tengah kehidupan masyarakat.
  • Dalam aspek keluarga, contoh nyata dari aspek ini adalah keluarga dalam kehidupan sehari – hari. Keluarga ini merupakan bentuk lembaga sosial yang terbentuk secara alami tanpa adanya intervensi dari pihak lain dan bertindak secara independen.
  • Dalam aspek pernikahan, sama seperti dalam aspek keluarga merupakan contoh  nyata lembaga sosial yang dapat kita temukan dalam kehidupan sehari – hari.
  • Dalam aspek masyarakat, contoh yang dapat kita lihat adalah keberadaan masyarakat pada suatu daerah yang terbentuk sendiri akibat berkumpulnya orang – orang yang tinggal menetap di suatu wilayah. Ini merupakan contoh lembaga sosial yang dapat juga kita temukan dengan mudah.

Contoh Enacted Insitutions dalam Kehidupan Masyarakat dan Sosial

Sama seperti yang sudah dibahas pada poin sebelumnya. Enacted institutions merupakan lembaga sosial yang dibentuk untuk mencapai suatu tujuan tertentu dalam masyarakat.

Beberapa contoh dari enacted Institutions yang dapat kita temukan dengan mudah adalah lembaga perdagangan, lembaga pegadaian, lembaga pendidikan , lembaga hukum, perusahaan/ korporasi, perbankan, dan semua bentuk lembaga yang dibentuk dengan  tujuan tertentu serta telah memiliki intervensi dari pihak – pihak terkait. Berikut penjelasan dari contoh – contoh enacted institutions.

  • Dalam contoh lembaga perdagangan, lembaga ini dibentuk dengan tujuan untuk meningkatkan perekonomian bagi para anggota – anggota yang tergabung didalamnya serta memberikan pelayanan terbaik dan seringkali telah memiliki intervensi dari pihak – pihak tertentu.
    Sponsors Link

  • Dalam contoh lembaga pendidikan, lembaga ini bertujuan memberikan kesempatan untuk meningkatkan kawasan dan juga untuk membekali para anggota yang tergabung didalamnya untuk mendapatkan keilmuan seperti yang diharapkan agar dapat digunakan mencari pekerjaan dan juga menjadi bekal pendidikan di masa mendatang. Ini merupakan salah satu contoh dari enacted insituttion dimana tujuan terbentuknya lembaga ini sangatlah jelas dan tidak ada ikatan batin antara anggota yang terlibat didalamnya. Peran lembaga pendidikan mencakup sekolah, universitas dan institutsi dan sejenisnya
  • Dalam contoh lembaga hukum, lembaga ini dibuat dengan tujuan untuk memberikan perlindungan hukum bagi yang membutuhkannya dan juga untuk memberikan penguatan terhadap hukum – hukum yang telah ada sebelumnya.
  • Dalam contoh perusahaan/korporasi, sama seperti definisinya yakni sebuah kesatuan menurut hukum atau suatu badan susila yang diciptakan menurut undang – undang suatu negara, dan dibentuk untuk menjalankan suatu usaha atau kegiatan lainnya secara sah. Perusahaan ini dibentuk dengan tujuan yang jelas, aturan yang jelas dan juga para anggotanya tidak terikat scara batin. Hal inilah yang membuat perusahaan menjadi salah satu contoh enacted institution

Beberapa penjelasan diatas menunjukkan bahwa lembaga – lembaga yang termasuk dalam contoh enacted insititution merupakan lembaga yang memiliki tujuan yang jelas, dan dibentuk melalui proses rasional yang tentunya dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan dari tujuannya dibentuk. Setiap lembaga – lembaga sosial khususnya enacted insitution merupakan hasil dari produk yang telah berproses dalam jangka waktu yang panjang dan dilakukan dengan cara rasional.

Dalam perkembangannya sebuah enacted insittution akan memiliki struktur yang jelas dan akan tumbuh dengan praktis dimana administrasi yang dimiliknya akan memberikan pengarahan terhadap tujuan yang ingin dicapai.  Selain itu enacted insitutitons juga merupakan lembaga yang ingin memerikan sesuatu yang terbaik bagi anggotanya. Maka tidaklah mengherankan jika sebagain bentuk yang diambil ada yang serupa dengan fungsi dan peran yayasan. Itu tadi pembahasan mengenai contoh crescive insitution dan enacted institution. Sampai jumpa lagi di pembahasan selanjutnya.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Thursday 28th, December 2017 / 08:10 Oleh :
Kategori : Sosiologi