Sponsors Link

15 Unsur-Unsur Perubahan Sosial Budaya Masyarakat

Sponsors Link

Setiap masyarakat tentunya akan mengalami perubahan-perubahan di dalam hidupnya. Perubahan tersebut dapat menuju ke arah yang lebih maju maupun ke arah yang lebih mundur. Perubahan sosial memang sudah terjadi semenjak jaman dahulu. Namun kini perubahan-perubahan yang terjadi semakin cepat, sehingga membuat seseorang merasa bingung saat menghadapinya. Yang dimaksud dengan perubahan sosial disini adalah perubahan yang mana terjadi di lembaga kemasyarakatan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mempengaruhi sebuah sistem sosial yang ada seperti nilai, sikap, norma, serta perilaku-perilaku yang terjadi di antara kelompok kelompok yang ada di dalam lingkungan masyarakat.

ads

Perubahan ini nantinya akan mempengaruhi keseimbangan sosial yang memang sudah ada di dalam masyarakat. Entah itu memberikan pengaruh yang kecil maupun besar pada keseimbangan sosial. Berikut ini beberapa penegrtian dari perubahan sosial dari para ahli:

  • Menurut Selo Soemardjan, perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang mana terjadi di dalam sebuah lembaga kemasyarakatan yang ada di dalam sebuah masyarakat yang nantinya mempengaruhi sistem sosial. (baca juga: Perbedaan Kelompok Sosial dan Kerumunan Masa)
  • Menurut Robert M.I Lawang, perubahan sosial merupakan proses di dalam sebuah sistem sosial yang mana memiliki perbedaan-perbedaan yang bisa diukut dan terjadi dalam kuran waktu tertentu.
  • Menurut Gillin dan Gillin, perubahan sosial merupakan perubahan yang mana terjadi sebuah sebuah variasi cara hidup yang sudah diterima dikarenakan adanya perubahan pada kondisi geografi, komposisi penduduk, kebudayaan material, ideologi, ataupun difusi/penemuan baru yang ada di dalam masyarakat. (baca juga: Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kegiatan Ekonomi)
  • Menurut Emile Durkheim, perubahan sosial merupakan hasil dari faktor-faktor ekologi serta demografis yang dapat mengubah sebuah kehidupan masyarakat dari sebuah kondisi tradisional yang mana diikat solidaritas mekanistik ke dalam sebuah kondisi masyarakat modern yang mana diikat dengan solidaritas organistik.
  • Menurut Bruce J. Cohen, perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi pada struktur sosial yang ada di dalam organisasi sosial sehingga syarat di dalam perubahan tersebut adalah sistem sosial, budaya masyarakat, serta perubahan hidup yang ada di dalam nilai sosial. (baca juga: Contoh Perilaku Antisosial)
  • Menurut William F Ogburn, Ruang lingkup di dalam perubahan-perubahan sosial antara lain adalah unsur unsur kebudayaan baik itu berupa material ataupun immaterial. lebih ditekankan pada pengaruh yang cukup besar di dalam unsur-unsur kebudayaan material dibandingkan unsur-unsur kebudayaan immaterial.
  • Menurut Robert Morrison, perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi di dalam bidang sebuah hubungan sosial maupun perubahan yang terjadi pada kesimbangan yang ada di dalam sebuah hubungan sosial tersebut. (baca juga: Macam-Macam Kebutuhan Manusia)
  • Menurut Roucek dan Warren, perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi di dalam sebuah proses sosial ataupun di dalam sebuah struktur masyarakat.
  • Menurut Max Weber, unsur-unsur perubahan sosial budaya merupakan perubahan situasi yang terjadi di dalam masyarakat sebagai bentuk akibat dari ketidak sesuaian dengan unsur-unsur.
  • Menurut Kingsley Davis, perubahan sosial merupakan perubahan-perubahan yang mana terjadi di dalam sebuah struktur dan fungsi di dalam masyarakat. (baca juga: Prinsip-Prinsip Pengelolaan Sumber Daya Alam)
  • Menurut Robert H. Lauer, perubahan sosial sebagai bentuk dari perubahan yang terjadi pada segi fenomena sosial yang ada di berbagai tingkat kehidupan masyarakat, mulai dari tingkatan individu hingga dunia. (baca juga: Faktor Penyebab Terjadinya Perilaku Menyimpang)
  • Menurut Samuel Koening, perubahan sosial disini lebih menujuk kepada modifikasi yang terjadi di dalam pola-pola kehidupan masyarakat. Modifikasi dapat terjadi karena adanya sebab-sebab ekstern ataupun intern.
  • Menurut Prof Dr. M. Tahir Kasnawi,  perubahan sosial adalah sebuah proses perubahan, penyesuaian, ataupun modifikasi di dalam sebuah pola kehidupan masyarakat yang mana mencakup dalam nilai budaya, hubungan sosial ekonomi, pola perilaku kelompok, dan kelembagaan-kelembagaan yang ada di dalam masyarakat entah itu bersifat material ataupun non materi. (baca juga: Contoh Pengendalian Sosial Preventif)
  • Menurut Pasurdi Suparlan, perubahan sosial merupakan perubahan yang terjadi di dalam struktur sosial serta pola hubungan sosial yang mana mencakup sebuah status, sistem politik, hubungan kekeluargaan, kekuasaan, dan penduduk.
  • Menurut W. Kornblum, perubahan sosial merupakan perubahan sebuah budaya di dalam masyarakat yang dilakukan secara bertahap pada jangka waktu yang lama.
  • Menurut Wilbert E. Moore, perubahan sosial adalah evolusi rektilinier yang cukup sederhana dimana fungsi pada waktu akan berbanding luru pada perubahan dalam peradaban. Wilbert mempercayai jika perubahan bisa ditentukan pada waktu perubahan tersebut terjadi. (baca juga: Faktor Pendorong Urbanisasi)
  • Menurut Hans Garth dan C. Wright Mills, perubahan sosial merupakan hal apapun yang terjadi pada jangka waktu tertentu pada sebuah lembaga, tatanan, dan apapun yang mencakup sebuah hubungan sosial.
Sponsors Link

Unsur-unsur dalam perubahan sosial, terdapat beberapa yang terjadi di masyarakat antara lain adalah:

  • Nilai-nilai sosial.
  • Organisasi.
  • Pola perilaku.
  • Susunan dari lembaga kemasyarakatan.
  • Kekuasaan serta wewenang.
  • Lapisan di dalam lingkungan masyarakat.
  • Hubungan sosial.
  • Interaksi sosial. (baca juga: Dampak Positif dan Negatif Perubahan Sosial)

Perubahan di dalam sistem ide yang ada bersamaan dengan beragam bidang kehidupan yang ada di dalam kelompok masyarakat yang bersangkutan disebut dengan perubahan kebudayaan. Dimana perubahan kebudayaan ini mencakup beberapa hal seperti bidang filsafat, seni, serta kebiasaan hidup. (baca juga: Dampak Positif dan Negatif Urbanisasi)

Ada 7 unsur kebudayaan yang ada di dalam lingkup masyarakat yang mana dikenal dengan 7 unsur universal, antara lain adalah:

ads

Unsur-unsur yang dijelaskan diatas merupakan unsur yang memiliki sifat universal, dapat diartikan jika setiap kelompok masyarakat baik dimanapun mereka berada, entah yang masih primitif maupun sudah berkehidupan modern tentunya memiliki 7 unsur tersebut. Misalnya saja, dalam kelompok masyarakat yang masih purba tentunya mereka memiliki bahasa, meskipun bahasa yang digunakan berbentuk isyarat sekalipun. Tentunya juga memiliki sistem pengetahuan meskipun sederhana bentuknya. Demikian dalam organisasi sosial, peralatan hidup, sistem teknologi, mata pencaharian dan lainnya tetap ada hanya saja terbatas pada kondisi masyarakatnya tersebut. (baca juga: Dampak Kepadatan Penduduk)

Proses perubahan sosial yang terjadi di dalam lingkup masyarakat terdiri dari 3 tahap yang berurutan, antara lain adalah:

  • Invensi, yang merupakan sebuah proses dimana ide-ide yang baru tersebut diciptakan dan kemudian dikembangkan.
  • Difusi, merupakan proses mengkomunikasikan segala ide-ide baru tersebut ke dalam sebuah sistem sosial. (baca juga: Tokoh-tokoh Sejarah Pada Masa Buddha)
  • Konsekuensi, perubahan yang ada di dalam sebuah sistem unsur-unsur perubahan sosial budaya sebagai bentuk akibat dari adopsi maupun penolakan inovasi.

Perubahan tersebut akan terjadi jika adanya penggunaan maupun penolakan pada ide-ide baru tersebut dapat menimbulkan sebuah akibat. Sehingga dapat dikatakan jika perubahan sosial merupakan akibat dari adanya komunikasi sosial. (baca juga: Pengertian Sosiologi)

Dampak Positif dan Negatif Perubahan Sosial

Perubahan sosial yang terjadin nyatanya bisa memberikan dampak positif maupun dampak negatif di dalam lingkungan masyarakat. Berikut ini dampak positif dan dampak negatif yang bisa terjadi akibat adanya perubahan sosial.

Dampak positif, yang ditimbulkan dalam perubahan sosial yang terjadi dalam lingkungan masyarakat sebagai berikut:

  • Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan serta teknologi yang ada di dalam masyarakat.
  • Makin terciptanya lapangan pekerjaan yang baru.
  • Pembentukan nilai serta norma-norma sosial yang baru (baca juga: Kabinet Pada Masa Demokrasi Liberal)
  • Terbentuknya tenaga kerja yang memiliki kualitas yang cukup baik.
  • Tingkat pendidikan serta kesadaran di dalam berpolitik akan semakin tinggi.
  • Efektivitas dan efisiensi di dalam pekerjaan akan semakin meningkat.
  • Masyarakat akan semakin menghargai setiap waktu yang ada. (baca juga: Perkembangan Awal Politik Pada Awal Kemerdekaan)
  • Adanya perlindungan serta kebebasan dalam mengemukakan pendapat.

Artikel Lainnya:

Sponsors Link

Dampak Negatif, yang ditimbulkan dalam perubahan sosial yang terjadi dalam lingkungan masyarakat sebagai berikut:

  • Terjadi disintegrasi sosial, yaitu berupa perbedaan kepentingan hingga kesenjangan sosial yang mana dapat menimbulkan sebuah perpecahan
  • Adanya ketegangan yang terjadi di daerah/kawasan yang bersangkutan.
  • Muncul sebuah permasalahan unsur-unsur perubahan sosial budaya yang baru diakibatkan adanya perubahan nilai, norma, serta kondisi kebudayaan yang berbeda. (baca juga: Faktor Pendorong Mobilitas Sosial)
  • Dapat memicu keruasakan pada lingkungan
  • Redupnya kehadiran adat istiadat dikarenakan adanya budaya-budaya lama yang memang cenderung untuk ditinggalkan.
  • Munculnya kesenjangan sosial (baca juga: Faktor Yang Mempengaruhi Kebutuhan Manusia)
  • Semakin meningginya budaya konsumtif dikarenakan tingkat konsumsi disini menggambarkan status dari seseorang. (baca juga: Pembagian Wilayah Waktu Di Indonesia)

Nah itu tadi penjelasan mengenai unsur-unsur perubahan sosial yang terjadi di masyarakat. Perubahan di dalam lingkungan masyarakat tentu saja terjadi, hanya saja akan lebih baik jika perubahan tersebut membawa pada kemajuan bukan kemunduran. Hal ini tentu membutuhkan peran penting dari segala elemen di dalam lingkungan masyarakat. Semoga informasi diatas dapat bermanfaat untuk anda.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Tuesday 26th, September 2017 / 07:33 Oleh :
Kategori : Sosiologi