Sponsors Link

6 Tokoh Teori Sosiologi Klasik dan Pemikirannya

Sponsors Link

Setelah mengetahui tokoh sosiologi di dunia dan tokoh sosiologi Indonesia. Kali ini akan kita bahas secara spesifik mengenai tokoh sosiologi berdasarkan teori sosiologi klasik.

ads

Teori sosiologi klasik muncul pertama kali sebagai konsep keterlibatan ilmu sosial dalam memecahkan masalah.

Ciri yang paling khas dari zaman ini yaitu apa yang dikemukakan masih bersifat universal (menyeluruh) bukan pada satu bahasan konsep saja. Lalu siapa saja tokohnya? Berikut pembahasannya.

1. Auguste Comte

Auguste Comte

Auguste Comte merupakan ilmuwan filsuf yang lahir pada 19 Januari 1798 di Prancis.

Beliau dikenal sebagai seseorang yang pertama kali menyematkan istilah sosiologi.

Walaupun pada masa ini sosiologi belum ditemukan metodologis sebagai ilmu pengetahuan yang terpat.

Akan tetapi yang pasti manfaat jerih payah Comte inilah sosiologi dianggap sebagai ilmu pengetahuan, yang akhirnya ia dikenal sebagai “Bapak Sosiologi”.

Teori yang dikemukakan oleh Comte dari sekian banyak jumlahnya, salah satunya ialah tentang perkembangan manusia.

Yang menurut comte perkembangan manusia ini melalui fase tiga tahap, antara lain ialah teologis, metafisik, dan positif.

Berkatnya pula ini tak lekang dengan julukan sebagai aliran positivisme.

2. Karl Marx

Karl Marx

Karl Marx merupakan tokoh yang diperkenalkan sebagai ahli sosiologi dengan pemikirannya meliputi beragam hal.

Contohnya tentang ekonomi, sejarawan, politik, sosiolog, jurnalis, dan sosialis revolusioner. Marx dilahirkan pada 5 Mei 1818 yang bertempat di Jerman.

Dalam pemikirannya tentang sosiologi ia banyak menuliskan keterkaitan manusia dengan kapitalisme.

Mark menyebutkan perihal konflik dalam masyarakat dengan keterlibatan antara kaum borjuis dan prolentar.

Masalah ini tak luput dari gagasannya tentang sosialisme yang dianggap sebagai bagian paling sempurna dalam sistem pemerintahan.

3. Max Weber

Max Weber

Max Weber menjadi salah satu ahli sosiologi klasik yang dikenal luas sebagai penemu metodologi kajian sosiologi secara nyata.

Weber terlahir di Jerman pada 21 April 1864. Selain dikenal dalam kalangan ilmu sosiologi ia pula dikenal dalam disiplin ilmu administrasi negara modern.

Mengenai teori sosiologi, salah satunya beliau menuliskan tentang tindakan sosial yang menggambarkan bahwa segala bentuk perilaku yang dilakukan seseorang di masyarakat akan mengakibatkan stigma atau pandangan seseorang kepada pelaku.

4. Emile Durkheim

Emile Durkheim

Emile Durkheim merupakan sosiolog yang lahir di Prancis pada 15 April 1858.

Sebagai pakar, penemuannya sudah tidak diragukan lagi, bahkan berkatnya terlahirlah fakultas sosiologi pertama di sebuah universitas yang berada di Eropa pada tahun 1895.

Salah satu pemikirannya ialah mengenai struktur sosial dalam masyarakat. Teori ini menurut Durkheim dibawa oleh seseorang sejak lahir pasalnya dalam menjalani kehidupan manusia tidak terlepas dari pengaruhnya kepada masyarakat, sang pencipta, serta keluarganya.

Sehingga setiap tindakan yang dilakukan tidak akan pernah terlepas dari struktrualisme yang memiliki ciri berada di luar diri manusia.

5. Herbert Spencer

Herbert Spencer

Herbert Spencer merupakan seorang ahli filsuf yang berasal dari Inggris. Ia terlahir pada 27 April 1820 dan wafat pada 8 Desember 1903 di Brighton dan Hove.

Sebagai pakar ilmu sosial, salah satu teori yang paling fenomenal adalah tentang evolusi sosial.

Dalam evolusi sosial Spencer menggambarkan bahwa kehidupan manusia ini akan berubah menjadi lebih baik dari waktu ke waktu tanpa adanya percampuran tangan pakar yang hanya merusak tatanan hidup manusia itu sendiri.

Spencer kembali menegaskan bahwa masyarakat haruslah dibiarkan sendiri dengan dorongan institusi sosial untuk berusaha menggali berbagai perpecahan serta mengendalikan beberapa pelanggaran yang merusak keteraturan sosial.

6. Ibnu Khaldun

Ibnu khaldun

Ibnu Kaldun adalah pakar ilmu sosial yang pertama kali di dunia. Ia lahir pada 27 Mei 1332 di Tunisia dan meninggal pada 17 Maret 1406 di Kairo, Mesir.

Nama asli Ibnu Kaldun adalah Abu Zayd ‘Abd al-Rahman ibn Muhammad ibn Khaldun al-Hadrami.

Salah satu teori dalam sosiologi klasik yang paling masyhur dalam pemikirannya ialah tentang perubahan kekuasaan eksternal dan manusia.

Pada intinya, ia menjelaskan bahwa manusia berkembang dari masyarakat tradisional yang mencukupi kebutuhan primer kemudian dalam upaya mempertahankan dan apabila setelah terpenuhi manusia berfikir untuk hidup bersolidaritas.

Sponsors Link
,
Post Date: Thursday 06th, August 2020 / 04:34 Oleh :
Kategori : Sosiologi
Search

Recent Posts

Recent
Teacher Room

Pernah Mengunjungi Museum – Museum Bersejarah tapi Mistis ini?