Sponsors Link

11 Contoh Perilaku Penyimpangan Sosial dan Bentuk Penyimpangannya

Sponsors Link

Kehidupan dalam masyarakat tidak selalu berjalan dengan semestinya sesuai dengan nilai-nilai yang berlaku didalamnya. Perkembangan zaman, perkembangan teknologi, bahkan pengaruh budaya asing sedikit banyak merubah tatanan kehidupan masyarakat, serta perilaku para anggotanya. Perubahan sosial ini yang sering kali menjadi faktor penyebab masalah sosial atau konflik sosial muncul seperti kecemburuan, perselisihan, bahkan hingga menyebabkan tindakan kriminal yang meresahkan masyarakat.

ads

Nilai-nilai atau norma yang berlaku didalam masyarakat serta ditunjang dengan adanya hukum, telah berusaha mengatur dan mengarahkan perilaku individu atau kelompok dalam tatanan kehidupan bermasyarakat. Hal ini bermaksud untuk menciptakan suatu kondisi lingkungan yang harmonis, aman, serta keteraturan sosial. Namun pada kenyataannya, berlakunya nilai-nilai atau norma serta hukum dalam masyarakat belum bisa mencegah timbulnya masalah sosial, salah satunya adalah perilaku penyimpangan sosial. Penyimpangan sosial menciptakan suatu kehidupan masyarakat yang tidak harmonis dan tidak teratur. Bahkan perilaku penyimpangan sosial menyiratkan kesan suatu perilaku yang negatif serta menimbulkan dampak yang buruk atau dampak negatif baik bagi diri setiap individu maupun bagi masyarakat.

Dalam kehidupan sehari-hari, penyimpangan sosial dianggap muncul karena adanya proses sosialisasi atau keadaan sosial yang tidak sempurna. Tidak semua orang yang bertanggung jawab dalam proses sosialisasi seperti orang tua, pemerintah, guru, dan sebagainya dapat berhasil melakukan sosialisasi dengan baik, karena ada pula yang berlangsung dengan baik ada pula yang gagal dalam prosesnya. Contoh perilaku penyimpangan sosial secara singkat dapat kita lihat dalam kehidupan sehari-hari, seperti orang-orang yang melanggar lalu lintas dijalan, pencopet, berbohong, dan berbagai tindak kejahatan serta masih banyak contoh yang lainnya. Oleh sebab itu diperlukannya suatu upaya baik dari diri sendiri, lingkungan keluarga, lingkungan masyarakat, bahkan pemerintah untuk mencegah semakin maraknya perilaku penyimpangan sosial dalam masyarakat, terutama bagi para generasi muda sehingga dapat mengurangi dampak negatif penyimpangan sosial bagi masyarakat.

Pengertian Perilaku Penyimpangan Sosial

Secara umum, perilaku penyimpangan sosial dapat diartikan sebagai suatu perilaku atau tingkah laku baik dari individu maupun kelompok yang melanggar atau tidak sesuai dengan nilai-nilai atau norma dalam masyarakat. Penyimpangan sosial ini dapat dilihat atau dinilai di sudut pandang kemanusiaan atau kesusilaan, dan juga nilai-nilai agama.

Perilaku penyimpangan sosial identik dengan suatu perilaku yang negatif yang berdampak buruk bagi lingkungan masyarakat. Namun perlu diingat bahwa suatu perilaku dapat disebut sebagai suatu perilaku penyimpangan sosial dalam satu masyarakat belum tentu dianggap menyimpang dalam lingkungan masyarakat yang lainnya. Keadaan ini disebabkan oleh adanya perbedaan nilai-nilai atau norma yang dianut dan berlaku dalam masing-masing lingkungan masyarakat. Berikut beberapa pengertian perilaku penyimpangan sosial menurut para ahli:

  1. James W. Van Der Zanden

Perilaku penyimpangan sosial merupakan suatu perilaku atau tingkah laku yang oleh sebagian besar anggota masyarakat dianggap sebagai perilaku yang tercela dan diluar batas toleransi.

  1. Lewis Coser

Perilaku penyimpangan sosial merupakan suatu perilaku yang menyimpang yang diyakini oleh orang yang melakukannya sebagai salah satu cara untuk menyesuaikan diri dengan kebudayaan baru dan perubahan sosial.

  1. Gillin

Perilaku penyimpangan sosial merupakan suatu perilaku yang menyimpang dari nilai atau norma sosial baik didalam keluarga maupun masyarakat yang menyebabkan memudar nya ikatan atau solidaritas dalam kehidupan masyarakat.

Sponsors Link

  1. Bruce J. Cohen

Perilaku penyimpangan sosial merupakan setiap perilaku negatif yang dihasilkan dari ketidak berhasilan penyesuaian diri seseorang atau kelompok dengan kehendak masyarakat atau nilai dan norma yang berlaku.

  1. Paul B. Horton

Perilaku penyimpangan sosial merupakan setiap perilaku individu maupun kelompok yang dianggap atau dinyatakan melanggar norma sosial yang berlaku dalam masyarakat.

Dari beberapa pengertian para ahli mengenai perilaku penyimpangan sosial tersebut, dapat disimpulkan bahwa perilaku penyimpangan sosial merupakan setiap perilaku individu maupun kelompok yang dianggap maupun dinyatakan sebagai suatu pelanggaran terhadap nilai-nilai atau norma yang berlaku dalam suatu masyarakat. Adanya suatu perilaku penyimpangan sosial yang dilakukan oleh seorang individu maupun kelompok pasti disebabkan oleh beberapa hal. Berikut ini beberapa faktor penyebab terjadinya suatu perilaku penyimpangan sosial:

  • Gagal nya seseorang atau ketidak sanggupan seseorang dalam menyerap nilai dan norma sosial serta kebudayaan yang berlaku dalam lingkungan masyarakatnya, sehingga tidak dapat membedakan mana yang benar dan salah.
  • Ketidak berhasilan dalam proses sosialisasi, baik dalam lingkungan keluarga maupun masyarakat.
  • Adanya kesenjangan sosial yang menyebabkan munculnya perasaan iri sehingga menimbulkan suatu tindak kriminal yang menyimpang dari norma hukum masyarakat.
  • Kendornya nilai-nilai atau norma yang berlaku dalam masyarakat yang mungkin disebabkan oleh perubahan sosial dan perkembangan zaman.
  • Proses belajar yang menyimpang juga dapat menyebabkan timbulnya suatu perilaku penyimpangan sosial, karena mulai banyaknya contoh perilaku menyimpang yang mudah dilihat maupun dibaca dan dipelajari.
ads

Perlu diingat lagi bahwa suatu perilaku dianggap sebagai penyimpangan sosial dalam satu masyarakat belum tentu dianggap menyimpang juga oleh masyarakat yang lain, oleh sebab itu masih banyak penyebab atau faktor terjadinya penyimpangan sosial di masyarakat yang berbeda-beda pula. Selain faktor atau penyebab timbulnya perilaku penyimpangan sosial, penyimpangan sosial sendiri memiliki bentuk dan jenis yang berbeda-beda. Berikut penjelasan singkat mengenai bentuk penyimpangan sosial:

  1. Bentuk perilaku penyimpangan sosial berdasarkan pelakunya
  • Penyimpangan Individu – merupakan perilaku penyimpangan sosial yang dilakukan oleh individu yang melanggar nilai-atau norma yang berlaku, biasanya berada pada lingkungan keluarga. Sebagai contoh seperti, berbohong atau menentang orang tua.
  • Penyimpangan Kelompok – merupakan perilaku penyimpangan sosial yang dilakukan oleh kelompok yang bertentangan dengan nilai atau norma dalam masyarakat. Sebagai contoh seperti, para kelompok pengedar narkoba atau tawuran antar segerombol siswa SMA.
  1. Bentuk perilaku penyimpangan sosial menurut Lemert (1951)
  • Penyimpangan Primer – ciri-ciri penyimpangan primer adalah perilaku yang bersifat sementara sehingga pelaku masih bisa diterima didalam masyarakat. Sebagai contoh seperti, orang-orang yang melanggar peraturan lalu lintas.
  • Penyimpangan Sekunder – merupakan perilaku penyimpangan sosial yang dilakukan secara berulang-ulang sehingga susah diterima dalam masyarakat. Sebagai contoh seperti perilaku suka meminum-minuman keras atau pemabuk.
  1. Bentuk perilaku penyimpangan sosial berdasarkan sifatnya
  • Penyimpangan Positif – merupakan perilaku penyimpangan sosial yang sebenarnya memberikan dampak positif bagi pelaku maupun masyarakat. Sebagai contoh penyimpangan sosial positif seperti wanita berkarir.
  • Penyimpangan Negatif – merupakan perilaku penyimpangan sosial yang melanggar nilai dan norma serta memberikan dampak negatif bagi diri sendiri maupun masyarakat. Sebagai contoh seperti perampokan, pembunuhan, dan kegiatan kriminal lainnya.

Contoh Perilaku Penyimpangan Sosial

  • Kenakalan Remaja

Kenakalan remaja sudah tidak asing lagi terjadi didalam kehidupan masyarakat seiring dengan terus berkembangnya zaman yang mengakibatkan adanya perubahan sosial. Remaja merupakan anak-anak yang memiliki usia diantara 12 hingga 18 tahun. Anak-anak pada usia ini sangat rentang terpengaruh oleh perubahan sosial yang terjadi, bagi mereka yang tidak dapat membedakan mana yang benar dan salah akan rentang melakukan perilaku penyimpangan sosial. Sebagai contoh seperti perilaku ugal-ugalan di jalan raya, mabuk-mabukan, mencuri hingga berbohong, dan masih banyak perilaku negatif yang lainnya.

  • Penyalahgunaan dan Penggunaan Obat-obat Terlarang atau Narkoba

Kasus penyalahgunaan obat-obat terlarang atau narkoba sudah tidak asing lagi terjadi, keadaan ini jelas merupakan sebuah perilaku penyimpangan sosial karena melanggar norma yang berlaku dalam masyarakat bahkan hingga melanggar hukum suatu negara. Perilaku penyimpangan ini dapat menyerang berbagai kalangan, dimana faktor penyebabnya biasanya karena faktor ekonomi hingga psikologis. Dampak dari perilaku penyimpangan sosial ini juga buruk bagi masyarakat karena biasanya meresahkan lingkungan masyarakat, terlebih lagi dapat merugikan negara.

  • Pernikahan Sesama Jenis

Beberapa negara telah melegalkan adanya pernikahan sesama jenis, tetapi pada dasarnya ini melanggar nilai dan norma dalam masyarakat serta norma agama. Perilaku menyimpang ini dapat disebabkan karena adanya sebuah trauma, keadaan lingkungan keluarga dan sosialnya, hingga kelainan psikologis. Adanya pernikahan sesama jenis jelas merupakan suatu perilaku penyimpangan sosial yang meresahkan kehidupan masyarakat. Walaupun diperbolehkannya pernikahan sesama jenis di beberapa negara didasarkan pada hak asasi setiap individu, tetapi perilaku menyimpang ini tidak lazim dilakukan.

Sponsors Link

  • Tindakan Kriminal

Contoh perilaku penyimpangan sosial paling mudah dilihat adalah banyaknya tindakan kriminal yang terjadi setiap harinya. Tindakan kriminal tidak hanya melanggar norma dalam masyarakat namun juga melanggar hukum yang ada. Perilaku penyimpangan sosial ini biasa dilakukan secara individu maupun kelompok, dan menimbulkan keresahan bagi seluruh anggota masyarakat dan lingkungannya.

Sebagai akibatnya, pelaku yang tertangkap juga akan mendapatkan sangsi hukum hingga sangsi sosial seperti dikucilkan di masyarakat. Banyak penyebab seseorang melakukan tindakan sosial, seperti adanya tekanan sosial, tekanan ekonomi, rasa iri atau cemburu, hingga kebencian. Contoh tindakan kriminal sebagai perilaku penyimpangan sosial adalah pencurian, pembunuhan, perampokan, pencopetan, dan masih banyak yang lainnya.

  • Wanita Berkarir

Selain contoh perilaku penyimpangan sosial yang merupakan sifat negatif dan berdampak negatif pula bagi masyarakat diatas, ada pula perilaku penyimpangan sosial yang memiliki dampak positif salah satunya adalah wanita berkarir. Bagi sebagian masyarakat terutama masyarakat pedalaman atau masyarakat yang masih menganggap bahwa wanita tidak layak untuk bekerja hanya boleh sebagai seorang ibu rumah tangga, seorang wanita berkarir akan dianggap sebagai sebuah penyimpangan sosial atau telah menyimpang norma yang berlaku di masyarakat.

Bersamaan dengan berkembangnya emansipasi wanita, banyak wanita yang mulai menekuni dunia pekerjaan. Sebagai contoh wanita berkarir yang dianggap perilaku penyimpangan sosial seperti seorang wanita yang bekerja sebagai kondektur yang lazimnya dilakukan oleh seorang laki-laki. Namun dengan bekerjanya wanita ini sebagai kondektur dapat memberikan dampak positif bagi keluarga seperti menunjang keadaan ekonomi keluarga, dan bagi masyarakat yaitu mengurangi angka pengangguran.

Demikian penjelasan mengenai pengertian dan contoh perilaku penyimpangan sosial yang sering terjadi dilingkungan masyarakat setiap harinya. Semoga dapat bermanfaat dan menambah wawasan kita mengenai perilaku yang dianggap menyimpang dalam kehidupan masyarakat.

Sponsors Link
, ,
Post Date: Friday 09th, February 2018 / 03:34 Oleh :
Kategori : Sosiologi