Sponsors Link

3 Contoh Revolusi Sosial yang Pernah Terjadi Berbagai Negara

Sponsors Link

Setiap manusia pasti berubah, alampun juga demikian. Masyarakat juga mengalami perubahan agar bisa bertahan dan perubahan ini juga terjadi secara terus menerus. Salah satu perubahan yang terjadi di masyarakat adalah perubahan sosial. Faktor perubahan sosial salah satunya yakni teknologi. Ada beberapa pengertian perubahan sosial menurut para ahli.  Ada bentuk perubahan sosial, diantaranya perubahan kecil, perubahan besar, perubahan struktural dan perubahan proses. Ada juga perubahan lambat, perubahan cepat, perubahan dikehendaki, tidak dikehendaki, kualitas masyarakat, gaya hidup, budaya dan teknologi.

ads

Perubahan sosial yang berlangsung lambat umumnya membutuhkan waktu yang lama karena disebabkan oleh kumpulan perubahan kecil yang terjadi dengan lambat. Biasanya, perubahan lambat terjadi dengan sendirinya atau secara alami. Sebaliknya, perubahan yang berlangsung cepat atau evolusi tidak membutuhkan waktu yang lama. Perubahan ini bisa terjadi baik direncanakan atau tidak. Biasanya diawali dengan konflik atau ketegangan dalam sebuah sistem masyarakat. Sebuah revolusi atau perubahan yang cepat terjadi di masyarakat tidak terjadi bergitu saja. Ada syarat-syarat revolusi sosial, diantaranya:

  • Ada pemimpin atau orang yang dapat memimpin masyarakat untuk melakukan perubahan
  • Pimpinan harus mewadahi aspirasi rakyat
  • Harus ada tujuan dari perubahan yang akan dilakukan
  • Harus ada momentum yang pas untuk melakukan revolusi atau perubahan
  • Harus ada keinginan dari masyarakat itu sendiri untuk melakukan perubahan

Perubahan Revolusi Cepat

Adapun contoh perubahan cepat (revolusi) yang terjadi antara lain:

1. Revolusi Perancis

Pemerintahan Raja Perancis Louis XIV yang bersifat monarki absolut. Ia pun membangun penjara Bastille untuk mempertahankan kekuasaannya. Penjara ini dibuat bagi siapa saja yang menentangnya. Raja juga kerap menahan orang-orang yang tidak ia senangi tanpa sebab. Penyebab lain terjadinya Revolusi Perancis adalah krisis keuangan. Kehidupan raja dan permaisurinya sangatlah mewah.

Puncak huru hara Revolusi Perancis terjadi pada 14 Juli 1789 ketika rakyat meruntuhkan penjara Bastille. Penyerangan ini dipimpin oleh Tentara Nasional Lafayette. Ketika huru hara terjadi, raja Louis VIX melarikan diri.  Saat kursi pemerintahan kosong, rakyat memanfaatkan kesempatan ini untuk membentuk pemerintahan baru yang lebih demokratis. Lalu pada 22 Januari 1793 Raja Louis XVI dan istrinya dijatuhi hukuman pancung. Contoh perubahan evolusi dan revolusi yang bisa anda liat di Perancis membawa dampak yang sangat besar kala itu. Baik dalam bidang politik, ekonomi, dan sosial.

Di bidang politik salah satunya adalah meluasnya paham liberal di Italia, Jerman, Austria, Spanyol dan Rusia. Di bidang ekonomi dihapuskannya pajak feodal yang merugikan petani. Dan di bidang sosial kelas masyarakat sebelumnya terbagi atas tiga golongan kini diganti dengan golongan masyarakat baru berdasarkan spesialiasi pekerjaanya seperti petani, pengusaha atau cendekiawan. Sementara itu, dampak Revolusi Perancis bagi Indonesia sendiri adala semangatnya yang memacu Indonesia untuk melepaskan diri dari belenggu penjajahan.

2. Revolusi Amerika

Revolusi Amerika dilatarbelakangi oleh beberapa faktor, mulai dari politik, pajak hingga perdagangan. Awalnya, negara Inggris memang bersikap lunak pada koloni. Namun, setelah mengalami krisis keuangan akibat Perang Laut Tujuh Tahun melawan Perancis, Inggris mulai memberlakukan undang-undang yang sepihak yang mengutamakan kepentingan negara induk. Revolusi Amerika Serikat terjadi pada 19 April 1775-3 September 1783. Revolusi ini bermula ketika perang antara kerajaan Inggris dan Amerika serikat.

Sponsors Link

Perang ini kemudian dimenangkan oleh Amerika Serikat dan dibantu dengan beberapa kekuatan lainnya. Tahun 1773 terjadi pemberontakan oleh Amerika Serikat yang menghancurkan kapal bermuatan teh milik Britania. Peristiwa tersebut disebut juga dengan Peristiwa Teh Boston. Dua tahun setelahnya atau April 1775 tentara Britania di bawah kendali Jenderal Thomas Gage mengetahui ada gudang senjata di Concord, Massachussete, Amerika dan ia memerintahkan tentara Britania untuk merampasnya.

Namun pada Juni 1776 Amerika Serikat berhasil mengendalikan keaadaan, tapi Angkatan Laut Britania berhasil menduduki New York dan menjadikannnya sebagai markas utama mereka. Setelah melalui perdebatan sengit, akhirnya keputusan berakhir damai dan Amerika Serikat mendeklarasikan kemerdekaan mereka pada 4 Juli 1776. Adapun dampak Revolusi Amerika pada dunia adalah meluasnya kesadaran nasional di negara dunia ketiga untuk merdeka dan lepas dari kolonialisme. Selain itu, banyak wilayah yang ikut memproklamirkan kemerdekaannya termasuk Indonesia.

3. Revolusi Rusia

Sponsors Link

Sama halnya dengan Perancis, Rusia juga mengalami revolusi sosial dalam sistem pemerintahannya. Adapun latar belakang terjadinya revolusi ini disebabkan berbagai hal. Berawal dari kekalahan Rusia melawan Jepang tahun 1905, gerakan rakyat yang menentang pemerintahan terus bermunculan. Hal tersebut dipicu oleh kacau balaunya pemerintahan Tsar Nicholas II yang dinilai tidak mengakui hak politik bagi warganya.

Hal tersebut juga diperparah dengan buruknya susunan pemerintahan yang dibuat oleh Tsar. Dia memilih orang-orang yang masuk ke dalam sistem pemerintahannya bukan berdasarkan kompetensi, melainkan karena asas suka dan tidak. Ini yang membuat rakyatnya tidak suka. Selain itu, kesenjangan sosial juga membuat masyarakat Rusia gerah. Rajanya hidup kaya raya, sementara rakyatnya hidup melarat. Revolusi Rusia terjadi pada 1917 dan dibagi menjadi dua tahap, yakni Revolusi Februari dan Revolusi 1917.

Pada Revolusi Februari, revolusi dimulai dari kota Leningrad oleh warga yang menuntut bahan makanan yang berujung pada mogok masal perusahaan. Revolusi ini dipimpin oleh kaum kadet, Menshwiki dan Bolshewiki. Pada Revolusi Oktober, demonstrasi dimulai lagi di Leningrad di bawah pimpinan Leni yang menuntut pemerintah untuk mendirikan Republik Soviet. Pada masa itu, Angkatan darat dan laut di Leningrad berada di bawah kekuasaan Lenin. Kaum Menshweiki yang saat itu menduduki kursi kekuasaan di Rusia berhasil digulingkan oleh Kaum Bolshewiki.

Revolusi Rusia juga berdampak luas pada negara-negara di dunia. Salahs atunya meluasnya paham komunisme di dunia. Paham ini juga menjalar hingga Indonesia dan melahirkan organisasi radikal yang kita kenal dengan nama Partai Komunis Indonesia (PKI).

Sponsors Link
, ,
Post Date: Friday 09th, February 2018 / 04:07 Oleh :
Kategori : Antropologi