Sponsors Link

17 Unsur Penting Struktur Sosial di Indonesia

Sponsors Link

Didalam suatu struktur sosial pasti terdapat unsur-unsur didalamnya yang saling berhubungan, bergantung, dan berkaitan satu sama lain membentuk suatu satu kesatuan. Suatu struktur sosial akan berjalan dengan lancar apabila hubungan antara unsur yang satu dengan unsur lainnya juga berjalan dengan lancar, artinya tidak ada gangguan atau masalah yang dampak menghambat berlangsungnya struktur sosial itu sendiri di dalam kehidupan masyarakat. Oleh sebab itulah, kehadiran unsur-unsur struktur sosial sangatlah penting. Lalu apa saja unsur-unsur struktur sosial tersebut? Sebelum membahas lebih lanjut mengenai unsur struktur sosial, terlebih dahulu perlu diketahui apa yang disebut sebagai struktur sosial yang hadir di dalam kehidupan masyarakat.

ads

Pengertian Struktur Sosial

Didalam berlangsungnya suatu kehidupan masyarakat, pasti terdapat perbedaan posisi sosial yang dipegang masing-masing anggota masyarakat. Perbedaan posisi sosial tersebut kemudian menggambarkan sebuah struktur sosial dalam kehidupan masyarakat, yang mana kemudian juga membagi status dan peran sosial masing-masing anggota masyarakat, baik secara individu maupun kelompok. Adanya struktur sosial dalam masyarakat juga membuktikan adanya suatu sistem yang saling terikat satu sama lainnya dalam berlangsungnya suatu kehidupan bermasyarakat.

Jika dilihat dari asal katanya maka struktur sosial berasal dari bahasa latin yaitu “structum”, yang memiliki arti menyusun atau sebuah kerangka. Jadi struktur sosial merupakan suatu kerangka sosial atau susunan sosial dalam kehidupan masyarakat. Sedangkan beberapa ahli memberikan pengertiannya tentang struktur sosial sebagai:

  • George C. Homan – struktur sosial merupakan suatu perilaku elementer atau mendasar dalam melangsungkan kehidupan sehari-hari dalam masyarakat.
  • Coleman – struktur sosial merupakan suatu pola hubungan atau interaksi antar manusia dan antar kelompok manusia, dimana hubungan atau interaksi tersebut merupakan salah satu contoh tindakan sebagai makhluk sosial.
  • Soerjono Soekanto – struktur sosial merupakan suatu hubungan timbal balik antar posisi-posisi sosial dan peran-peran sosial yang dimiliki oleh masing-masing individu atau kelompok.
  • Abdul Syani – struktur sosial merupakan suatu tatanan sosial dalam kehidupan masyarakat, yang didalamnya terdapat jaringan antar unsur-unsur sosial yang pokok.

Itulah beberapa pengertian mengenai struktur sosial, yang mana dapat disimpulkan bahwa struktur sosial merupakan suatu susunan atau tatanan sosial yang menyangkut pembagian posisi dan peran sosial sebagai seorang individu atau kelompok. Hal tersebut juga dijadikan suatu pedoman bagi anggota masyarakat dalam membangun pola tingkah laku dan sikap mereka dalam menjalankan kehidupan bermasyarakat. Terdapat berbagai macam contoh struktur sosial di dalam kehidupan masyarakat, beberapa diantaranya adalah adanya suatu kelompok yang didasarkan pada agama, sehingga peran dan status sosialnya berlandaskan pada agama masing-masing, serta adanya kelompok laki-laki dan perempuan yang pastinya juga memiliki peran sosial masing-masing dalam kehidupan sehari-harinya.

Unsur Struktur Sosial

Setelah mengetahui apa yang disebut dengan struktur sosial, maka unsur-unsur yang ada didalamnya juga dapat mulai dipahami. Karena seperti yang telah disebutkan diatas, bahwa kehadiran unsur-unsur struktur sosial penting adanya agar struktur sosial yang ada di masyarakat dapat berjalan dengan lancar atau sesuai dengan harapan bersama. Sehingga kondisi tersebut dapat membantu mencegah kemungkinan timbulnya berbagai macam contoh masalah sosial atau juga berbagai bentuk-bentuk konflik sosial. Yang mana secara umum, struktur sosial hadir karena adanya dua unsur utama di dalamnya, yaitu:

  • Individu

Individu yang dimaksud disini adalah individu sebagai pembentuk masyarakat dan juga struktur sosial. Yang mana berarti bahwa, jika tidak ada individu maka suatu lingkungan masyarakat tidak akan terbentuk, dan jika tidak ada individu serta lingkungan masyarakat maka suatu struktur sosial juga tidak akan terbentuk. Sehingga individu dianggap sebagai suatu unsur yang pokok dalam pembentukan dan pelaksanaan suatu struktur sosial dalam kehidupan masyarakat.

  • Interaksi
Sponsors Link

Sebagai seorang makhluk sosial sudah sewajarnya setiap orang melakukan interaksi dalam melangsungkan kehidupannya sehari-hari. Yang mana interaksi dan hubungan antar individu yang terjadi di dalam lingkungan masyarakat kemudian membentuk suatu struktur sosial dalam masyarakat tersebut. Apabila tidak ada interaksi yang berlangsung dalam kehidupan masyarakat maka tentu saja struktur sosial tidak dapat terbentuk didalam masyarakat tersebut, atau bahkan tidak dapat berlangsung. Oleh sebab itu, interaksi atau hubungan sosial juga menjadi unsur utama dalam struktur sosial.

Itulah dua unsur utama struktur sosial secara umum, namun selain kedua unsur tersebut Soerjono Soekanto juga mengemukakan pendapatnya mengenai beberapa unsur-unsur sosial yang pokok dalam struktur sosial. Sebagai seorang ahli yang berpendapat bahwa struktur sosial merupakan suatu hubungan timbal balik antar posisi dan peran sosial dalam kehidupan masyarakat, Soerjono Soekanto membagi unsur struktur sosial menjadi 5 unsur pokok, yaitu:

  1. Kelompok Sosial

Kelompok sosial merupakan unsur pokok dalam struktur sosial, karena pada umumnya setiap hubungan dan interaksi yang terjadi dalam masyarakat berlangsung dalam suatu kelompok yang mana juga biasanya didasarkan pada adanya nilai, norma, dan harapan dalam lingkungan masyarakat tersebut. Peran kelompok yang sangar penting dalam struktur sosial juga dipengaruhi oleh unsur-unsur lain yang dimiliki kelompok tersebut.

  1. Kebudayaan
ads

Hubungan dan interaksi sosial yang berlangsung dalam suatu kehidupan masyarakat pada akhirnya akan membentuk suatu kebudayaan, dimana kebudayaan ini penting adanya dalam suatu struktur sosial. Karena dengan adanya kebudayaan seperti tradisi, pola tingkah laku, dan lain sebagainya yang dianut oleh masing-masing individu dapat membantu berlangsungnya struktur sosial secara lancar, atau tetap pada jalannya tanpa ada gangguan.

  1. Lembaga Sosial

Kehadiran lembaga sosial sebagai salah satu unsur struktur sosial juga sama fungsinya seperti suatu kelompok sosial, dimana hubungan dan interaksi dapat secara teratur berlangsung didalam suatu lembaga sosial. Kondisi tersebut juga mengidentifikasikan suatu struktur sosial dalam masyarakat, terlebih lagi lembaga sosial biasanya bertujuan untuk melayani dan membantu masyarakat sehingga masyarakat dapat menjalankan posisi dan peran sosialnya masing-masing yang telah dibagi dari adanya struktur sosial dengan baik.

  1. Stratifikasi Sosial

Terdapat berbagai macam sifat-sifat stratifikasi sosial, dimana stratifikasi sosial sendiri merupakan suatu penempatan individu atau kelompok pada tingkatan-tingkatan sosial yang berbeda di dalam kehidupan masyarakat. Sehingga setiap anggota masyarakat memiliki wewenang yang berbeda-beda sesuai dengan kelas sosialnya masing-masing. Oleh sebab itu, stratifikasi sosial merupakan unsur yang tidak dapat dipisahkan dari struktur sosial.

  1. Kekuasaan dan Wewenang

Unsur yang terakhir adalah adanya suatu kekuasaan dan wewenang yang dipegang oleh masing-masing individu atau kelompok secara berbeda-beda. Hal ini dikarenakan struktur sosial membagi peran serta posisi masing-masing individu atau kelompok untuk membentuk suatu tatanan sosial atau susunan sosial yang teratur dalam kehidupan masyarakat.

Dari beberapa unsur struktur sosial yang pokok menurut Soerjono Soekanto tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa struktur sosial merupakan suatu alat bagi masyarakat untuk menyelenggarakan atau melaksanakan suatu tata kehidupan masyarakat yang teratur, sehingga struktur sosial yang ada dapat berfungsi dengan baik.

Satu lagi pendapat mengenai unsur struktur sosial yang diutarakan oleh Charles. P. Loomis, dimana beliau berpendapat bahwa sebenarnya terdapat 10 unsur penting dalam struktur sosial, yaitu:

  1. Adanya suatu pengetahuan serta keyakinan yang dimiliki atau dianut oleh para anggota masyarakat yang nantinya akan menjadi suatu alat dalam menganalisis seluruh hal yang menyangkut anggota masyarakat atau kehidupan masyarakat secara umum.
  2. Adanya perasaan solidaritas atau ikatan yang kuat di antara anggota-anggota masyarakat yang bersangkutan.
  3. Adanya suatu tujuan dan cita-cita yang sama dan ingin dicapai bersama oleh para anggota masyarakat, hal ini demi kebaikan dan berlangsung nya kehidupan masyarakat itu sendiri.
  4. Adanya nilai dan norma sosial sebagai suatu patokan atau dasar dan pedoman dalam bertingkah laku dan bersikap, termasuk berinteraksi, bagi para anggota masyarakat.
    Sponsors Link

  5. Adanya kedudukan dan peran sosial, dapat pula menyangkut status sosial, yang mengarahkan pada pola-pola tindakan, hubungan, interaksi, serta perilaku para anggota masyarakat.
  6. Adanya suatu kekuasaan, yaitu kemampuan dan wewenang untuk memerintah para anggota masyarakat yang memiliki kekuasaan dibawahnya, sehingga sistem sosial dapat berlanjut atau berlangsung secara terus menerus.
  7. Adanya tingkatan dalam suatu sistem sosial yang disebabkan atau ditentukan dari adanya pembagian status dan peran sosial masing-masing anggota masyarakat yang bersangkutan.
  8. Bisa juga terdapat sanksi atau ganjaran dan hukuman dalam berlangsungnya suatu sistem sosial bagi mereka yang melanggar atau berperilaku tidak sesuai dengan bagai mana nilai dan norma sosial di dalam lingkungan masyarakat tersebut. Sehingga setiap anggota masyarakat harus tetap memelihara nilai dan norma sosial dalam lingkungan kehidupan mereka.
  9. Adanya berbagai sarana serta alat-alat perlengkapan sistem sosial atau struktur sosial, sebagai contoh seperti adanya pranata sosial dan lembaga sosial.
  10. Adanya suatu sistem ketegangan, konflik, hingga penyimpangan yang juga menyangkut dengan adanya suatu perbedaan kemampuan dan persepsi yang dimiliki oleh masing-masing anggota masyarakat.

Itulah sepuluh unsur penting dalam struktur sosial menurut Charles. P. Loomis, yang mana dapat disimpulkan bahwa suatu struktur sosial harus dilengkapi oleh berbagai macam keadaan, seperti kekuasaan, sanksi, solidaritas dan lain sebagainya agar struktur sosial dapat benar-benar berlangsung dengan baik dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat. Yang mana struktur sosial merupakan suatu susunan atau tatanan kehidupan masyarakat yang membagi masing-masing peran serta status sosial para anggota masyarakat. Demikian penjelasan mengenai unsur struktur sosial dalam kehidupan masyarakat secara umum, semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Monday 16th, April 2018 / 05:24 Oleh :
Kategori : Sosiologi