Sponsors Link

4 Tujuan dan Fungsi Integrasi Sosial dalam Lingkungan Sekitar Masyarakat

Sponsors Link

Dalam berkehidupan sosial, tentu kita sering mendapati adanya konflik di dalam masyarakat. Konflik ini bisa menimpa antar indiviru maupun antar kelompok. Konflik sosial bisa disebabkan oleh banyak faktor. Namun faktor perbedaan adalah salah satu yang sering menjadi penyebab terjadinya konflik sosial di dalam masyarakat.

ads

Cara mengatasi konflik antar ras, suku, dan sebagainya inilah dibutuhkan adanya integrasi sosial. Lalu apa yang dimaksud dengan integrasi sosial? Integrasi sosial itu sendiri merupakan sebuah keterkaitan dari unsur-unsur di dalam masyarakat yang saling berhubungan untuk mengatasi berbagai permasalahan yang ada. Sehingga bisa disimpulkan bahwa tujuan dan fungsi integrasi sosial sangat baik untuk menciptakan keharmonisan sosial. Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

  1. Membuat kehidupan masyarakat lebih tenteram

Pada dasarnya integrasi sosial memiliki fungsi dan tujuan untuk menciptakan kehidupan bermasyarakat yang lebih tenteram di dalam sebuah komunitas. Bisa komunitas yang kecil maupun komunitas yang besar. Misalnya jika di dalam sebuah komunitas terdapat konflik yang dikarenakan adanya perbedaan unsur yang sangat timpang. Maka integrasi sosial hadir sebagai jalan keluar bagi bentuk-bentuk konflik sosial tersebut agar segera mereda dan masyarakat bisa hidup lebih tenteram.

  1. Memberikan kenyamanan dalam berkehidupan

Tujuan dan fungsi integrasi sosial yang kedua adalah menciptakan kenyamanan dalam berkehidupan bersama. Karena jika sebuah konflik di masyarakat sudah berhasil dipecahkan dan diredam, kehidupan masyarakat akan menjadi lebih nyaman dan membaik secara perlahan. Unsur-unsur integrasi sosial ini akan menciptakan harmonisasi yang positif.

  1. Menciptakan budaya baru yang baik

Tujuan dan fungsi integrasi sosial berikutnya adalah menciptakan budaya baru yang baik. Budaya baru ini bisa terbentuk dari hasil asimilasi, yaitu munculnya kebudayaan baru yang berbeda dari kebudayaan lama. Kebudayaan baru ini akan menjadi penengah atau jalan keluar dari kedua pihak yang memiliki konflik. Sehingga masyarakat bisa kembali menyatu dengan adanya kebudayaan tersebut.

  1. Menciptakan sikap peduli antar sesama

Tujuan dan fungsi integrasi sosial selanjutnya adalah menciptakan sikap peduli antar sesama. Walaupun di dalamnya terdapat banyak perbedaan. Entah itu perbedaan antar suku, antar budaya, antar bangsa, dan sebagainya. Integrasi sosial sebagai bentuk-bentuk pengendalian konflik sosial bisa membuat perbedaan-perbedaan tersebut memudar dan lahirlah toleransi bersama yang baik untuk semua pihak.

Contoh integrasi sosial dalam kehidupan pernah terjadi di Indonesia. Salah satunya saat terdapat gerakan pemberontakan di Aceh GAM yang ingin memisahkan diri dari Indonesia. Pada waktu itu konflik yang berkepanjangan bisa disudahi dengan adanya integrasi sosial antara pemerintah dengan GAM. Kemudian muncullah faktor pendorong integrasi sosial yang dilakukan dengan mengadakan perjanjian atau akomodasi yang saling menguntungkan antar kedua belah pihak sehingga berhasil meredam konflik yang ada. Selain kasus GAM, masih banyak jenis integrasi sosial lain yang pernah dilakukan. Contoh integrasi kebudayaan, yang terjadi antara dua suku yang bertikai karena kebudayaan yang berbeda.

Demikianlah beberapa penjelasan tentang tujuan dan fungsi integrasi sosial yang perlu diketahui. Tentunya keberadaan integrasi sosial yang tepat sangat diperlukan agar kehidupan bersama menjadi lebih nyaman. Semoga informasi di atas bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Tuesday 13th, November 2018 / 02:57 Oleh :
Kategori : Sosiologi