Sponsors Link

14 Tugas NICA Di Indonesia Pada Masa Penjajahan Belanda

Sponsors Link

Menelisik sejarah dimana saat itu telah terjadi perpindahan kekuasaan penjajahan dimana Belanda telah mundur dari Hindia Belanda yaitu Indonesia dan masuknya Jepang ke Indonesia dan simak juga dampak perjanjian Linggarjati bagi Belanda dan Indonesia, ternyata Belanda tidak menyerah begitu saja. Belanda mundur dan melarikan diri ke Australia, disana mereka menyusun kekuatan dengan membentuk NICA yaitu Netherland Indies Civil Administration.

ads

Dan NICA sendiri bisa masuk lagi ke Indonesia karena AFNEI (Allied Forces Netherlands East Indies) yang merupakan pasukan sekutu dan dikirim ke Indonesia. Dalam hal ini AFNEI dan NICA tampaknya memiliki visi dan misi yang hampir sama yaitu menguasai kembali Hindia Belanda atau Indonesia dari Jepang. Untuk itu AFNEI datang ke Indonesia memboncengi NICA dengan harapan dapat memperkuat pasukannya.

Adapun tujuan dari pembentukan NICA ini yaitu untuk menguasai Hindia Belanda yaitu Indonesia kembali dan merebutnya dari tangan Jepang. Dipimpin oleh Van Der Plas dan Van Mook, NICA dibentuk pada 3 April 1944 di Australia dan merupakan salah satu organisasi semi militer.  Untuk pertama kalinya simak juga contoh asimilasi budaya di Indonesia dengan Belanda, personil NICA mendarat di Indonesia tepatnya di Hollandia yaitu Jayapura.

NICA sendiri tidak hanya beranggotakan pasukan militer Belanda tetapi juga orang- orang Indo atau bisa disebut dengan bangsa Eurasia, dan masyarakat pribumi berseragam. Dalam setiap datasemen NICA anda juga dapat melihat peran dunia internasional dalam konflik Indonesia Belanda, ada seorang pimpinan dengan jabatan Commanding Officer NICA atau bisa disebut dengan CONICA.

  • Tugas NICA di Indonesia

Sebagai pengetahuan simak juga ciri- ciri Meganthropus Paleojavanicus, awalnya NICA bernaung di bawah struktur komando sekutu dan pada awal 1944, letnan gubernur jenderal Hindia Belanda H.J van Mook dan panglima tertinggi SWPA (South West Pacific Area) yaitu jenderal Douglas Mac Arthur dari AS membuat kesepakatan. Kesepakatan tersebut berbunyi bahwa wilayah Hindia Belanda yang berhasil direbut oleh pasukan sekutu akan diserahkan kepada pemerintahan sipil NICA. Namun persetujuan tersebut tidak bisa ditandatangani dengan tepat waktu karena adanya penundaan politis di department luar negeri AS yaitu U.S State Department.

Kesepakatan ini diberi judul Van Mook- Mac Arthur Civil Affairs Agreement dan dapat ditandatangani pada 10 Desember 1944. Sebelum kapitulasi Jepang, tampaknya NICA sudah mampu membentuk sebuah pemerintahan sipil di beberapa daerah di Hindia Belanda seperti New Guinea yang terdiri dari Hollandia, Biak, Manokwari dan Numfor. Adapun di daerah Maluku yaitu Morotai dan daerah Balikpapan yaitu Tarakan dan Balik Papan. Selain untuk mempermudah dalam melakukan kegiatan kekuasaan berbeda dengan penyebab terjadi perang Margarana berserta tujuannya, NICA sendiri juga memiliki tugas- tugas penting di Indonesia seperti berikut ini.

  1. Mengembalikan Pemerintahan Belanda

Tugas utama dari NICA di Indonesia yaitu mengembalikan pemerintahan Belanda kembali di Indonesia, untuk itulah NICA sangat gencar melakukan operasi militer serta melakukan perlawanan terhadap Jepang. Tentu saja, merebut kekuasaan Indonesia dari Jepang sangatlah sulit. Tidak hanya menempuh jalur diplomatis tetapi NICA kerap kali menempuh jalur militer.

  1. Mengembalikan Hukum Belanda

Tugas kedua NICA dan alasan mengapa NICA kerap kali membuat perjanjian dengan berbagai pihak terpenting dari Jepang maupun Indonesia yaitu untuk mengembalikan hukum- hukum Belanda. NICA harus bisa menegakkan kembali hukum yang telah ditetapkan oleh Belanda terhadap Indonesia. Hukum yang dimaksud disini adalah hukum pemerintahan colonial Belanda setelah kapitulasi pasukan pendudukan Jepang di wilayah HIndia Belanda seusai perang dunia ke 2 yaitu pada 1939 hingga 1945.

  1. Membebaskan Tawanan NICA

Sebelumnya simak juga perbedaan Meganthropus Paleojavanicus dan Pithecanthropus Erectus, banyak sekali para anggota seperti staff maupun tentara NICA ditawan oleh Jepang. Dalam hal ini, NICA juga ditugaskan untuk membebaskan tawanan NICA dari Jepang. Tidak hanya membebaskan tawanan NICA tetapi juga melakukan pembelaan serta membebaskan orang Belanda dari tawanan Jepang di seluruh wilayah Hindia Belanda yaitu Indonesia. Dan yang paling utama adalah pembebasan tawanan NICA di wilayah Indonesia Timur dimana banyak sekali anggota NICA menjadi tawanan Jepang pada saat pertama kali NICA datang ke Hindia Belanda.

Sponsors Link

  1. Melucuti Persenjataan Jepang

NICA melakukan segala upaya untuk kemenangannya dan untuk meraih kembali wilayah kekuasaan dan kembali menjajah Indonesia. Salah satu upaya paling sering dilakukan yaitu melucuti persenjataan Jepang, dimana persenjataan Jepang sendiri sudah memiliki kualitas dan level yang tinggi. Selain itu, melucuti persenjataan jepang dilakukan karena dendam NICA terhadap Jepang dimana sepeninggalan Belanda, Jepang sering merampas dan mengambil alih barang- barang kekuasaan Belanda terdahulu seperti benteng, gudang, hingga senjata.

  1. Memulangkan Orang Jepang

Tampaknya NICA tidak terlalu kejam terhadap orang Jepang dengan jabatan tinggi, adapun tugas NICA selain melucuti persenjataan mereka juga harus memulangkan orang Jepang. Hal ini untuk memperluas kekuasaan serta mencegah terjadinya peperangan antara kedua belah pihak, selain itu adapun perjanjian bahwa NICA juga harus memulangkan orang Jepang dengan kualifikasi tertentu. Ini juga karena pada saat itu terjadi perang dunia ke 2, sehingga sangat berpengaruh dengan keadaan Jepang pada saat itu tentunya sebelum ada pengeboman nuklir.

  1. Mempertahankan Kedamaian

Adapun tugas sampingan dari NICA di Indonesia yaitu mempertahankan perdamaian, hal ini tentu saja membuat orang bertanya- Tanya. Yang dimaksud mempertahankan perdamaian yaitu perdamaian antara NICA dan Jepang dalam hal berbagi kekuasaan atas wilayah Indonesia agar tidak terjadi peperangan. Adapun alasan kenapa NICA mempertahankan perdamaian, karena selain banyak sekali anggota NICA ditawan oleh Jepang juga biaya peperangan tidaklah sedikit sedangkan NICA memiliki banyak sekali tugas lain yang harus dilaksanakan.

ads
  1. Mengumpulkan Orang Jepang

Selain memiliki tugas sampingan untuk mempertahankan kedamaian antara Belanda dan Jepang berbeda dengan cara persebaran Meganthropus Paleojavanicus, NICA juga kerap kali bertugas untuk mengumpulkan orang Jepang terutama orang Jepang yang lemah dan memiliki kedudukan tinggi. Adapun tujuan dari pengumpulan ini yaitu memberikan arahan dan menghasut agar Jepang menyerah. Apalagi pada saat itu perang dunia 2 mulai digencarkan sehingga ini sangat tidak menguntungkan bagi masyarakat jepang di Indonesia.

  1. Menyerahkan Kekuasaan Wilayah

Menegakkan kembali kekuasaan Belanda di Hindia Belanda menjadi salah satu tugas utama dari NICA, dalam hal ini daerah kekuasaan belanda yang direbut kembali oleh NICA dari Jepang harus diserahkan kepada pemerintahan sipil. Pemerintahan sipil yang dimaksud adalah pemerintahan Belanda yang ada di Indonesia. Namun untuk sementara, wilayah yang berhasil dikuasai oleh NICA akan dilindungi terlebih dahulu hingga serangan Jepang mereda. Setelah itu baru dilakukan pembangunan pos penjagaan sebagai salah satu bentuk pertahanan tentara NICA terhadap wilayah yang diserahkan kepada pemerintah sipil.

  1. Menuntut Penjahat Perang

Setiap perang yang terjadi antara NICA, Jepang, maupun rakyat pribumi pastinya ada seorang provokator di balik tindakan tersebut. Seorang provokator perang yang melawan NICA dianggap sebagai seorang penjahat perang yang harus diadili dan menerima hukuman. Tak jarang hukuman yang diberikan oleh pemerintah atas kejahatan yang dilakukan yaitu hukuman mati seperti dipenggal, ditembak, dan diracun. Tidak hanya seorang, penjahat perang bisa jadi lebih dari satu orang. Dan dalam hal ini NICA harus menuntut para penjahat perang di depan pengadilan.

  1. Mempersenjatai KNIL

KNIL yaitu Koninklijk Nederlands Indisch Leger, merupakan bagian dari tentara kerajaan Belanda yang ditugaskan di Indonesia pada masa penjajahan Belanda sebelum Jepang datang. Dalam hal ini untuk memperkuat pasukan serta anggota, NICA juga ditugaskan untuk mempersenjatai KNIL untuk membantu merebut dan menjajah kembali Indonesia. Adapun KNIL yang dipersenjatai NICA yaitu KNIL di Jakarta, Surabaya, dan Bandung.

  1. Memecah Belah Pemerintahan Indonesia

Ketika masa penjajahan Jepang, Indonesia sudah memiliki sistem pemerintahan cukup berkembang saat itu. Tentu ini sangat berbahaya bagi NICA jika dibiarkan, karena dapat mengancam tujuan utama dibentuknya NICA yaitu untuk menguasai kembali Indonesia. Untuk itu NICA melakukan tugas merebut wilayah Indonesia dari Jepang dengan cara memecah belah serta mengadu domba dan memprovokasi petinggi- petinggi dalam lingkup pemerintahan Indonesia. Dengan begini, beberapa anggota pemerintah Indonesia dapat mendukung NICA sebagai kaki tangan NICA.

  1. Teror Terhadap Pemerintah Indonesia

Tugas NICA berikutnya yang bukan menjadi tugas utama yaitu melakukan teror terhadap para petinggi termasuk pemerintahan Indonesia. Ini dilakukan untuk menekan pihak pemerintah Indonesia agar menyetujui bahwa wilayahnya menjadi milik Belanda kembali dan melakukan penegakan terhadap hukum- hukum belanda di Indonesia. Banyak sekali anggota pemerintahan Indonesia gugur akibat teror tersebut. Pembantaian sebagai bentuk teror pun sudah sangat lazim waktu itu. Banyak sekali anggota pemerintahan yang ketakutan namun dengan adanya teror tersebut mereka juga semakin semangat untuk memperjuangkan tanah air.

Sponsors Link

  1. Menghubungkan Pemerintah Hindia Belanda

Pada awal pembentukan NICA yang ditugaskan merebut kembali Hindia Belanda, NICA juga ditugaskan untuk menghubungkan pemerintah Hindia Belanda di pengasingan dengan komando tertinggi sekutu di wilayah pasifik barat daya yaitu SWPA ( South West Pacific Area). Dalam hal ini segala upaya dilakukan mulai dari cara diplomatis, hingga dengan cara mengancam pemerintah hindia belanda.

  1. Mengontrol Indonesia

Tugas akhir dari NICA di Indonesia yaitu mengontrol Indonesia selain menegakkan kekuasaan, beberapa daerah yang kosong pemerintahan akan diambil alih kekuasaannya dan dikontrol NICA. Tugas ini dilaksanakan oleh NICA setelah Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu pada saat terjadinya perang dunia 2 pada pertengahan Agustus 1945.

Itulah tugas- tugas NICA yang dapat kami sampaikan, semoga informasi di atas dapat bermanfaat serta menambah wawasan anda dan selamat membaca.

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Tuesday 09th, July 2019 / 09:21 Oleh :
Kategori : Sejarah