Sponsors Link

6 Tokoh Pendiri Gerakan 3A Hingga Gerakan PUTERA

Sponsors Link

Gerakan tiga A merupakan salah satu organisasi bentukan Jepang. Gerakan ini awalnya dibentuk dengan alibi Japan akan membantu kemerdekaan Indonesia. Padahal nyatanya gerakan ini semata mata hanyalah propaganda kekaisaran jepang pada waktu itu. 3A memiliki makna Jepang cahaya Asia, Jepang pelindung Asia, dan Jepang pemimpin Asia. Gerakan tersebut berdiri pada tanggal 29 maret 1942. Gerakan yang dibentuk oleh Shimizu Hitoshi dipimpin oleh orang Indonesia bernama Mr. Syamsuddin.

ads

Pada awal pembentukan gerakan 3A, Jepang sangat menunjukan kebaikan terhadap warga pribumi namun lama kelamaan justru bersikap terbalik dan tidak sesuai dengan janji. Propaganda sebagai contoh masalah sosial pun dibuat dimana mana sehingga Kondisi Penduduk Indonesia yang tadinya simpati pun menjadi hilang dan memilih untuk meninggalkan gerakan 3A. Dibawah ini adalah tokoh pendiri gerakan 3A dan tokoh yang mendukungnya.

1. Hitoshi Shimizu

Hitoshi ShimizuGerakan 3A dipelopori oleh salah satu angkatan darat kekaisaran Jepang yaitu Hitoshi Shimizu. Hitoshi Shimizu sebagai tokoh pendiri gerakan 3A dikenal juga sebagai ahli propaganda pada tahun 30an di Jepang. Ia juga dikenal sebagai politisi.

Hitoshi adalah salah satu pemimpin sendenbu yaitu cabang departemen propaganda kekaisaran Jepang khsusu pulau jawa. Meskipun begitu, Shimizu merupakan salah satu orang Jepang yang membantu kemerdekaan Indonesia, ia bahkan sangat dekat dengan orang orang Indonesia secara pribadi. Ia adalah orang yang memberikan mobil Buick yang kemudian dijadikan mobil kepresidenan kepada Ir. Soekarno. Sang saka merah putih juga termasuk salah satu jasanya karena ia bersama Chaerul Basri yang mencarikan kain kemudian dijait oleh Fatmawati.

2. Syamsuddin

SyamsuddinMr. Syamsuddin atau Raden Sjamsoedding bukanlah tokoh pendiri gerakan 3A melainkan ia adalah ketua gerakan 3A. Mr. Syamsudin lahir di sukabumi pada 1 januari 1950. Selain menjadi pemimpin gerakan 3A, ia juga dikenal sebagai walikota sukabumi, anggota BPUPKI dan wakil perdana menteri I Kabinet Amir Sjarifuddin II. Mr. Syamsudding sempat memilih untuk mempercepat tugas tugasnya sebagai ketua dengan cara menerbitkan surat kabar Asia Raya tepatnya pada 12 Mesi 1942.

Selaian Hitoshi Shimizu sebagai tokoh pendiri gerakan 3A, Mr. Syamsudin sebagai ketua gerakan 3A, ada juga dua tokoh lainnya yang membantu jalannya gerakan propaganda 3A yaitu Mohammad Saleh dan Kasuma Sutan Pamuntjak yang juga dikenal sebagai pendiri penerbit Djambatan. Tokoh pendiri gerakan 3A serta tokoh pendukung lainnya berusaha melakukan propaganda hingga ke daerah daerah pelosok dna tidak sedikit yang berhasil terpengaruh, terlihat dari adanya ciri ciri pergerakan nasional Indonesia seperti pendirian komite nasional, komite rakyat dan komite lokal lainnya.

Niat jahat gerakan 3A bentukan Jepang perlahan lahan mulai disadari oleh warga dan membuat warga pribumi memilih untuk tidak lagi mendukung gerakan 3A. Hal ini karena Jepang melakukan kegiatan seperti diskriminasi pada kehidupan sehari-hari. Kemudian Jepang mencoba untuk mencari jalan lain demi melancarkan kembali propagandanya. Cara yang dilakukan Jepang adalah dengan membebaskan tokoh gerakan nasional Indonesia dan melakukan kerjasama dengan mereka. Gerakan tersebut dinamakan PUTERA atau pusat tenaga rakyat. Gerakan tersebut disambut baik oleh warga pribumi karena adanya pengaruh tokoh nasionalis empat serangkai. Tokoh nasionalis juga menerima tawaran Jepang karena menurut mereka kerjasama adalah salah satu cara terbaik dalam situasi yangs edang memanas.

Sponsors Link

Putera berdiri pada tanggal 9 maret 1943. Tujuannya untuk membangun dan menghidupkan apa yang telah dihancurkan oleh Belanda. Berdirinya Putera ternyata juga menjadi faktor pendorong lahirnya pergerakan nasional. Ada sedikit keterkaitan antara Putera dengan BPUPKI yang mana para pemimpinnya juga sama. Namun keterkaitan antara PUTERA dan BPUPKI ternyata tidak diketahui Jepang karena takut akan Jepang menggagalkan perkembangan pergerakan kebangsaan Indonesia yaitu kemerdekaan. Tokoh yang memimpin gerakan Putera adalah sebagai berikut.

3. Soekarno

Ir. Soekarno atau sang presiden pertama Republik Indonesia adalah salah satu tokoh yang berperan didalam gerakan Putera. Soekarno memiliki sedikit keterkaitan dengan sejarah kerajaan kediri karena beliau adalah anak dari keturunanan raja Kediri dan keturunan bangsawan bali. Soekarno memiliki jiwa nasionalis yang tinggi terlihat sejak masa kuliahnya yang mulai membentuk partai nasional Indonesia. Soekarno juga orang yang ada di balik badan penyelidik usaha persiapan kemerdekaan Indonesia serta panitia pelaksana kemerdekaan Indonesia.

Sponsors Link

4. Mohammad Hatta

Mohammad Hatta adalah salah satu tokoh yang mendampingi Ir.Soekarno membacakan naskah proklamasi kemerdekaan Indonesia. Hatta adalah seseorang yang berasal dari Bukittinggi Sumatera Utara. Hatta menyelesaikan sekolah ekonominya di Rotterdam Belanda. Kemudian kembali ke Indonesia dan memperjuangkan kemerdekaan Indonesia. Hatta pernah diasingkan ke papua oleh Belanda ketika ketahuan membentuk gerakan yang bersifat nasionalisme.

5. Ki Hajar Dewantoro

Ki Hajar Dewantoro merupakan salah satu tokoh nasionalis yang memperjuangkan pendidikan Indonesia. Ki Hajar Dewantoro merupakan keturunan Yogyakarta dan mendirikan taman siswa atau lembaga pendidikan untuk memperjuangkan warga pribumi agar selalu menempuh pendidikan.

6. H Mas Mansyur

K.H Mas Mansyur merupakan salah satu anggota sarikat Islam yang dipimpin oleh HOS Cokroaminoto. K.H Mas Mansyur sempat bergabung dengan muhammadiyah dan menjadi ketua pengurus besar. K.H Mas Mansyur juga sempat menjadi salah satu pemimpin PUTERA ketika Jepang berkuasa di Indonesia. Namun tidak lama ia memutuskan untuk mundur dan kembali ke daerah asalnya Surabaya.

Demikian itulah beberapa ulasan tentang beberapa tokoh yang mendirikan gerakan 3A, dan juga bagaimana dengan pemimpinan gerakan PUTERA-nya.

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Saturday 16th, June 2018 / 07:22 Oleh :
Kategori : Sejarah