Sponsors Link

Sejarah Singkat Insiden Hotel Yamato yang Mudah Untuk Diingat dan Anda Pahami!

Sponsors Link

Kemerdekaan Indonesia hingga kini tentu tidak luput dari kisah sejarah di masa lalu, sebagai orang Indonesia tentunya kita perlu mengetahui seluk beluk kemerdekaan negeri sendiri. Setelah merdeka pun tidak langsung Indonesia lepas dari masa penjajahan begitu saja, banyak juga penjajah masih ingin mengeksploitasi Indonesia demi kepentingan politik, ekonomi, bisnis maupun sosial. Bahkan beberapa hari setelah Indonesia dinyatakan merdeka, belanda dan beberapa Negara lain masih mengincar Indonesia untuk dijajah lagi.Seperti pada insiden hotel Yamato, insiden ini terjadi dua hari setelah Indonesia merdeka di Surabaya. Banyak sekali korban dari adanya insiden hotel Yamato, tidak hanya jenderal bahkan masyarakat terutama pemuda- pemudi Surabaya mengalami banyak luka hingga gugur di tempat.

ads

Insiden hotel Yamato ini tidak hanya menjadi momen paling bersejarah di Indonesia tetapi juga di dunia internasional dimana insiden ini turut mewarnai surat kabar dan radio luar negeri setelah kemerdekaan Indonesia diproklamasikan. Berawal dari insiden hotel Yamato ini menjadi sebuah peristiwa penting yaitu penyebab dari peristiwa 10 November di Surabaya. Namun anda juga bisa melihat usaha rakyat mempertahankan kemerdekaan Indonesia, kali ini kita tidak membahas tentang peristiwa 10 November Surabaya karena kita akan menelusuri terjadinya insiden hotel Yamato terlebih dahulu.

Asal Mula Terjadinya Insiden Hotel Yamato

Adapun kronologi serta asal mula dari terjadinya insiden hotel Yamato, ini berawal dari datangnya sejumlah tentara inggris bersama dengan tentara belanda setelah jepang pergi dari Surabaya. AFNEI merupakan tentara- tentara belanda bersama NICA yaitu tentara- tentara inggris menempati Surabaya pada 18 September 1945 sebelum insiden terjadi, untuk tentara- tentara belanda secara khusus menempati hotel Yamato sedangkan beberapa NICA menempati gedung setan Surabaya. Selanjutnya, berikut ini merupakan penjelasan singkat mengenai asal mula terjadinya insiden hotel Yamato.

  • Terbentuknya RAPWI

Bertepatan sebelum terjadi insiden berbeda dengan perkembangan awal politik pada awal kemerdekaan, rupanya belanda dan inggris yaitu AFNEI dan NICA berencana untuk kembali ke Surabaya untuk mengambil sisa- sisa dari prajurit Jepang yang ditinggalkan begitu saja seperti persenjataan, gudang- gudang, bahkan gedung- gedung di Surabaya. Gabungan antara AFNEI dan NICA ini bernama RAPWI (Rehabilitation of Allied Prisoners of War and Internees). Dalam bahasa Indonesia sendiri memiliki arti sebuah organisasi Bantuan Rehabilitasi untuk Tawanan Perang dan Interniran. Tidak hanya mengambil sisa- sisa dari prajurit jepang, mereka juga memiliki tujuan untuk mengurusi sisa- sisa peninggalan prajurit jepang juga membebaskan tentara- tentara Belanda yang ditawan usai kekalahan Jepang dalam perang Asia Timur Raya.

  • Sejarah Hotel Yamato Surabaya

Asal mula terjadinya insiden hotel Yamato Surabaya berikutnya yaitu mengenai sejarah dari hotel Yamato itu sendiri. Hotel ini dijadikan markas RAPWI karena sudah dibangun sejak era Hindia Belanda sehingga memudahkan akses bagi AFNEI dan Nica untuk mendudukinya kembali. Hotel Yamato sendiri dibangun pada 1910 oleh Sarkies bersaudara dari Armenia dimana mereka sangat terkenal sebagai perintis jaringan hotel di Asia Tenggara. Sedangkan nama Yamato sendiri ada pada era kedudukan Jepang mengusir belanda dan menguasai Indonesia. Sebelum Jepang menjajah Indonesia, pada masa Hindia- Belanda, hotel Yamato memiliki nama hotel Oranje dan kini setelah merdeka nama hotel Yamato diubah menjadi hotel Majapahit.

  • Pengibaran Bendera Belanda di Hotel Yamato

Belum lama setelah tiba di hotel yamato pada 19 September 1945 berbeda dengan contoh teori fungsionalisme, beberapa tentara belanda mulai berbuat ulah yaitu mengibarkan bendera mereka di halaman hotel Yamato tanpa seizin pemerintah RI.  Bendera belanda merupakan bendera dengan warna merah- putih- biru ini secara terang- terangan dikibarkan dengan dipimpin oleh Mr. W.V. Ch Ploegman pada malam hari tepat pada 21.00. Tentu ini membuat marah masyarakat Surabaya khususnya para pemuda Surabaya, ini merupakan sebuah pelecehan dan penghinaan terhadap RI serta gerakan PASKIBRA untuk mengibarkan bendera merah putih yang saat itu sedang berlangsung di Surabaya.

  • Gagalnya Perundingan Sudirman dan Ploegman

Kabar berkibarnya bendera belanda di halaman sisi teratas hotel Yamato menyebar dengan cepat hingga Jl. Tunjungan Surabaya dipadati oleh massa dengan amarahnya. Tak ada hentinya suasana makin padat dengan massa terutama pemuda Surabaya yang siap angkat senjata.

Sponsors Link

Setelah hampir seluruh massa bersama pemuda Surabaya berkumpul berbeda dengan contoh sekularisasi, Residen Sudirman sebagai Residen daerah RI di Surabaya dikawal oleh Sidik dan Hariyono melewati kerumunan massa tiba di hotel Yamato sebagai perwakilan RI. Dari Belanda atau AFNEI, diwakilkan oleh Mr. Ploegman dimana Residen Sudirman merundingkan penurunan bendera Belanda di halaman hotel Yamato. Sayangnya perundingan berlangsung sebentar karena Belanda tidak mau menurunkan benderanya karena mereka menolak pengakuan ataupun proklamasi kemerdekaan Indonesia. Bahkan Mr. Ploegman sempat mengeluarkan pistol sehingga ia harus tewas dicekik Sidik. Dalam hal ini Sidik pun ikut tewas ditembak tentara belanda yang berjaga untungnya Sudirman dan Haryono berhasil kabur dengan selamat dari hotel Yamato.

Terjadinya Insiden Hotel Yamato

Itulah asal mula dari terjadinya insiden hotel Yamato, adapun insiden dari terjadinya hotel Yamato yang perlu anda ketahui. Setelah anda mengetahui serta mempelajari asal mula dan penyebab dari terjadinya insiden hotel Yamato, secara umum insiden ini terjadi karena Belanda mengibarkan benderanya setelah Indonesia merdeka tanpa adanya izin dari pemerintah Indonesia karena mereka menolak kemerdekaan Indonesia.

Pengibaran bendera belanda tanpa izin pemerintah juga menjadi penyebab utama mengapa rakyat dan pemuda Surabaya murka, tidak hanya itu saja tetapi dengan tidak mengakui bahwa Indonesia sudah merdeka maka dapat disimpulkan bahwa Belanda masih ingin menjajah Indonesia kembali. Dan setelah kegagalan perundingan antara Indonesia dan Belanda untuk menurunkan bendera belanda gagal berbeda dengan perbedaan sosiologi hukum dan politik hukum, di luar tampak massa tidak sabar untuk menyerang. Dan berikut ini merupakan kronologi terjadinya Insiden Hotel Yamato.

ads
  • Pendobrakan Pintu Hotel Yamato

Mengetahui tewasnya sidik dan Mr. Ploegman, massa menjadi semakin murka, perundingan berlangsung berantakan diwarnai jatuhnya dua orang korban dari kedua belah pihak. Pemuda- pemuda Surabaya pun mendobrak pintu hotel Yamato dengan paksa dan terjadilah pertempuran antara massa dan tentara Belanda.

  • Perobekan Bendera Belanda

Beberapa pemuda Surabaya nekat untuk naik ke atas hotel Yamato menurunkan bendera Belanda tersebut. Karena tidak membawa bendera Merah Putih sebagai gantinya, maka salah satu pemuda merobek bendera tersebut. Semula bendera Belanda berwarna Merah Putih Biru dirobek bagian Birunya sehingga hanya menyisakan kain berwarna Merah putih saja sebagai ganti bendera Indonesia.

Dampak Terjadinya Insiden Hotel Yamato

Itulah asal mula terjadinya insiden Yamato dan serangkaian kejadian insiden hotel Yamato di Surabaya, adapun dampak- dampak yang terjadi akibat dari adanya insiden tersebut dimana dampak- dampak ini tidak selalu bersifat negatif.

  • Perseteruan antara Belanda khususnya di Surabaya kembali terjadi bahkan tidak hanya dengan Belanda tetapi juga dengan tentara Inggris.
  • Rusaknya beberapa gedung seperti hotel yamato dan beberapa gedung lainnya.
  • Adanya sejarah baru mengenai perjuangan bangsa Indonesia khususnya bagi arek- arek Surabaya untuk mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
  • banyak korban berasal dari rakyat Surabaya terutama yang tinggal di sekitar hotel Yamato terkait insiden tersebut.
  • Gugurnya Sidik sebagai pengawal perwakilan Indonesia dalam perundingan Sudirman dan Ploegman.
  • Merupakan awal terjadinya peristiwa 10 November 1945 di Surabaya dipimpin oleh bung Tomo.
  • Semangat juang pemuda Surabaya semakin tinggi untuk mengusir kembali penjajah.

Tokoh- Tokoh Insiden Hotel Yamato

Itulah dampak- dampak yang terjadi setelah insiden hotel Yamato terjadi anda juga bisa melihat contoh perubahan struktural, pastikan anda mengetahuinya setelah mempelajari kronologi dari insiden hotel Yamato. Selain itu, anda juga perlu mengetahui tokoh- tokoh yang sangat berperan dalam insiden hotel Yamato dan berikut ini merupakan tokoh- tokoh dalam insiden hotel Yamato.

  • Residen Sudirman, seorang pejuang sekaligus diplomat dengan jabatan sebagai Wakil Residen yang masih diakui oleh pemerintah Dai Nippon Surabaya Syu, sekaligus sebagai Residen daerah Surabaya.
  • Sidik, pengawal Residen Sudirman dalam perundingan Sudirman dan Ploegman yang meninggal karena mencekik Ploegman.
  • Hariyono, pengawal Residen Sudirman dalam perundingan Sudirman dan Ploegman yang berhasil kabur dengan Sudirman.
  • Ploegman, perwakilan dari Belanda dalam perjanjian Sudirman dan Ploegman yang mati dicekik Sidik.
  • Kusno Wibowo, salah satu pemuda yang berhasil menurunkan bendera Belanda dan merobeknya di hotel Yamato bersama Soedirman dan hariyono.
  • Jenderal DC. Hawthorn, Jenderal Inggris yang meminta bantuan presiden Soekarno untuk meredakan terjadinya insiden Yamato dengan mengadakan gencatan senjata.
  • Brigadir Jenderal Mallaby, seorang jenderal yang gugur karena kegagalan gencatan senjata oleh inggris sehingga meletuslah pertempuran di Surabaya.

Masih banyak sekali tokoh- tokoh yang memiliki peran serta menjadi saksi terjadinya insiden hotel Yamato. Terutama masyarakat Surabaya dan para pemuda Surabaya yang sudah berkorban untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia melalui insiden Hotel Yamato. Insiden ini pun tidak lepas dari kembalinya tentara Belanda ke Surabaya untuk merebut kembali Indonesia dari Jepang.

Setelah terjadinya Insiden hotel Yamato anda juga bisa melihat manfaat mempelajari sosiologi gender, tampaknya Belanda masih saja keras kepala terhadap Indonesia sehingga terjadilah pertempuran 10 November. Pertempuran untuk membangkitkan semangat pemuda serta masyarakat Surabaya untuk bersatu melawan penjajah disemarakkan oleh Bung Tomo.  Pertempuran 10 November ini merupakan pertempuran terbesar dalam sejarah Indonesia sehingga sebagai pahlawan Bung Tomo tidak hanya diabadikan menjadi sebuah patung maupun dibuatnya monument 10 November saja tetapi 10 November juga dijadikan sebagai hari pahlawan dimana setiap tahunnya diperingati dengan melakukan upacara.

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Monday 11th, March 2019 / 09:57 Oleh :
Kategori : Sejarah