Sponsors Link

Proses Terjadinya Interaksi Sosial dalam Keberlangsungan Hidup Manusia

Sponsors Link

Interaksi sosial merupakan bagian yang sangat penting dan tidak dapat dipisahkan dari berlangsungnya kehidupan manusia. Hal ini disebabkan karena pada kodratnya setiap manusia terlahir sebagai seorang makhluk sosial, dan interaksi sosial merupakan salah satu contoh tindakan sebagai makhluk sosial yang terjadi sehari-hari. Melalui interaksi sosial, manusia dapat memenuhi segala kebutuhan hidupnya dengan membangun suatu hubungan sosial.

ads

Didalam hubungan tersebut berlangsung suatu komunikasi secara timbal balik hingga dapat mempengaruhi satu sama lain. Proses terjadinya interaksi sosial sendiri dapat menyangkut hubungan yang berlangsung antar individu, individu dengan kelompok, maupun antara kelompok dengan kelompok. Dalam kesempatan kali ini akan dibahas mengenai proses terjadinya interaksi sosial dalam kehidupan sehari-hari.

Pengertian Interaksi Sosial Menurut Para Ahli

Sebelum membahas mengenai proses terjadinya interaksi sosial, perlu dipahami terlebih dahulu pengertian interaksi sosial. Sebagai aspek yang memiliki kedudukan yang penting dalam keberlangsungan hidup manusia, interaksi sosial menjadi salah satu pokok pembahasan yang penting dalam ilmu pengetahuan, terutama dalam ilmu sosiologi. Oleh sebab itu, beberapa ahli juga memberikan pendapat mereka mengenai pengertian interaksi sosial. Apa saja pengertian interaksi sosial menurut para ahli tersebut? berikut ini beberapa pengertian interaksi sosial menurut para ahli.

  • Gillin

Pengertian interaksi sosial menurut para ahli yang pertama di kemukakan oleh Gillin, dimana beliau berpendapat bahwa interaksi sosial merupakan suatu hubungan sosial yang dinamis atau dapat berubah menyesuaikan bagaimana kondisi atau lingkungannya berkembang. Hubungan tersebut menyangkut hubungan antar individu, individu dengan kelompok, maupun antar kelompok sosial yang hadir dalam kehidupan manusia didalam lingkungan masyarakat.

  • Soerjono Soekanto

Pengertian interaksi sosial menurut para ahli yang kedua adalah menurut Soerjono Soekanto, dimana dijelaskan bahwa interaksi sosial merupakan suatu proses sosial yang berhubungan dengan cara-cara menjalin sebuah hubungan sosial atau hubungan yang berlangsung antar individu dan kelompok-kelompok sosial yang menentukan sistem serta hubungan sosial masing-masing saat bertemu.

  • Homans

Pengertian interaksi sosial menurut para ahli yang terakhir adalah menurut Homans. Homans berpendapat bahwa interaksi sosial merupakan suatu kejadian atau aktivitas timbal balik yang dilakukan oleh individu maupun kelompok. Dimana terdapat ganjaran atau hukuman dan juga respon yang diberikan oleh yang melakukan proses terjadinya interaksi sosial.

Itulah beberapa pengertian interaksi sosial menurut para ahli, dimana dapat disimpulkan bahwa interaksi sosial merupakan suatu hubungan timbal balik yang dilakukan baik antar individu, individu dengan kelompok, maupun kelompok dengan kelompok yang bersifat dinamis atau dapat berubah. Sudah menjadi hal yang mutlak bahwa setiap manusia pasti membutuhkan proses interaksi sosial dalam menjalankan kehidupannya. Bahkan terdapat asumsi bahwa manusia tidak akan dapat bertahan hidup tanpa melakukan suatu interaksi sosial. Oleh sebab itu terdapat beberapa faktor pendorong terjadinya interaksi sosial seperti penjelasan berikut ini.

Faktor Pendorong Terjadinya Interaksi Sosial

Terjadinya suatu interaksi sosial didorong oleh beberapa faktor internal dan faktor eksternal. Beberapa diantaranya seperti:

Faktor Internal

Sponsors Link

  • Kodrat manusia sebagai makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri dan membutuhkan orang lain untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  • Manusia bukanlah makhluk yang sempurna dan memiliki banyak kekurangan.
  • Setiap manusia terlahir secara berbeda-beda.
  • Keinginan didalam diri manusia untuk selalu melakukan hubungan atau interaksi dengan manusia lainnya.
  • Adanya keinginan untuk memiliki keturunan.
  • Banyak tuntunan kebutuhan yang memang harus dipenuhi, dan tidak dapat dipenuhi oleh diri sendiri.

Faktor Eksternal

  • Imitasi

Imitasi atau kegiatan meniru merupakan faktor terjadinya interaksi sosial, melalui interaksi sosial seseorang dapat meniru segala sesuatu yang dilakukan oleh orang lain yang ingin ditirunya. Imitasi sendiri juga didorong oleh adanya minat, perhatian, bahkan juga rasa kagum terhadap orang yang ditirunya.

  • Identifikasi
ads

Identifikasi merupakan suatu tindakan lanjutan dari imitasi, dimana imitasi hanya sekedar meniru saja tetapi identifikasi merupakan tindakan meniru hingga benar-benar ingin menjadi sama dengan orang yang ditirunya. Dalam hal ini dapat menyangkut kesamaan perilaku, kepribadian, hingga penjiwaan yang sama dengan orang yang ditiru tersebut.

  • Simpati

Simpati merupakan suatu sifat tertarik atau peduli terhadap orang lain yang didorong adanya berbagai kesamaan di dalam diri seseorang. Kesamaan tersebut dapat berupa cara berfikir, keyakinan, nila-nilai yang dianut, dan masih banyak kesamaan lainnya.

  • Sugesti

Sugesti merupakan suatu stimulus atau pengaruh yang diberikan oleh seorang individu kepada individu lainnya. Dimana orang yang tersugesti kemudian akan meyakini segala hal-hal yang dipengaruhi dan yang harus dilakukan.

  • Motivasi

Motivasi merupakan suatu dorongan atau semangat yang diberikan seseorang kepada orang lain, sehingga orang tersebut memiliki kemauan hingga kepercayaan diri untuk melakukan sesuatu.

  • Empati

Faktor eksternal yang terakhir adalah empati, yang merupakan suatu sikap ketertarikan terhadap orang lain yang berdasar pada perasaan atau bersifat emosional.

Itulah beberapa faktor-faktor pendorong terjadinya interaksi sosial yang dilakukan oleh setiap manusia atau individu dalam kehidupan mereka. Dimana faktor-faktor tersebut juga merupakan perbedaan tindakan sosial dan interaksi sosial yang dapat hadir dari dalam diri manusia sendiri maupun dari kehidupan luarnya. Setela mengetahui pengertian interaksi sosial dan faktor-faktor pendorong terjadinya interaksi sosial, lalu bagaimana dengan proses terjadinya interaksi sosial? simak penjelasan berikut

Proses Terjadinya Interaksi Sosial

Interaksi sosial sebagai suatu hal yang mutlak dilakukan oleh setiap manusia memiliki syarat tertentu agar dapat dikatakan sebagai suatu interaksi sosial. Syarat tersebut lah yang berpengaruh terhadap proses terjadinya interaksi sosial dalam kehidupan manusia. Suatu proses terjadinya interaksi sosial dapat terjadi apabila memenuhi dua syarat terjadinya interaksi sosial, yaitu kotak sosial dan adanya komunikasi. Berikut penjelasannya:

  1. Kontak Sosial atau Sosial Contact

Proses terjadinya interaksi sosial yang pertama didasarkan pada adanya kontak sosial atau yang disebut juga dengan sosial contact. Kontak sosial sendiri berasal dari bahasa latin yaitu Con atau Cum yang berarti bersama-sama, serta dari kata tango atau tangere yang berarti menyentuh. Jadi, kontak sosial diartikan sebagai suatu kegiatan “bersama-sama menyentuh” secara fisik. Walaupun begitu, hubungan fisik tidak menjadi suatu syarat mutlak terjadinya suatu kontak sosial. Kontak sosial didalam suatu interaksi sosial dapat berlangsung dalam tiga macam bentuk, yaitu:

  • Kontak sosial yang terjadi antara orang-perorangan atau antar individu.

Kontak sosial antar individu merupakan suatu kontak sosial yang terjadi diantara dua individu secara langsung dan bersifat timbal balik, selain itu kontak sosial antar individu juga dapat mempengaruhi satu sama lain dalam upaya mencapai suatu tujuan tertentu.

  • Kontak sosial yang terjadi antara orang-perorangan dengan suatu kelompok manusia atau juga antar individu dengan kelompok sosial.

Kontak sosial antara individu dengan kelompok merupakan suatu interaksi sosial yang terjadi antara individu dengan kelompok sosial tertentu maupun sebaliknya antara kelompok sosial tertentu dengan seorang individu. Dimana interaksi sosial yang terjadi tersebut baik individu maupun kelompok sosial yang bersangkutan pasti memiliki tujuan masing-masing yang ingin dicapai melalui hubungan yang dibangun.

  • Kontak sosial yang terjadi antara suatu kelompok manusia dengan kelompok manusia lainnya atau antar kelompok sosial.
Sponsors Link

Kontak sosial antar kelompok sosial merupakan suatu interaksi sosial yang berlangsung antara satu kelompok dengan kelompok lainnya, dimana interaksi sosial yang terjadi tersebut akan saling mempengaruhi secara timbal balik satu sama lain dengan suatu tujuan tertentu didalamnya.

Selain dari segi bentuknya, kontak sosial yang dilakukan oleh setiap manusia juga dapat dilihat dari segi sifatnya. Sifat kontak sosial sendiri ada dua macam, yaitu:

  • Kontak Positif – merupakan kontak sosial yang lebih mengarah pada terjalinnya suatu kerjasama, kerjasama juga merupakan salah satu contoh interaksi sosial yang mengarah kepada persatuan.
  • Kontak Negatif – merupakan suatu kontak sosial yang lebih mengarah kepada suatu perselisihan atau pertentangan.

Tidak hanya dari sifat kontak sosial yang terjadi, namun jika dilihat dari sifat interaksi nya suatu kontak sosial juga dapat memiliki sifat:

  • Kotak Primer – merupakan suatu kontak sosial yang terjadi apabila kedua pihak saling bertemu secara langsung atau bertatap muka secara langsung.
  • Kontak Sekunder – merupakan suatu kontak sosial yang dapat terjadi secara langsung, artinya masing-masing pihak melakukan kontak sosial secara langsung melalui alat tertentu, maupun secara tidak langsung sehingga memerlukan pihak ketiga dalam melakukan kontak sosial.
  1. Komunikasi atau Communication

Proses terjadinya interaksi sosial yang kedua adalah melalui suatu komunikasi atau juga disebut sebagai communication. Dimana komunikasi merupakan suatu kegiatan penyampaian pesan dari satu pihak ke pihak yang lainnya untuk mencapai suatu tujuan dan pengertian bersama. Dalam berlangsungnya suatu komunikasi, manusia dapat menyampaikan pesan nya melalui 3 cara, yaitu:

  • Percakapan – artinya komunikasi yang berlangsung melalui suatu cara bahasa percakapan, baik secara bertatap muka langsung maupun melalui alat bantu komunikasi.
  • Tertulis – artinya bahwa komunikasi yang berlangsung melalui cara bahasa tertulis, bisa berupa surat dan lain sebagainya.
  • Isyarat – artinya bahwa komunikasi juga dapat berlangsung melalui suatu cara bahasa isyarat, dapat berupa gestur tubuh dan lain sebagainya.

Selain melalui cara-cara tersebut, suatu komunikasi dalam proses terjadinya interaksi sosial juga memiliki beberapa syarat tertentu. Syarat terjadinya suatu komunikasi, diantaranya adalah:

  • Terdapat seorang pengirim atau yang biasa disebut sender.
  • Terdapat seorang penerima atau receiver.
  • Terdapat pesan yang disampaikan atau informasi yang dikomunikasikan.
  • Terdapat umpan balik atau feedback yang diberikan.

Demikian penjelasan mengenai proses terjadinya interaksi sosial dalam kehidupan manusia, semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Wednesday 13th, June 2018 / 04:19 Oleh :
Kategori : Sosiologi