Sponsors Link

Proses Terbentuknya Peradaban dan Pengertiannya Menurut Para Ahli

Sponsors Link

Peradaban merupakan bagian dari kebudayaan yang tinggi, indah, halus dan juga maju. Sementara pengertian peradaban dalam arti yang lebih luas adalah kumpulan identitas terluas dari semua hasil budi daya manusia yang meliputi semua aspek kehidupan manusia baik fisikk atau non fisik. Sedangkan istilah peradaban dalam bahasa nggris disebut dengan civilization atau dalam bahasa asing lainnya disebut dengan bescahaving [Belanda] dan juga Zivilsation [Jerman]. Lalu, bagaimana proses terbentuknya peradaban dan pengertiannya menurut para ahli?, berikut penjelasan selengkapnya untuk anda.

ads

Proses Awal Pembentukan Peradaban

Proses terbentuknya peradaban dimulai dari manusia yang tergabung dalam sebuah kelompok di sebuah daerah kecil atau besar yang memiliki pola kehidupan berbeda. Perbedaan tersebut sangat dipengaruhi dengan kondisi alam dan ketergantungan manusia dengan alam melahirkan sebuah peradaban tanpa terpengaruh dengan ciri ciri perubahan sosial.

Peradaban merupakan kebudayaan yang mempunyai nilai tinggi dan halus. Kelahiran peradaban sangat ditentukan oleh faktor geografis. Pada umumnya, peradaban lahir di lembah sungai atau daerah subur yang memungkinkan untuk memberikan kehidupan bagi manusia.

Pada area tempat lahirnya peradaban tersebut nantinya akan timbul sebuah sistem kemasyarakatan, sistem kekuasaan, bangunan hasil kebudayaan, sistem mata pencaharian hidup, ilmu pengetahuan dan juga teknologi. Bentuk bentuk peradaban tersebut akan berkembang dalam kurun waktu tertentu dan bahkan bisa menyebar serta mempengaruhi kehidupan pada wilayah lainnya.

Pengertian Peradaban Menurut Para Ahli

Istilah peradaban sering digunakan untuk menunjukkan pendapat dan juga penilaian pada perkembangan kebudayaan mencapai puncak yang berwujud unsur unsur budaya halus, tinggi, indah, sopan, luhur dan lain sebagainya yang juga merupakan unsur unsur hubungan sosial. Pengertian dari kebudayaan sendiri juga berbeda beda menurut para ahli seperti beberapa pengertian peradaban berikut ini.

1. Arnold Toynbee

Arnold Toynbee di dalam bukunya “The Disintegrations of Civilization” dalam Theories of Society menyatakan jika peradaban merupakan kebudayaan yang sudah mencapai taraf perkembangan teknologi yang lebih tinggi. Sedangkan dalam pengertian lainnya, peradaban juga diartikan sebagai kumpulan semua hasil budi daya manusia yang meliputi semua aspek kehidupan manusia baik fisik seperti bangunan jalan hingga non fisik seperti tatanan, nilai, seni budaya dan juga iptek.

2. Albion Small

Albion Small berpendapat jika peradaban merupakan kemampuan manusia dalam mengendalikan dorongan dasar kemanusiaannya untuk meningkatkan kualitas hidup sebagai unsur unsur perubahan sosial budaya. Kebudayaan sendiri juga mengacu pada kemampuan manusia untuk mengendalikan alam lewat ilmu pengetahuan dan juga teknologi.

Albion Small mengatakan jika peradaban berkaitan dengan sebuah perbaikan bersifat kualitatif dan juga menyangkut kondisi batin manusia. Sementara kebudayaan mengacu pada sesuatu yang bersifat fuctual, material, relefan dan juga konkret.

3. Bierens De Hann

Bierens de Hann berpendapat jika peradaban berarti semua kehidupan sosial, politik, ekonomi dan juga teknik yang memiliki kegunaan praktis dalam hubungan kemasyarakatan.

4. Huntington

Hutington berpendapat jika peradaban merupakan identitas terluas dari budaya yang teridentifikasi lewat beberapa unsur obyektif umum seperti sejarah, bahasa, agama, kebiasaan, institusi atau dari identifikasi diri yang subyektif sebagai syarat terjadinya interaksi sosial.

Dari definisi tersebut, maka penduduk Amerika khususnya Amerika Serikat dan juga Eropa yang disatukan oleh budaya, bahasa dan juga agama bisa diklasifikasikan sebagai sebuah peradaban yakni peradaban barat.

5. Alfred Welber

Alfred Welber berpendapat jika peradaban merupakan pengetahuan praktis dan intelektual serta kumpulan cara bersifat teknis yang dipakai untuk mengendalikan alam. Sedangkan kebudayaan sendiri terdiri dari rangkaian nilai, prinsip, normative serta ide yang unik.

Aspek dari peradaban lebih bersifat kumulatif dan siap untuk disebar, lebih rentan pada penilaian serta berkembang dari aspek kebudayaan namun ada perbedaan nilai budaya dan nilai sosial yang juga sangat berpengaruh. Peradaban memiliki sifat impersonal dan objektif, sementara kebudayaan memiliki sifat personal, unik dan subjektif.

6. Prof Dr. Koentjaraningrat

Prof Dr. Koentjaraningrat berpendapat jika peradaban merupakan bagian halus dan indah seperti seni masyarakat yang sudah maju dalam kebudayaan tertentu yang berarti sudah mempunyai peradaban yang tinggi.

Istilah peradaban sering digunakan untuk menunjukkan pendapat dan juga nilai pada perkembangan kebudayaan dimana pada waktu perkembangan kebudayaan sudah mencapai puncak berwujud unsur buaya yang bersifat luhur, sopan, indah dan lainnya sehingga bisa dikatakan sudah memiliki peradaban yang tinggi.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Friday 16th, August 2019 / 05:25 Oleh :
Kategori : Sosiologi