Sponsors Link

Permasalahan Komposisi Tenaga Kerja Berdasarkan Usia di Indonesia

Sponsors Link

Komposisi tenaga kerja berdasarkan usia merupakan salah satu dari adanya program atau kebijakan komposisi kependudukan suatu negara. Yang mana komposisi ini didasarkan pada jumlah tenaga kerja di masyarakat yang dikategorikan berdasarkan pada aspek usia. Seperti yang telah diketahui sebelumnya bahwa komposisi penduduk merupakan suatu informasi mengenai jumlah penduduk atau susunan kependudukan yang di dasarkan pada karakteristik-karakteristik tertentu seperti umur dan jenis kelamin, maka komposisi tenaga kerja juga merupakan suatu informasi mengenai jumlah atau susunan tenaga kerja didalam kehidupan bermasyarakat termasuk adanya permasalahan komposisi tenaga kerja berdasarkan usia.

ads

Sebelum membahas mengenai permasalahan komposisi tenaga kerja berdasarkan usia, sebenarnya ada pula komposisi tenaga kerja berdasarkan pendidikan. Berikut penjelasan singkatnya mengenai komposisi tenaga kerja di Indonesia berdasarkan pada aspek usia dan pendidikan di masyarakat.

  • Komposisi tenaga kerja berdasarkan usia

Komposisi tenaga kerja berdasarkan usia yang pas di Indonesia diperkirakan terhitung sebagai 25% pada usia 25 tahun kebawah, 60% pada usia 25 hingga 40 tahun, dan 15% pada usia 40 tahun keatas. Yang mana pada usia 25 hingga 40 tahun tergolong sebagai usia produktif seseorang dalam kemampuannya menghasilkan barang dan jasa. Walaupun begitu, pada kenyataannya tenaga kerja di masyarakat jauh dari perkiraan presentasi komposisi tenaga kerja yang pas tersebut yang disebabkan karena adanya permasalahan komposisi tenaga kerja berdasarkan usia.

  • Komposisi tenaga kerja berdasarkan pendidikan

Komposisi tenaga kerja berdasarkan pendidikan biasanya di dasarkan pada seseorang dengan lulusan SMA atau SMK, lulusan S1, serta lulusan master dan doktor. Dengan demikian, sebenarnya pemerintah diharapkan dapat menekan angka tenaga kerja dengan lulusan SMA untuk dapat meneruskan pendidikannya sehingga dapat memperbanyak ilmu.

Kondisi tersebut yang nantinya dapat membantu seseorang dalam menghadapi persaingan tenaga kerja yang ada di masyarakat. Terlebih lagi pada era globalisasi sekarang, dimana banyak lapangan kerja yang mementingkan atau mengharuskan pekerja nya untuk setidaknya lulusan S1.

Itulah dua macam komposisi tenaga kerja di Indonesia yang didasarkan pada aspek usia dan pendidikan. Dimana biasanya ada juga berbagai macam permasalahan didalamnya, termasuk permasalahan komposisi tenaga kerja berdasarkan usia. Apa saja permasalahannya berikut penjelasannya.

Permasalahan Komposisi Tenaga Kerja Berdasarkan Usia

Mengenai tenaga kerja sendiri telah diatur di dalam undang-undang no.13 tahun 2003 pada bab 1 ayat 2 yang dapat disimpulkan bahwa tenaga kerja merupakan tiap-tiap orang yang mampu menghasilkan barang atau jasa. Tujuannya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara umum maupun untuk memenuhi kebutuhan diri sendiri. Oleh sebab itu, bekerja tidak dapat dilakukan oleh semua kalangan, karena ketentuannya telah diatur dan disesuaikan dengan ukuran kemampuan masing-masing orang, termasuk juga diatur dalam aspek usia.

Tenaga kerja merupakan sebuah sebutan bagi mereka yang sudah siap untuk terjun ke dunia kerja dan memiliki pekerjaan. Sedangkan mereka yang mampu untuk bekerja tetapi masih belum memiliki suatu pekerjaan dan sedang mencari pekerjaan disebut sebagai pengangguran atau tuna kerja. Yang mana di sinilah peran komposisi tenaga kerja diperlukan, agar pemerintah dapat mengetahui angka atau tingkat pengangguran serta angka kerja di dalam masyarakat, sehingga pemerintah juga dapat meningkatkan upaya pemerintah dalam mengatasi pengangguran sebagai salah satu contoh masalah sosial yang dapat berdampak buruk bagi perekonomian suatu negara termasuk perekonomian Indonesia.

Sponsors Link

Di Indonesia sendiri salah satu permasalahan komposisi tenaga kerja terletak pada tidak merata nya persebaran tenaga kerja produktif. Yang mana angka tenaga kerja paling tinggi terdapat di pula jawa, sedangkan di luar pulau jawa masih rendah dan membutuhkan lebih tenaga kerja produktif untuk mendorong pembangunan. Kondisi tersebutlah yang sering menjadikan suatu daerah atau suatu pulau mengalami ketertinggalan pembangunan, serta munculnya berbagai contoh ketimpangan sosial dalam masyarakat. Selain itu, ada pula dua permasalahan komposisi tenaga kerja berdasarkan usia yang ada di masyarakat Indonesia, yaitu:

  1. Tenaga Kerja di Bawah Umur

Permasalahan yang paling utama dari komposisi tenaga kerja berdasarkan usia adalah masing banyaknya penduduk atau anak dibawah umur yang bekerja, atau tingginya angka pekerja anak. Banyak tenaga kerja di Indonesia yang memiliki usia dibawah ketentuan, dimana biasanya disebabkan oleh adanya masalah ekonomi dalam keluarganya.

Banyak anak di Indonesia yang terpaksa putus sekolah karena kekurangan biaya dan justru harus membantu membiayai keluarganya. Kondisi ini yang menyebabkan tingginya angkat pekerja anak dibawah umur sebagai salah satu permasalahan komposisi tenaga kerja berdasarkan usia.

Sponsors Link

  1. Tingginya Angka Pengangguran

Permasalahan kedua dari komposisi tenaga kerja berdasarkan usia di Indonesia adalah masih tingginya angka pengangguran pada usia produktif. Tingginya angka pengangguran juga merupakan salah satu indikasi masalah negara berkembang seperti Indonesia. Kondisi tersebut di picu oleh tingginya angka populasi dan pencari kerja namun rendahnya lapangan pekerjaan yang tersedia.

Hal ini juga disebabkan karena daya saing kerja yang semakin tinggi di era globalisasi, seperti adanya dampak positif dan negatif MEA atau dampak pasar bebas ASEAN, sehingga persaingan bukan hanya didalam negeri namun juga dengan orang-orang dari luar Indonesia. Oleh sebab itu, pemerintah harus membangun suatu upaya mengatasi masalah pengangguran di Indonesia, agar tidak berdampak serius pada aspek-aspek yang lainnya seperti aspek perekonomian Indonesia.

Itulah dua permasalahan komposisi tenaga kerja berdasarkan usia, dimana dapat disimpulkan bahwa masalah utamanya ada di angka pekerja anak di bawah umur dan angka pengangguran yang tinggi. Beberapa solusi seperti pembentukan perundang-undangan mengenai perlindungan anak dibawah umur dan larangan mempekerjakan anak dibawah umur, serta penyediaan latihan kerja dan dorongan untuk masyarakat agar dapat berwiraswasta mungkin dapat di pertimbangkan oleh pemerintah Indonesia untuk mengatasi permasalahan yang ada. Demikian penjelasan mengenai permasalahan komposisi tenaga kerja berdasarkan usia, semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,




Post Date: Tuesday 03rd, April 2018 / 07:49 Oleh :
Kategori : Ekonomi