Sponsors Link

3 Perbedaan Struktur Sosial Terbuka dan Tertutup Penjelasan Terlengkap

Sponsors Link

Di dalam kehidupan bermasyarakat kita seringkali mendengar tentang Unsur struktur sosial. Struktur sosial ini sendiri terdiri dari beberapa aspek, di antaranya adalah Jenis diferensiasi sosial, yang dilihat dari dimensi horizontal, dan juga stratifikasi sosial yang dilihat dari dimensi vertikal. Yang mana di dalam stratifikasi sosial terdapat sifat yang terbuka dan tertutup. Lalu, bagaimana perbedaan struktur sosial terbuka dan tertutup itu sendiri? Berikut beberapa penjelasannya.

ads

Perbedaan Stratifikasi Sosial Terbuka dan Tertutup

Stratifikasi sosial merupakan bagian dari struktur sosial yang dilihat dalam dimensi vertikal, dimana terdapat tingkatan-tingkatan sosial di dalam masyarakat. Dilihat dari Sifat-sifat struktur sosial, stratifikasi sosial ini bisa bersifat terbuka dan juga tertutup. Juga bisa bersifat campuran. Berikut beberapa penjelasannya yang bisa diambil dari perbedaan struktur sosial terbuka dan tertutup.

  1. Terbuka

Perbedaan struktur sosial terbuka dan tertutup akan dijelaskan sesuai pengertian masing-masing. Dalam stratifikasi sosial terbuka, masyarakat memiliki kemungkinan atau peluang yang besar untuk berpindah dari kelas/kelompok yang satu ke kelas/kelompok yang lainnya. Dalam hal ini bisa naik kelas atau turun kelas.

Contoh jenis struktur sosial terbuka yang sederhana adalah anak seorang pejabat yang belum tentu akan menjadi seorang pejabat juga di kemudian hari. Sebaliknya, warga secara umum juga memiliki peluang yang sama untuk menjadi seorang pejabat. Jenis struktur sosial yang terbuka ini bersifat dinamis sehingga di dalamnya terdapat sifat kompetitif baik disadari ataupun tidak disadari.

  1. Tertutup

Untuk lebih mengetahui tentang perbedaan struktur sosial terbuka dan tertutup, berikut penjelasan mengenai stratifikasi sosial tertutup. Dimana stratifikasi sosial tertutup ini memiliki kemungkinan yang kecil untuk suatu kelas/kelompok sosial berpindah ke kelas/kelompok sosial lainnya dalam suatu lapisan masyarakat.

Dengan demikian, stratifikasi sosial tertutup ini sifatnya lebih kaku atau statis jika dibandingkan dengan stratifikasi sosial yang terbuka. Contoh-contoh stratifikasi sosial tertutup yang mudah ditemui di masyarakat antara lain seperti sistem kasta di masyarakat India. Dimana strata paling bawah akan memiliki kemungkinan yang sangat kecil untuk naik tingkat. Begitu pula sebaliknya. Karena di dalamnya terdapat bentuk-bentuk struktur sosial dalam masyarakat yang tidak mudah dihilangkan. Beberapa norma ini antara lain:

  • Kasta karena warisan atau kelahiran yang diturunkan dari kasta orang tua
  • Kasta berlaku seumur hidup sehingga tidak bisa berpindah kedudukan dalam sosial masyarakat
  • Pernikahan akan sulit dilakukan jika tidak sekasta
  • Kesadaran masyarakat sangat tinggi akan kedudukan kasta sehingga secara langsung, masyarakat itu sendiri akan menyadari kedudukannya dan kedudukan orang lain dari segi kasta
  • Penyesuaian diri terhadap peraturan atau norma kasta sangat dijunjung tinggi di masyarakat
  1. Campuran

Ada pula stratifikasi sosial campuran, yaitu campuran antara terbuka dan tertutup. Contoh struktur sosial campuran dalam masyarakat antara lain sistem politik yang menerapkan stratifikasi sosial tertutup, akan tetapi sehari-harinya menggunakan sistem terbuka. Dalam masyarakat India yang berkasta, mereka tetap membutuhkan kelas/kelompok sosial lain dalam hidup mereka, khususnya di bidang sistem ekonomi yang terbuka.

Demikianlah beberapa perbedaan struktur sosial terbuka dan tertutup yang dijelaskan pada aspek stratifikasi sosial yang juga merupakan bagian dari struktur sosial. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Tuesday 30th, October 2018 / 03:58 Oleh :
Kategori : Sosiologi