Sponsors Link

6 Perbedaan Struktur Sosial Homogen dan Heterogen Bersifat Horizontal dan Vertikal

Sponsors Link

Materi yang akan semakin memperkaya ilmu pengetahun Anda. Sehingga, menjadi manusia yang tidak saja pandai secara sosial, tetapi juga ilmu pengetahuan. Kalau dalam pembahasan sebelumnya mengupas materi yang sungguh menarik, yaitu ciri-ciri kasta di India. Materi yang akan membuka wacana kelimuan Anda.

ads

Dalam pertemuan kali ini materiips.com menyuguhkan materi yang berbeda dan lebih segar tentunya. Adapun materi kali ini tidak jauh berbeda dengan sebelumnya. Masih ada korelasi dengan sosiologi. Adapun materi kali ini mengenai perbedaan struktur sosial homogen dan heterogen. Kata homogen dan heterogen tentu tidak asing untuk Anda. Meskipun demikian berbeda makna jika disandingkan dengan struktur sosial. Ingin tahu akan perbedaan, pengertian, ciri-ciri struktur sosial dan lainnya. Baca secara terliti pemaparan berikut ini.

Pengertian Struktur Sosial

Struktur sosial sebenarnya berasal dari bahasa latih (structum), yang berarti menyusun. Sedangkan menurut beberapa ahli tentang pengertian stuktur sosial sebagai berikut;

  1. Menurut Beatitie, struktur sosial bagian-bagaian dalam masyarakat yang tersusun secara teratur dan sistematis. Bertujuan untuk membentuk satu kesatuan yang sistematik.
  2. Menurut Evans-pritchard, struktur sosial merupakan relasi yang tetap dan menyatu dalam masyarakat luas. Artinya struktur sosial ada karena adanya masyarakat itu sendiri yang memiliki hubungan sosial dengan masyarakat lain.

Klassifikasi struktur sosial

Struktur sosial yang merupakan relasi-relasi dalam masyarakat yang saling menyatu. Memiliki beberapa klasifikasi, yang bertujuan untuk saling membedakan antar stuktur satu dengan yang lainnya. Adapun klasifiksi tersebut sebagai berikut;

  1. Struktur kaku dan lues, yang menjadi pembeda adalah sifatnya yang dapat diubah dengan yang tidak.
  2. Struktur formal dan informal, menjadi pembeda adalah struktur yang resmi dan diakui pemerintah dan struktur yang belum diakui.
  3. Struktur atas dan bawah, menjadi pembeda dari struktur ini berupa golongan yang memegang kekuasaan, yaitu antara elit dengan golongan rendah.
  4. Struktur mekanis dan statis, pembeda dari stuktur ini berupa anggota yang menjalankan fungsi dengan baik dengan yang harus terpenuhi anggotanya terlebih dahulu sebelum menjalankan fungsi tersebut.
  5. Struktur homogen dan heterogen, struktur sosial ini akan diuraikan dalam pembahasan berikut.

Pengertian struktur sosial homogen

Sebelum masuk pembahasan akan perbedaan kedua hal tersebut alangkah baiknya memahami akan pengertiannya terlebih dahulu. Struktur sosial homogen merupakan struktur sosial yang di dalamnya mempunyai pengaruh yang sama terhadap dunia luar. Dapat juga disebut sebagai stuktur sosial yang memiliki kesamaan baik dari segi etnis, suku, aliran, maupun agama dan macam-macam kelompok sosial.

Tentu kesamaan ini memberikan dampak positif dan negatif. Secara positif, tentu antar struktur sosial minim untuk pergesekan atau perselisihan karena mereka memiliki ikatan yang sama. Sedangkan, dampak negatif berpengaruh pada lebih mengagung-agungkan akan kepercayaan yang dianutnya. Hal ini berlainan dengan berbagai contoh hidup rukun yang ada di Indonesia.

Pengertian Struktur Sosial Hoterogen

Sponsors Link

Kebalikan dengan stuktur sosial homogen, pada struktur sosial ini keanggotaanya memiliki keangeragaman identitas sosial baik dari segi suku, ras, agama maupun kepercayaan yang dianutnya. Struktur sosial ini lebih kaya dibandingkan dengan stuktur sosial homogen. Masyarakat antar anggota dapat saling bersatu dan bertukar kebudayaan yang dianutnya. Tentu struktur sosial ini semakin menjadikan kekayaan pada anggotanya, kaya dalam maksud karena keberagamannya. Walaupuan terkadang dapat menimbulkan bentuk-bentuk konflik sosial.

Perbedaan struktur sosial homogen dan heterogen

  1. Identitas dari anggota masing-masing sruktur sosial

Identitas dari kedua stuktur sosial tersebut mimiliki perbedaan yang mencolok. Struktur sosial homogen identitas anggotanya berdasarkan kesamaan baik secara suku, agama, maupun ras. Sedangkan, sruktur sosial heterogen identitas anggotanya berdasarkan perbedaan atau keberagaman dari suku, ras, maupun agama.

  1. Bersifat horizontal dan vertikal
ads

Struktur sosial yang bersifat horizontal artinya seluruh masyarakat yang ada dibedakan atas karakteristik yang sama. Sedangkan vertikal berjenjang atau dapat dipahami betingkat. Selaras dengan keberagaman.

  1. Secara ketegangan atau konflik

Stuktur sosial yang berdarkan anggota yang sepadan atau sama kerentanan konflik lebih terjaga dibandingkan dengan yang beranekaragam. Masalah presepsi, pemikiran, dan kepercayaan yang berbeda menjadi sumbu terjadinya konflik dan menjadi dampak masalah sosial. Demikian yang terjadi pada struktur sosial heterogen yang lebih rentan, dibandingkan dengan homogen.

  1. Secara dampak terhadap anggota

Struktur sosial hitegoren  meskipun memiliki perbedaan dan rentan terhadap konflik. Jika mampu mengendalikan dan menyetukan perbedaan tersebut justru akan menguatkan. Sebab tersusun atasa bagun yang berbeda akan lebih kuat dengan yang setara.

  1. Sistem tata kelola dan pola hubungan masyarakat

Anggota struktur sosial homogen dalam sistem hubungan secara keangotaan akan lebih mudah. Sebab mereka berada dalam satu kesamaan. Tentu soal paradigma dan pemikiran akan sesuatu tidak jauh berbeda. Bandingkan dengan sistem keanggotaan struktur sosial heterogen sistem anggota akan sulit. Sebab mereka tersusun atas perbedaan, tidak jarang membawa label dari masing-masing yang dipercayanya. Hal ini penting untuk memilih  upaya mengatasi masalah sosial akan dampa tersebut.

  1. Dapat berubah dan berkembang

Meskipun keduanya memiliki sistem keanggotaan yang berbeda. Tingakat kesulitan yang dihadapi berbeda. Keduanya memiliki kesamaan untuk terus berkembang dan berubah. Menjadi catatan struktur sosial heterogen mudah untuk berbuah dan berkembang karena terbiasa menerima berbagai perbedan dalam anggota. Hal itu akan mempermudah dalam perkembangannya. Melalui Bentuk-Bentuk Perubahan Sosial akan menguatkan antar anggota.

Demikian tentang beberapa penjelasan adanya sosial homogen dan heterogen dalam bentuk struktur sosialnya yang bisa anda ketahui.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Monday 11th, June 2018 / 07:59 Oleh :
Kategori : Sosiologi