Sponsors Link

3 Perbedaan Struktur Sosial dan Stratifikasi Sosial yang Mudah Dipahami

Sponsors Link

Masyarakat setiap harinya melakukan interaksi sosial yang mampu menimbulkan dampak, baik bagi perubahan pola perilaku individu dan kelompok maupun macam-macam realitas sosial yang akan terjadi nantinya. Individu dan macam-macam kelompok sosial membentuk hubungan berdasarkan kebutuhan dan kesamaan dalam berbagai hal di tengah perbedaan yang melekat pada diri masing-masing. Yang sifatnya lahiriah maupun prestisius yang diakui masyarakat. Sosiologi kemudian menyoroti adanya dua contoh fenomena sosial yang erat kaitannya dengan hubungan masyarakat, yaitu struktur sosial dan stratifikasi sosial.

ads

Perbedaan Struktur Sosial dan Stratifikasi Sosial

Struktur sosial dan stratifikasi sosial merupakan dua hal yang saling berhubungan. Keduanya sama-sama membahas mengenai keberadaan dan bentuk elemen-elemen masyarakat yang berbeda. Meski begitu, struktur sosial dan stratifikasi sosial secara spesifik memiliki perbedaan dalam beberapa aspek sehingga dapat diidentifikasi bentuknya dengan mudah di masyarakat. Berikut ini penjelasan mengenai tiga aspek perbedaan struktur sosial dan stratifikasi sosial.

1. Aspek hakikat bentuk

Struktur sosial secara bentuk dapat dimaknai sebagai rangkaian relasi sosial yang terwujud dalam masyarakat. Definisi ini menjelaskan bahwa struktur sosial merupakan bentuk proses yang kompleks. Struktur sosial dapat juga diartikan bentuk pola perilaku berulang yang menciptakan hubungan antar individu dan antar kelompok dalam masyarakat.

Adapun stratifikasi sosial sebenarnya masih bagian dari struktur sosial yang hakikat bentuknya lebih terbatas. Batas stratifikasi sosial terletak pada adanya lapisan sosial masyarakat, yang mana memposisikan adanya kelas-kelas sosial di masyarakat dengan pemisah yang jelas antar kelasnya.

2. Aspek sifat

Perbedaan struktur sosial dan stratifikasi sosial selanjutnya terletak pada aspek sifat. Struktur sosial memiliki sifat abstrak dan dinamis. Keberadaannya bukan sesuatu yang terlihat kontras di masyarakat, melainkan hadir sebagai fenomena sosial yang mencakup segala bentuk perbedaan, sehingga mampu menyatukan suatu kelompok masyarakat. Bersifat dinamis karena senantiasa mengalami perubahan dari waktu ke waktu sesuai kondisi masyarakat.

Berbeda dengan struktur sosial, stratifikasi sosial terlihat kontras adanya karena terjadi pemisahan masyarakat dalam macam-macam kelas sosial. Kelas sosial ini hadir karena adanya unsur-unsur yang dihargai di masyarakat dan menjadi ukuran penentu klasifikasi kelas. Ukuran-ukuran tersebut meliputi ukuran kekayaan, ukuran kekuasaan, ukuran kehormatan, dan ukuran ilmu pengetahuan.

Kelas-kelas sosial kemudian mampu memengaruhi pola perilaku dan gaya hidup masyarakat saat proses terjadinya interaksi sosial, serta mengindikasikan adanya batasan perbedaan perilaku antar kelas. Adapun sifat statis dan dinamisnya tergantung pada sifat-sifat stratifikasi sosial yang muncul di kelompok masyarakatnya.

3. Aspek jenis

Struktur sosial mencakup seluruh hubungan sosial yang tercipta dalam masyarakat, yang mana melibatkan aspek kesamaan maupun perbedaan dalam masyarakat. Sehingga mencakup fenomena diferensiasi sosial dan stratifikasi sosial. Jenis struktur sosial pun memiliki banyak ragam di antaranya :

  • Berdasarkan arah mobilitas (atas-bawah);
  • Berdasarkan kesetaraan interaksi (horizontal-vertikal);
  • Berdasarkan masyarakat yang berinteraksi (homogen-heterogen);
  • Berdasarkan jenis kepentingan (formal-informal), dan;
  • Berdasarkan kelenturan interaksi (kaku-luwes).
Sponsors Link

Adapun stratifikasi sosial memiliki ragam bentuk yang fleksibel, yaitu ragam sesuai kriteria tertentu yang ada di kelompok masyarakat. Bentuk-bentuk stratifikasi sosial di masyarakat didasarkan pada :

  • Kriteria ekonomi;
  • Kriteria sosial;
  • Kriteria politik.

Misalnya pada masyarakat pertanian hadir jenis stratifikasi berdasarkan kekayaan yang membagi masyarakat kedalam kelas atas (pemilik tanah dan pekarangan), kelas menengah (hanya memiliki pekarangan), dan kelas bawah (pekerja untuk kelas atas dan tidak memiliki tanah atau pun pekarangan). Jadi akan muncul banyak stratifikasi seiring banyaknya ukuran yang menjadi pembentuknya, sedangkan dari kemudahan mobilitas dibagi menjadi stratifikasi sosial terbuka dan stratifikasi sosial tertutup.

Demikian penjelasan mengenai tiga aspek perbedaan struktur sosial dan stratifikasi sosial. Semoga mempermudah kita saat mengidentifikasi keberadaannya di lingkungan masyarakat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Friday 14th, September 2018 / 07:34 Oleh :
Kategori : Sosiologi