Sponsors Link

Perbedaan Struktur Sosial dan Konflik Sosial Masyarakat Terlengkap

Sponsors Link

Dalam berkehidupan bermasyarakat, seringkali kita mengenal beberapa istilah dalam lingkup sosial, misalnya unsur struktur sosial dan konflik sosial. Kedua istilah ini saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Namun pada dasarnya keduanya berbeda. Berikut beberapa penjelasan tentang perbedaan struktur sosial dan konflik sosial yang perlu diketahui.

ads
  1. Definisi

Perbedaan struktur sosial dan konflik sosial adalah dalam definisinya. Struktur sosial meupakan sebuah pola tertentu yang ada di masyarakat yang terdiri dari perilaku individu, maysarakat, maupun institusi secara luas. Sifat-Sifat Struktur Sosial ini merupakan sebuah cara masyarakat yang terorganisasi dalam hubungan sosial, dengan perilaku sosial yang dilakukan secara terus menerus.

Adapun konflik sosial merupakan sebuah proses dalam lingkungan sosial antara dua pihak atau lebih yang sedang berusaha untuk menyingkirkan pihak lainnya. Konflik sosial ini bisa terjadi pada individu dengan individu, kelompok dengan individu, atau kelompok dengan kelompok. Konflik sosial bisa terlihat secara kasat mata (aspek fisik) maupun tidak (aspek sosiologis)

  1. Bentuk

Perbedaan struktur sosial dan konflik sosial adalah dalam bentuknya. Beberapa bentuk atau jenis struktur sosial antara lain sebagai berikut.

  • Intersected social structure: yang merupakan keanggotaan di dalam sebuah kelompok sosial memiliki sifat menyilang. Dalam artian, anggota kelompok sosial ini terbagi-bagi secara horizontal, misalnya berlatar belakang perbedaan agama, ras, suku, dan semisalnya.
  • Consolidated social structure: yang merupakan sebuah keanggotaan dalam kelompok sosial yang tumpang tindih sehingga menyebabkan identitas menjadi lebih kuat di dalam kelompok atau komunitas sosial itu sendiri.

Adapun bentul-bentuk konflik sosial dibedakan menjadi beberapa faktor. Konflik sosial berdasarkan akar permasalahan dibedakan menjadi beberapa poin, di antaranya:

  • Konflik agama: konflik karena perbedaan agama dan kepercayaan.
  • Konflik ideologi: konflik karena perbedaan pemikiran sosial bagi dua pihak yang fanatik.
  • Konflik politik: konflik karena permasalahan di bidang politik.
  • Konflik ekonomi: konflik karena adanya faktor ekonomi dan juga kepentingan ekonomi bagi dua pihak atau lebih.
  • Konflik SARA: konflik karena issue perbedaan ras, bangsa, etnis, dan semisalnya.
  • Konflik sumber daya alam: konflik karena ciri-ciri gerakan sosial perebutan sumber daya alam di suatu daerah antara dua pihak.
  • Konflik lingkungan hidup: konflik yang disebabkan oleh lingkungan hidup yang rusak atau proses untuk mengembalikan lingkungan hidup menjadi kembali asri dari kegiatan yang merusak lingkungan hidup.

Sedangkan bentuk-bentuk konflik sosial berdasarkan sifatnya dibedakan menjadi dua jenis, antara lain:

  • Konflik destruktif: yaitu sebuah konflik yang menyebabkan kerusakan secara fisik, baik harta benda atau jiwa manusia akibat rasa benci yang muncul antara dua pihak.
  • Konflik fungsional: yaitu sebuah konflik yang menyebabkan peribahan baru yang menghasilkan perbaikan-perbaikan di masyarakat akibat perbedaan pandangan antara dua pihak terhadap suatu masalah.

Walau memang terdapat perbedaan struktur sosial dan konflik sosial, pada dasarnya keduanya saling berhubungan satu dengan lainnya. Dimana struktur sosial bisa menyebabkan banyak perbedaan. Dan perbedaan inilah yang bisa melahirkan konflik sosial dalam sebuah komunitas. Tentunya bentuk-bentuk pengendalian konflik sosial perlu dilakukan agar perselisihan tidak semakin meluas.

Demikianlah beberapa penjelasan tentang perbedaan struktur sosial dan konflik sosial yang sebenarnya saling berhubungan satu dengan lainnya. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Friday 30th, November 2018 / 03:24 Oleh :
Kategori : Sosiologi