Sponsors Link

Perbedaan Resosialisasi dengan Sosialisasi dalam Masyarakat di Indonesia

Sponsors Link

Sebagai makhluk sosial, manusia tentunya membutuhkan orang lain dalam hidupnya. Maka dari itu muncullah interaksi-interaksi sosial sebagai contoh proses sosialisasi setiap individu. Dalam hal ini tentu akan tercipta suatu hubungan antara individu yang satu dengan individu lain dan dengan kelompok. Di dalam proses sosialisasi sendiri juga dikenal istilah resosialisasi. Berikut beberapa penjelasan tentang perbedaan resosialisasi dengan sosialisasi.

ads
  1. Deifinisi

Perbedaan resosialisasi dengan sosialisasi bisa dilihat dari definisinya. Sosialisasi merupakan sebuah proses penanaman kebiasaan, aturan, nilai-nilai, norma, dan semisalnya dari suatu generasi ke generasi lainnya atau dari pihak yang satu ke pihak lainnya yang terjadi di dalam masyarakat. Proses ini terjadi seiring berjalannya waktu. Dalam proses sosialisasi akan diajarkan beberapa peran bagi seorang individu agar bisa menjalani kehidupan dengan baik di tengah masyarakat.

Adapun resosialisasi, sebenarnya adalah satu bentuk atau jenis dari sosialisasi itu sendiri, yang termasuk ke dalam kategori sosialisasi sekunder. Contoh sosialisasi primer dan sekunder adalah sosialisasi di keluarga dan sosialisasi di sekolah atau di lingkungan yang lebih luas. Sosialisasi sekunder itu sendiri merupakan sebuah proses sosialisasi lanjutan yang terjadi pada individu ketika masuk ke dalam komunitas masyarakat yang lebih luas.

Resosialisasi itu sendiri merupakan sebuah proses sosialisasi dimana seseorang ditanamkan nilai-nilai, kebiasaan, aturan, norma baru sehingga muncul suatu kekhasan atau identitas diri yang baru. Selain resosialisasi, sosialisasi sekunder dibagi juga menjadi deosialisasi. Desosialisasi ini kebalikan dari resosialisasi, dimana seorang individu dicabut identitas dirinya yang lama sudah melekat sebelumnya.

  1. Contoh

Perbedaan resosialisasi dengan sosialisasi selanjutnya bisa dilihat dari contohnya. Sebenarnya proses sosialisasi sendiri contohnya sangat banyak karena cakupannya juga lebih luas daripada hanya resosialisasi. Misalnya sosialisasi primer, yang selalu terjadi dari manusia dilahirkan ke dunia. Dimana bayi akan diasuh oleh orang tua dan keluarga lainnya. Dalam hal ini terjadi proses sosialisasi primer.

Peran keluarga dalam proses sosialisasi memang besar. Maka dari itu jugalah sosialisasi primer sangat berpengaruh terhadap karakter anak di masa yang akan datang. Hubungan sosialisasi dengan pembentukan kepribadian individu memang sangat erat. Karena keluarga adalah lingkungan sosial pertama yang ditinggali oleh seseorang. Dalam hal ini orang tua akan menanamkan nilai-nilai dan juga kebiasaan yang bisa jadi akan menjadi kebiasaan anak hingga dewasa.

Adapun resosialisasi terjadi jika seorang anak sudah mulai masuk ke lingkungan yang lebih luas. Misalnya ketika anak sudah memasuki bangku sekolah. Dalam hal ini akan terjadi beberapa pergeseran kebiasaan anak yang dia dapatkan dari lingkungan barunya. Dan hal ini adalah hasil dari proses resosialisasi, dimana anak akan mendapatkan identitas baru atau kekhasan yang baru dari proses sosialisasinya yang baru. Contoh sosialisasi di lingkungan masyarakat misalnya anak yang memiliki kepribadian baru setelah berkumpul dengan teman sebaya.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai perbedaan resosialisasi dengan sosialisasi yang perlu diketahui. Dapat disimpulkan bahwa resosialisasi adalah salah satu jenis sosialisasi, sehingga keduanya sama. Hanya saja menempati hirarki yang berbeda. Semoga penjelasan di atas bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Saturday 01st, December 2018 / 05:14 Oleh :
Kategori : Sosiologi