Sponsors Link

Perbedaan Penelitian Sosial dan Penelitian Hukum Berdasarkan Langkah Tujuannya

Sponsors Link

Seperti kita ketahui, semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, jenis-jenis penelitian terdiri dari berbagai macam, salah satunya adalah penelitian sosial dan penelitian hukum. Apa saja perbedaan keduanya? Berikut ulasannya! Berikut adalah beberapa perbedaan penelitian sosial dan penelitian hukum yang wajib diketahui, antara lain :

ads
  • Definisi

Menurut Erwin Pollack, penelitian hukum adalah penelitian yang tujuannya menemukan inkonkrito guna menyelesaikan perkara tertentu dan suatu peristiwa konkret. Penelitian hukum menurut Muhammad Radhi adalah aktifitas disiplin ilmiah mulai dari mengumpulkan, mengklasifikasikan, menganalisis dan menginterpretasikan fakta-fakta serta mengembangkan prinsip-prinsip ilmu hukum. Soerjono soekanto mengatakan bahwa penelitian hukum adalah kegiatan ilmiah berdasarkan metode dan sistematika untuk mempelajarai berbagai gejala hukum tertentu. Empat jenis penelitian hukum, antara lain :

  1. Penelitian berupa inventarisasi hukum positif
  2. Penelitian untuk menemukan asas-asas hukum positif
  3. Penelitian untuk menemukan hukum inkonkrito untuk menyelesaikan masalah hukum tertentu
  4. Penelitian hukum berupa studi empiric guna menemukan dan mempelajari teori-teori bekerjanya hukum di masyarakat

Sedangkan, penelitian sosial adalah serangkaian kegiatan yang dilaksanakan untuk mencari solusi menghadapi berbagai masalah sosial yang dihadapi. Contohnya, adanya seseorang yang datang ke wilayah tertentu guna bertanya tentang berbagai hal tentang sosial masyarakat, maka dapat dipastikan orang tersebut melakukan penelitian sosial

  • Tujuan

Adapun tujuan penelitian sosial adalah :

  1. Mengetahui fenomena-fenomena sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat
  2. Menemukan dan mendeskripsikan hubungan antara fenomena-fenomena sosial masyarakat
  3. Memperkirakan masalah-masalah sosial yang bisa saja terjadi di kemudian hari
  4. Mengembangkan berbagai metode-metode yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi

Sementara, tujuan penelitian hukum, antara lain :

  1. Mendapatkan pengetahuan mengenai gejala-gejala hukum sebagai salah satu solusi menyelesaikan masalah hukum yang terjadi
  2. Menentukan dan merumuskan hipotesis untuk memperoleh pengetahuan yang lebih mendalam
  3. Menggambarkan aspek-aspek hukum yang dari keadaan, perilaku ataupun perilaku kelompok tanpa adanya hipotesa
  4. Mendapatkan keterangan mengenai peristiwa-peristiwa hukum yang terjadi
  5. Mengetahui hunungan antara gejala hukum dan gejala-gejala lainnya
  6. Menguji hipotesa yang berkaitan dengan sebab akibat

Tujuan-tujuan diatas adalah tujuan yang harus dicapai oleh masing-masing jenis penelitian baik itu penelitian sosial ataupun penelitian hukum.

  • Langkah-langkah

Langkah-langkah dalam melakukan penelitian hukum, antara lain :

  1. Mengidentifikasi fakta hukum yang ditemukan
    Sponsors Link

  2. Menyaring hal-hal yang relevan dan tidak relevan dengan fakta hukum
  3. Menentukan isu hukum
  4. Mengumpulkan bahan-bahan hukum primer, sekunder dan non hukum
  5. Melakukan kajian mendalam pada isu hukum yang diajukan
  6. Menarik kesimpulan untuk menjawab isu-isu hukum yang ditemukan
  7. Memberikan preskripsi mengenai apa yang seharusnya dilakukan

Sementara, langkah-langkah penelitian sosial antara lain :

  1. Menuliskan topik penelitian sosial yang akan diangkat
  2. Mempelajari penelitian-penelitian sosial sebelumnya
  3. Menuliskan rumusan masalah
  4. Mengetahui tujuan dan manfaat penelitian sosial yang dilakukan
  5. Menentukan landasan teori yang akan dijadikan landasan dasar untuk melakukan sebuah penelitian sosial
  6. Membuat hipotesis-hipotesis penelitian sosial
  7. Menentukan metodologi-metodologi yang sesuai digunakan dalam penelitian sosial

Demikian perbedaan penelitian sosial dan penelitian hukum, semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Friday 25th, January 2019 / 04:04 Oleh :
Kategori : Pendidikan