Sponsors Link

6 Perbedaan Mendasar Organisasi dan Lembaga Dalam Pembahasannya

Sponsors Link

Ketika membahas mengenai berlangsungnya kehidupan masyarakat secara umum, pasti tidak akan jauh dengan adanya kehadiran suatu organisasi atau pun lembaga. Namun demikian, masih banyak orang yang sering mengartikan atau bahkan menganggap sama antara organisasi dan lembaga. Organisasi dan lembaga memang memiliki berbagai macam kesamaan yang akhirnya membuat bingung sebagian orang. Dimana sebenarnya, ketika kita berbicara mengenai suatu lembaga, maka kita sedang membahas mengenai suatu struktur atau alat yang di buat untuk mengatur pembentukan pola tingkah laku manusia di suatu lingkungan masyarakat tertentu.

ads

Sedangkan organisasi merupakan suatu grup atau perkumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama dan bersama-sama berusaha untuk mencapai tujuan bersama tersebut. Hanya dari pengertian singkat dari organisasi dan lembaga tersebut saja sudah dapat disimpulkan bahwa kedua konsep tersebut memang berbeda. Ada beberapa perbedaan organisasi dan lembaga yang akan di bahas lebih lanjut dalam artikel berikut ini.

Pengertian Organisasi dan Lembaga

Untuk mengetahui lebih dalam perbedaan organisasi dan lembaga, perlu dipahami terlebih dahulu pengertian atau apa yang dimaksud dengan organisasi dan lembaga itu sendiri.

Organisasi

Organisasi merupakan suatu perkumpulan atau sekelompok orang yang terorganisir dan bersatu untuk mencapai suatu tujuan yang sama, biasanya organisasi juga terbentuk karena orang-orang didalamnya yang memang pada dasarnya memiliki tujuan yang sama satu sama lain. Sebuah organisasi akan mengatur dan mengontrol kinerja nya sendiri, dimana ada pembagian peran dan tugas masing-masing terhadap anggotanya dalam mencapai tujuan bersama. Selain itu, didalam suatu organisasi tujuan yang dimiliki juga menimbulkan batasan-batasan yang dapat dilakukan oleh organisasi tersebut dan memisahkannya dari lingkungan luar organisasi.

Peter M. Blau dan W. Richard Scott juga memberikan pengertiannya mengenai organisasi, dimana organisasi diartikan sebagai suatu wadah yang memiliki tujuan dan biasanya bersifat formal. Organisasi tersebut akan dilengkapi oleh administrasi staf yang saling bertanggung jawab dan juga dapat mengkoordinasi kegiatan para anggota organisasi. Selain itu, S.B. Hari Lubis dan Martani Huseini juga berpendapat bahwa, organisasi merupakan suatu bentuk satu kesatuan dari kelompok manusia yang saling berinteraksi dan membentuk suatu pola tertentu. Organisasi juga memiliki batasan-batasan yang jelas dimana setiap anggotanya memiliki peran dan tujuan masing-masing dalam mencapai tujuan organisasi tersebut.

Selain beberapa pengertian diatas, didalam suatu organisasi juga biasanya terdapat hierarki kekuasaan, dan dikelola secara terpusat. Suatu organisasi juga di atur dan dibatasi oleh berbagai macam aturan serta peraturan yang harus dipatuhi. Hadir nya suatu organisasi didalam masyarakat terkadang memiliki status baik legal atau ilegal, artinya ada yang diakui oleh negara dan ada yang tidak diakui oleh negara tapi kehadirannya ada di masyarakat.

Lembaga

Dalam ilmu sosiologi, suatu lembaga di artikan sebagai sesuatu yang benar-benar dibentuk dan memiliki pola perilaku yang stabil yang mendefinisikan, mengatur, serta membatasi tindakan-tindakan dalam masyarakat. Lembaga juga merupakan suatu struktur sosial yang formal, dimana lembaga lebih bersifat legal atau diakui oleh negara dalam kehadirannya di masyarakat. Macmillan juga mengartikan lembaga sebagai suatu perangkat yang menghubungkan adanya berbagai nilai, keyakinan, serta norma yang berhubungan dengan kebutuhan sosial serta berbagai macam tindakan atau pola perilaku yang penting dan terus berulang. Selain itu, Adelman san Thomas juga memberikan pendapatnya mengenai lembaga, bahwa lembaga merupakan suatu bentuk dari interaksi manusia didalam tiga tingkatan, yaitu kultural, hukum dan beraturan, serta pengaturan yang bersifat kontraktual.

Sponsors Link

Suatu lembaga akan muncul atau terbentuk, berkembang, serta berfungsi tanpa adanya niat sadar dari individu atau anggota yang terlibat didalamnya. Lembaga dibentuk juga tidak harus didasarkan pada tujuan yang sama yang dimiliki oleh setiap individu yang bersangkutan. Justru terbentuknya suatu lembaga merupakan akibat dari keharusan untuk memenuhi peran sosial, sebagai salah satu contoh tindakan sebagai makhluk sosial, serta pola perilaku yang diharapkan dalam berlangsungnya kehidupan masyarakat.

Selain itu, lembaga juga dapat dipahami sebagai suatu serangkaian aturan-aturan yang mengatur dan memelihara hubungan sosial antara masyarakat di dalam menjalankan kehidupan masyarakat demi terwujudnya stabilitas keamanan, dan berkurangnya kemungkinan munculnya berbagai macam contoh masalah sosial serta bentuk-bentuk konflik sosial. Hal ini juga untuk mengatur perilaku masyarakat yang akan diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.

Itulah beberapa pengertian dan penjelasan mengenai organisasi dan lembaga, dimana pengertian tersebut juga merupakan salah satu dari perbedaan organisasi dan lembaga. Lalu apa saja perbedaan lainnya dari organisasi dan lembaga, berikut penjelasan lebih lanjutnya.

Perbedaan Organisasi dan Lembaga

ads

Jika dilihat dari pengertian nya di atas memang sudah jelas bahwa organisasi dan lembaga merupakan dua konsep dalam kehidupan masyarakat sosial yang berbeda, namun selain perbedaan dari segi pengertian, ada pula beberapa perbedaan dari segi atau aspek lainnya. Beberapa diantaranya adalah:

  1. Fokus Utama Kajian

Perbedaan yang pertama dapat dilihat dari fokus utama kajian bagi organisasi dan lembaga itu sendiri. Dimana fokus utama kajian yang dimiliki organisasi lebih bersifat struktural yang didukung dengan adanya pembagian peran serta kedudukan dan tanggung jawab masing-masing bagi setiap anggota organisasi. Pembagian peran tersebut dimaksudkan agar dapat mencapai tujuan organisasi bersama. Hal ini juga disebabkan karena organisasi pada dasarnya memang bersifat struktural, dimana biasanya juga terdapat hierarki kekuasaan. Artinya peran yang didapat masing-masing anggota biasanya didasarkan pula dari kedudukan sosialnya, atau bahkan sebaliknya.

Sedangkan lembaga memiliki fokus utama kajian yang lebih menitik beratkan pada perilaku atau pola perilaku masyarakat, yang didukung oleh adanya norma, nilai, dan berbagai macam aturan yang berkembang didalam masyarakat. Hal ini juga didukung dari terbentuknya suatu lembaga akibat dari adanya keharusan dalam memenuhi berbagai macam contoh peran sosial, dan membentuk atau mengatur pola perilaku individu yang dapat diterima oleh masyarakat. Kondisi tersebut juga dimaksudkan untuk dapat memelihara hubungan sosial antara masyarakat, agar tercapai suatu kehidupan masyarakat yang memiliki stabilitas keamanan serta tidak menimbulkan berbagai hambatan dalam berlangsungnya kehidupan bermasyarakat. Dimana menjalin kehidupan bermasyarakat merupakan salah satu contoh tindakan sebagai makhluk sosial yang tidak dapat ditinggalkan.

  1. Recognizion

Perbedaan kedua yang dapat dilihat adalah dari diakuinya kehadiran organisasi dan lembaga didalam kehidupan masyarakat. Yang mana, organisasi sendiri ada yang berdiri secara legal maupun ilegal, artinya ada yang telah diakui oleh berbagai pihak terkait maupun negara namun ada pula yang belum mendapatkan pengakuan. Bahkan untuk sebagian organisasi yang hadir dalam masyarakat hanya diakui sebatas satu pihak saja. Hal ini dapat disebabkan karena organisasi terbentuk oleh sekumpulan orang yang memiliki tujuan sama saja dan ingin mencapai tujuan tersebut bersama, oleh sebab itu pengakuannya di masyarakat tidak terlalu dipermasalahkan asalkan tujuan mereka dapat tercapai.

Berbeda dengan organisasi yang biasanya masih tidak diakui negara atau bersifat ilegal kecuali organisasi-organisasi besar, lembaga dibentuk dan hadir di masyarakat biasanya lebih bersifat nasional dan diakui oleh negara atau bersifat legal. Hal ini didukung dengan adanya berbagai macam kaidah fundamental yang dimiliki oleh lembaga yang bersangkutan yang tidak dapat terpisahkan dari kehidupan masyarakat. Terlebih lagi banyak lembaga yang juga membentuk berbagai macam kegiatan dalam upaya membantu pembangunan bangsa dan negara. Selain itu juga dikarenakan lembaga merupakan alat yang berfungsi untuk memenuhi peran sosial dan kebutuhan sosial para anggota masyarakat.

  1. Aturan dan Program yang Berlaku

Aturan dan program yang biasa diberlakukan dalam organisasi atau lembaga juga berbeda. Organisasi memiliki aturan yang lebih tidak terlalu formal, ketat, atau bahkan mengikat, walaupun mungkin ada juga beberapa organisasi seperti organisasi yang lebih bersifat legal memberlakukan aturan-aturan yang ketat dan mengikat. Selain itu, program-program yang dibuat dan diberlakukan oleh suatu organisasi juga hanya untuk satu tempat atau satu lingkungan masyarakat saja.

Sedangkan lembaga yang memang pada dasarnya dibentuk dan bersifat legal atau diakui oleh negara maka pasti memiliki aturan-aturan yang bersifat formal dan mengikat. Terlebih lagi, karena lembaga juga menyangkut atau berhubungan dengan pembentukan pola perilaku masyarakat yang berdasar pada nilai, keyakinan, dan norma yang ada. Selain itu, sebagian besar lembaga juga membentuk atau merencanakan program-program tertentu untuk membantu upaya membangun negara atau yang lebih kecil seperti membangun suatu daerah tertentu.

Sponsors Link

  1. Proses Perubahan

Proses perubahan pada organisasi dan lembaga juga dapat menjadi suatu aspek perbedaan diantara kedua konsep tersebut. Dimana organisasi lebih bersifat statis dan visual, sehingga lebih menargetkan pada perubahan yang relatif lebih cepat. Perubahan yang terjadi di dalam organisasi juga lebih bersifat struktural, dimana juga akan berpengaruh terhadap perubahan peran dan tanggung jawab masing-masing anggota organisasi.

Sedangkan lembaga memiliki sifat yang lebih abstrak dan dinamis, sehingga suatu lembaga akan membutuhkan proses perubahan yang relatif lebih lama dan bersifat kultural dibanding dengan organisasi yang lebih bersifat struktural. Namun demikian, suatu lembaga lebih bisa menyesuaikan diri dengan baik terhadap segala bentuk dorongan dan tekanan yang dihadapi. Sebagai contoh seperti adanya pengaruh interaksi sosial terhadap pembentukan lembaga sosial.

  1. Topik Kajian

Baik organisasi maupun lembaga merupakan bagian dari salah satu topik kajian didalam ilmu sosial maupun ilmu sosiologi. Dimana organisasi berada pada topik kajian struktur sosial, sedangkan lembaga berada pada topik kajian proses sosial.

Itulah beberapa penjelasan mengenai perbedaan organisasi dan lembaga, dimana keduanya memiliki berbagai macam perbedaan seperti yang telah dijelaskan di atas. Semoga informasi di atas dapat bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Wednesday 18th, April 2018 / 02:17 Oleh :
Kategori : Sosiologi