Sponsors Link

Perbedaan Mobilitas Sosial Antargenerasi dan Intragenerasi Berdasarkan Contohnya

Sponsors Link

Mobilitas adalah istilah bahasa latin “mobilis” yang artinya bergerak dari satu tempat ke tempat lain. Sedangkan sosial bermakna gerak yang dilakukan oleh seseorang atau sekelompok orang dalam unsur struktur sosial berdasarkan jenis struktur sosial dengan sifat-sifat struktur sosial masyarakat. Jadi, mobilitas sosial merupakan perubahan, pergeseran, peningkatan atau penurunan status sosial dan peran seseorang atau sekelompok orang dari satu tempat ke tempat yang lain. Misalnya, seorang pegawai perusahaan yang beralih profesi menjadi pengusaha warung makan. Atau seorang anak pengusaha yang gagal mengikuti jejak ayahnya untuk membangun bisnis usaha karena mencoba berinvestasi di bidang yang berbeda. Pada hakekatnya, selain sosiologi mencakup tujuan integrasi sosial, bentuk-bentuk akulturasi, masalah kependudukan di Asia Tenggara juga membahas mobilitas sosial yang dibagi menjadi beberapa macam, salah satuya adalah mobilitas sosial antargenerasi dan mobilitas sosial intragenerasi. Apa saja perbedaan keduanya? Berikut ulasannya!

ads

Perbedaan Mobilitas Sosial Antargenerasi dan Intragenerasi

Adapun perbedaan mobilitas sosial antargenerasi dan intragenerasi, antara lain :

  • Berdasarkan pengertian

Mobilitas sosial antargenerasi merupakan perpindahan status sosial yang terjadi antara dua generasi atau lebih, biasanya yang mencakup ciri-ciri lembaga keluarga antara lain generasi ayah-ibu, generasi anak, generasi cucu dan sebagainya. Faktor yang menandai adanya mobilitas sosial adalah berkembangnya taraf hidup dalam satu generasi baik naik atau turun. Namun, yang menjadi penekanan disini bukan berkembangnya suatu keturunan melainkan perpindahan status sosial karena kemungkinan jenis inovasi yang berbeda antar suatu generasi ke generasi lainnya. Sedangkan, mobilitas intragenerasi merupakan perpindahan status sosial atau kedudukan seseorang atau sekelompok orang yang terjadi dalam suatu generasi yang sama. Kedua bentuk intragenerasi ini dapat terjadi dalam satu generasi atau beberapa generasi. Misalnya, intragenerasi yang terjadi pada ayah dengan anak, anak dengan cucu dan sebagainya.

  • Berdasarkan contoh

Contoh mobilitas sosial antargenerasi adalah sebagai berikut :

  1. Pak Budi adalah seorang ayah lulusan sekolah dasar yang berprofesi sebagai tukang bangunan. Tetapi, beliau mampu menyekolahkan anaknya menjadi seorang pengacara sukses. Begitupula Pak Anwar, yakni seorang petani miskin yang berhasil menyekolahkan anaknya hingga menjadi pejabat negara. Pak Budi dan Pak Anwar tersebut mengalami peningkatan taraf hidup karena status sosial anaknya yang berubah. Dimana, anaknya yang merupakan generasi di bawahnya membawa dampak bagi generasi atasnya. Peristiwa ini bisa disebut sebagai mobilitas antargenerasi naik.
  2. Ibu Indah yang berprofesi menjadi seorang dokter memiliki anak tamatan SMA, sebab anak tersebut menolak untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Keputusan anak ini tidak hanya berdampak pada dirinya sendiri, namun juga membawa penurunan status sosial bagi orang tuanya atau disebut sebagai mobilitas antargenerasi turun.

Contoh mobilitas sosial intragenerasi adalah sebagai berikut :

  1. Seorang anak Ketua MPR yang sangat menikmati kehidupannya sebagai anak pejabat. Tetapi, ia akan mengalami perpindahan status sosial ketika ayahnya sudah habis masa jabatannya. Tak hanya status sosial, taraf hidup dan popularitasnya pun juga akan berubah.
  2. Pak Alex yang dulunya menjadi seorang karyawan biasa, namun karena ketekunan dan kerajinannya, ia akhirnya memiliki usaha sendiri hingga sukses dan semakin besar.
  3. Bu Ella adalah seorang ibu berkerja sebagai pedagang memiliki dua orang anak, Dela dan Putri yang juga menjadi pedagang. Namun, karena kegigihan Dela, ia mampu mendirikan toko sendiri hingga menjadi besar. Sedangkan, Putri tetap menjadi pedagang.

Demikian perbedaan mobilitas sosial antargenerasi dan intragenerasi, semoga bemanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Tuesday 05th, February 2019 / 03:36 Oleh :
Kategori : Sosiologi