Sponsors Link

Ini Dia 4 Perbedaan Meganthropus Paleojavanicus dan Pithecanthropus Erectus

Sponsors Link

Meganthropus paleojavanicus adalah salah satu manusia purba yang ada di Indonesia yang berhasil ditemukan pada tahun 1936 oleh seseorang yang berkebangsaan Belanda bernama von Koenigswald dan fosil manusia purba ini berhasil ditemukan pertama kali di daerah Sangiran Jawa Tengah. Manusia purba jenis ini sering disebut sebagai manusia raksasa jawa dan fosil manusia purba yang satu ini pertama kali dipublikasikan pada tahun 1950. Manusia purba meganthropus paleojavanicus hidup disekitar 1,9 tahun sampai dengan 300.000 tahun yang lalu dan proses kehidupannya berjalan dengan cara yang tradisional.

ads

Pithecanthropus erectus adalah salah satu manusia purba yang berasal berasal dari kera dan manusia purba jenis ini sering disebut dengan manusia kera yang bisa berdiri tegak. Manusia purba jenis ini hidup pada saat jaman batu atau palaeolithikum dan Eugène Dubois adalah orang pertama yang berhasil menemukan berbagai fosil pithecanthropus erectus. Manusia purba ini pertama kali ditemukan pada tahun 1891 dan menambah jenis-jenis manusia purba yang berasal dari Indonesia. Indonesia menjadi negara yang memiliki keadaan geografi yang menguntungkan dan hal ini membuat masih ada banyak kisah sejarah yang belum terungkap dengan jelas.

Perbedaan Meganthropus Paleojavanicus dan Pithecanthropus Erectus

1. Bagian Dagu

Meganthropus paleojavanicus memiliki ciri fisik yang tidak memiliki dagu dan pithecanthropus erectus cirinya memiliki dagu, namun ukurannya sangat kecil. Kedua manusia purba ini menjadi contoh warisan biologis yang pernah hidup di Indonesia dan menambah panjang catatan sejarah yang dimiliki Indonesia. Kini dunia pendidikan memiliki pengetahuan baru mengenai sejarah hidup berbagai manusia purba yang ada di Indonesia dan semua sejarah ini tidak boleh dilupakan oleh kaum muda sebagai penerus bangsa.

2. Bentuk Hidung

Meganthropus paleojavanicus memiliki ciri bentuk hidung yang melebar atau pesek dan pithecanthropus erectus memiliki ciri bentuk hidung yang tebal. Bentuk hidung kedua manusia purba ini sangatlah berbeda dan upaya manusia memenuhi kebutuhan hidup memang berbeda-beda, namun untuk kedua manusia purba ini memiliki cara bertahan hidup yang sama yaitu memanfaatkan sumber daya yang ada di alam.

3. Ukuran Tubuh

Meganthropus paleojavanicus adalah manusia purba yang memiliki ukuran badan sangat besar dan pithecanthropus erectus memiliki ukuran badan sekitar 80 kg sampai 110 kg. Kedua manusia purba ini memiliki proses interaksi sosial yang sangat berbeda dan persamaan dari keduanya adalah memiliki bentuk tubuh yang tegap. Dengan perbedaan ukuran tubuh, menjadikan kedua manusia purba ini memiliki perbedaan yang mencolok dan memiliki ciri khasnya sendiri.

4. Sebutan

Meganthropus paleojavanicus sering disebut sebagai manusia raksasa jawa, karena tubuhnya yang sangat besar dan berhasil ditemukan di Jawa Tengah. Sedangkan pithecanthropus erectus sering disebut sebagai manusia kera, karena bentuknya menyerupai kera dan hanya berbeda dari bentuk tubuhnya yang tegap, tak seperti kera yang membungkuk. Setiap manusia purba pasti memiliki ciri-ciri gerakan sosial yang berbeda-beda dan hal ini terlihat dari pola kehidupan yang dijalankannya.

Demikian ulasan lengkap mengenai perbedaan meganthropus paleojavanicus dan pithecanthropus erectus. Semoga artikelnya dapat menjadi referensi terbaik bagi para pembacanya dan dapat memberikan banyak manfaat.

Sponsors Link
, , , , ,




Post Date: Friday 03rd, May 2019 / 03:39 Oleh :
Kategori : Sejarah