Sponsors Link

11 Perbedaan Kreatif dengan Inovatif Dari Makna dan Contohnya

Sponsors Link

Sering mendengar kata kreatif dan inovatif? Dua kata ini memang kata yang banyak digunakan baik dalam menulis maupun berbicara. Tapi kamu tahu tidak, perbedaan kreatif dengan inovatif? Dua kata ini serupa tapi memiliki makna yang berbeda. Tidak heran jika kamu mungkin masih sering salah dalam penggunaannya.

ads

Perbedaan kreatif dengan inovatif baik dipahami karena kedua kata ini termasuk kata yang sering digunakan sehari-hari. Apalagi jika kamu berbicara mengenai suatu produk ataupun karya. Bahkan kedua kata ini dapat bermanfaat untuk menemukan cara mengatasi masalah pengangguran. Seperti apa perbedaannya, mari simak penjelasan berikut ya:

  • Makna Kreatif
  1. Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) tentu memiliki definisi dari kreatif. Menurut KBBI, kreatif bersifat mengandung daya cipta atau dalam kata lain, kreatif merupakan kemampuan untuk menciptakan.
  2. Output-nya adalah sesuatu hal yang baru karena terbentuk dari proses penciptaan. Hal itu mungkin sebelumnya memang belum pernah terpikirkan.
  3. Lebih rinci lagi, kreatif adalah kemampuan seseorang dalam menciptakan ide dan metode baru yang berbeda daripada yang sebelumnya.
  4. Kunci utama di sini adalah ‘hal baru’. Ada proses di mana kita membandingkan suatu hal dengan hal yang lain. Jika kedua hal ini tercipta yang berbeda dari yang sebelumnya, berarti kemampuan seseorang ini bisa dikatakan kreatif.

Tapi kreatif itu cenderung subyektif. Maksudnya, tidak ada standar khusus yang digunakan untuk menilai ini karena setiap orang bisa berpendapat. Kalau ingin dinilai oleh orang lain, tingkat kreatifitas seseorang dinilai dari tingkat kepuasan pemerhatinya saja. Mereka bebas membandingkan kemampuanmu dengan orang lain, juga melihat pengaruh dinamika sosial dalam interaksi sosial yang ada. Perbedaan kreatif dengan inovatif nantinya akan terlihat di sini.

  • Makna Inovatif
  1. Inovatif dalam KBBI bersifat pembaruan. Maksudnya, inovatif juga memperkenalkan sesuatu yang baru. Tetapi lebih kea rah pembaruan dari hal yang sebelumnya sudah ada. Entah itu mengenai konsep, desain, atau kegunaan yang baru dari suatu hal.
  2. Berbeda dengan kreatif, inovatif adalah tahap pengembangannya. Masih seputar penemuan baru, inovasi pun merupakan hal yang baru.
  3. Hanya saja, inovasi lebih ke arah menterjemahkan ide menjadi hal-hal yang memiliki nilai tambah atau bermanfaat di kehidupan sehari-hari. Ingat ya, dampak atau manfaat yang berupa nilai tambah suatu produk pengembangan atau karya merupakan kunci sesuatu dikatakan inovatif.

Perbedaan kreatif dengan inovatif, utamanya terletak pada penilaian. Penilaian inovasi bersifat obyektif atau dalam kata lain dapat terukur. Pengukuran kemampuan seseorang menghasilkan pengembangan yang inovatif dilihat dari besarnya dampak, manfaat, atau nilai tambah yang dihasilkan dari inovasinya. Maka kita juga perlu memahami ciri-ciri inovasi.

Contoh Perbedaan Kreatif dengan Inovatif

Inovatif adalah proses setelahnya. Ketika uap ini diterapkan pada mesin bertenaga uap seperti mesin di pabrik atau kereta api. Karena penemuan ini akhirnya memberikan manfaat pada kehidupan sehari-hari.

Contoh Inovatif:

  • Contoh lainnya begini. Dulu, ada penemu yang menemukan gelombang elektromagnetik yang ternyata dapat digunakan untuk mengirim data. Penemu tersebut sangat kreatif. Tapi penemu berikutnya sangat inovatif karena mengembangkan elektromagnetik untuk diterapkan dalam telepon genggam. Manfaatnya, komunikasi setiap orang semakin lancar dan mudah.
    Sponsors Link

  • Tulisan-tulisan setelahnya seperti peraturan atau pidato pemimpin negara penerusnya bersifat inovatif. Karena mengembangkan ide dan gagasan dari karya pertama dengan tujuan dapat memberikan dampak dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh Kreatif:

  • Supaya tidak terlalu absurd, mari kita lihat contoh modernisasi dalam masyarakat ya. Ketika uap pertama kali ditemukan dan dilihat dapat menggerakan tuas ataupun roda, ini dapat dikatakan kreatif.
  • Kalau terlalu berat, contoh lainnya seperti ini. Seseorang menghasilkan puisi yang kreatif karena memperlihatkan kekhasannya dalam berbahasa. Katakanlah puisi terkenal berjudul ‘Aku’ karya Chairil Anwar. Karya ini menginspirasi pembacanya sehingga kemudian munculah karya terbaru seperti film ‘Ada Apa dengan Cinta’ yang mengembangkan cerita dari puisi ‘Aku’ tersebut. Di dalamnya juga terdapat penerapan macam-macam teori sosiologi sastra. Hasilnya, banyak orang yang terdampak dari suasana romantis film ini, dan semakin memahami karya sastra.

Tidak melulu soal produk, kreatif juga bisa tercipta dalam bentuk karya. Karya tersebut misalnya ide atau gagasan baru seseorang yang tercipta dalam bentuk tulisan. Lihatlah pidato yang disampaikan oleh presiden pertama Indonesia mengenai perkembangan wilayah Indonesia, bersifat kreatif karena menyampaikan hal-hal yang baru.

Sponsors Link

Bagaimana, apa sudah terbayang perbedaan kreatif dengan inovatif? Kedua kata ini adalah kata yang bermakna positif. Sama-sam berbicara soal kemampuan seseorang dalam menciptakan dan mengembangkan sesuatu. Tapi sifat kreatif dan inovatif tidak muncul begitu saja. Keduanya merupakan keterampilan yang harus dipancing, dilatih, dan dipupuk atau dikembangkan sehari-hari.

Pengembangan sifat kreatif dan inovatif muncul dari lingkungan yang mendukung. Maka dari itu, berkumpulah di lingkungan yang berenergi positif. Di mana lingkungan tersebut membuka peluang seseoorang untuk berkembang. Atau justru kamu lah yang bisa menciptakan suasana ini di lingkunganmu. Jangan menganggap remeh seseorang yang sedang berkarya atau memberikan ide dan gagasannya.

Di luar kemampuan, kreatif dan inovatif sangat bergantung pada kepercayadirian seseorang. Percaya diri tidak selalu muncul dengan sendirinya, ada faktor perubahan sosial yang mempengaruhinya. Ada beberapa orang yang memerlukan dukungan untuk dapat merasa percaya diri. Dan ketika tidak mendapat dukungan dari lingkungannya, kepercayaan diri seseorang akan meredup. Dampak terburuknya, kemampuan kreatif dan inovatifnya pun bisa mati kapan saja.

Lingkungan adalah kunci dari munculnya kreatif dan inovatif. Kembangkanlah kemampuan dan lingkunganmu. Semoga kamu semakin memahami makna dua kata positif ini ya.

Sponsors Link
, , , ,




Post Date: Friday 31st, August 2018 / 04:50 Oleh :
Kategori : Linguistik