Sponsors Link

Perbedaan Interaksi Sosial dan Dinamika Sosial yang Mendasar

Sponsors Link

Manusia adalah makhluk sosial yang tidak bisa hidup sendiri dan selalu membutuhkan orang lain. Sehingga sehari-harinya kehidupan tidak bisa lepas dari aspek sosial. Di dalamnya terdapat Bentuk-bentuk interseksi sosial yang hadir sebagai proses untuk memenuhi kebutuhan masing-masing. Kehidupan sosial adalah sesuatu yang dinamis dan selalu mengalami perubahan. Maka muncul juga istilah dinamika sosial. Lalu bagaimana peran interaksi dan dinamika sosial? Dan apa saja perbedaan interaksi sosial dan dinamika sosial? Berikut penjelasannya.

ads
  1. Definisi

Perbedaan interaksi sosial dan dinamika sosial bisa dilihat dari definisi istilah keduanya. Interaksi sosial merupakan sebuah hubungan atau pengaruh timbal balik antara manusia atau kelompok manusia yang satu dengan yang lain. Interaksi sosial adalah inti dari sebuah kehidupan sosial. Karena salah satu syarat terjadinya interaksi sosial adalah komunikasi.

Adapun dinamika sosial adalah perubahan dari komponen masyarakat sosial daru waktu ke waktu. Ciri-ciri dinamika sosial adalah dinamis dan tidak statis. Perubahan ini memang berkaitan dengan interaksi sosial. Dimana adanya interaksi sosial bisa mendorong terjadinya sebuah gerakan, dan gerakan inilah yang akan menciptakan perubahan-perubahan di dalam masyarakat. Sehingga muncullah beberapa Contoh dinamika kelompok sosial dalam masyarakat.

  1. Faktor Pendorong

Perbedaan interaksi sosial dan dinamika sosial berikutnya bisa dilihat dari faktor pendorong terjadinya. Interaksi sosial sendiri memiliki proses interaksi sosial dan dipengaruhi oleh adanya hal-hal berikut ini.

  • Imitasi, yaitu cara seseorang meniru orang lain, baik dari segi penampilan maupun dari segi perilaku.
  • Sugesti, yaitu pengaruh pandangan seseorang kepada yang lain sehingga orang lain tertarik dengan pandangan tersebut.
  • Identifikasi, yaitu keinginan terpendam di diri seseorang yang ingin mengikuti orang lain. Identifikasi lebih dalam sifatnya dari sekadar imitasi.
  • Simpati, yaitu ketertarikan dari seseorang kepada pihak lain karena sesuatu hal.
  • Empati, yaitu perasaan haru kepada seseorang dan ingin turut serta merasakan apa yang dirasakannya.
  • Motivasi, yaitu dorongan secara rasional untuk melakukan sesuatu hal.

Adapun beberapa hal yang mempengaruhi terjadinya perubahan sosial di masyarakat yang kemudian menciptakan sebuah dinamika sosial antara lain sebagai berikut.

  • Faktor endogen, yaitu faktor dari dalam masyarakat itu sendiri. Beberapa contoh dari faktor endogen ini misalnya revolusi, adanya konflik di dalam masyarakat, adanya penemuan baru atau inovasi, dan juga contoh dinamika penduduk atau perubahan jumlah penduduk.
  • Faktor eksogen, yaitu faktor yang berasal dari luar masyarakat itu. Beberapa contohnya antara lain perubahan kondisi alam dan lingkungan, adanya kebudayaan masyarakat lain yang masuk ke dalam komunitas, munculnya peperangan, dan sebagainya.

Dari penjelasan di atas bisa disimpulkan bahwa perbedaan interaksi sosial dan dinamika sosial memang cukup mendasar. Namun keduanya saling berhubungan satu sama lain. Karena pengaruh dinamika sosial dalam interaksi sosial ada dan sangat jelas. Interaksi sosial adalah hubungan timbal balik di masyarakat yang bisa mempengaruhi perubahan-perubahan. Sehingga lahirlah dinamika sosial.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai perbedaan interaksi sosial dan dinamika sosial yang perlu diketahui beserta beberapa teori yang ada. Semoga bisa memberikan referensi wawasan yang Anda butuhkan dan bermanfaat.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Tuesday 30th, October 2018 / 06:50 Oleh :
Kategori : Sosiologi