Sponsors Link

Perbedaan Chauvinisme dan Nasionalisme yang Mudah Dipahami

Sponsors Link

Dewasa ini, istilah nasionalisme dan chauvinisme memang sudah tidak asing di telinga masyarakat. Tetapi, masih banyak sekali masyarakat yang kurang memahami makna nasionalisme dan chauvinisme itu sendiri. Secara sekilas memang sama, namun sebenarnya memiliki arti yang sangat berbeda. Apa saja perbedaan antara chauvinisme dan nasionalisme tersebut? Berikut ulasannya!

ads

Perbedaan Antara Chauvinisme dan Nasionalisme

Lain halnya dengan perbedaan westernisasi dan hedonisme, adapaun perbedaan antara chauvinisme dan nasionalisme, diantaranya adalah :

  1. Pengertian

Nasionalisme adalah suatu ungkapan cinta tanah air dan persatuan kesatuan bangsa. Kata nasionalisme berasal dari bahasa Latin “nation” dari kata “nascor” yang berarti “saya lahir”. Masyarakat yang berpaham nasionalisme selalu berusaha menciptakan dan mempertahankan kedaulatan sehingga menyebabkan kemajuan dan perkembangan bangsa. Sedangkan, chauvinisme bukan sarana sosialisasi politik melainkan suatu kesetiaan dan rasa cinta tanah air yang ditunjukkan secaa berlebihan. Tahap pembentukan kepribadian yang salah ini tidak hanya dipercaya oleh rakyat saja, namun sudah beredar di tengah-tengah antusias pejabat-pejabat yang memimpin bangsa ini. Paham chauvinisme yang berkeyakinan akan superioritas suatu bangsa sendiri melebihi bangsa lain justu malah menyebabkan jenis-jenis masalah sosial seperti dampak kesenjangan sosial dan kehancuran dari bangsa itu sendiri.

  1. Sudut pandang

Berikut adalah beberapa sudut pandang mengenai paham chauvinisme, sebagai berikut :

  • Chauvinisme terkait dengan cara berfikir mengenai contoh lingkungan sosial yang bersifat individualisme agresif dimana paham ini juga menganggap remeh seorang wanita sebagai makhluk yang lemah dan tidak bisa diandalkan untuk memajukan perkembangan teknologi di dunia
  • Chauvinisme adalah suatu paham seseorang yang tidak mau mempertimbangkan baik buruknya sikap orang lain. Contohnya yakni seorang pemimpin yang menganggap karyawannya selalu berada di bawahnya
  • Chauvinisme merupakan sekelompok orang yang begitu mencintai negaranya, namun menganggap remeh negara lain. Paham ini cenderung merendahkan kelebihan bangsa lain sehingga hal tersebut dapat membuat perpecahan, tidak pernah rukun serta tidak mampu menciptakan perdamaian.

Sedangkan sudut pandang mengenai nasionalisme, diantaranya :

  • Nasionalisme adalah perasaan cinta tanah air, ras, bahasa dan berbudaya bersama
  • Nasionalisme merupakan uatu kemerdekaan politik dan harga diri bangsa
  • Nasionalisme mengajarkan jika masyarakat wajib hidup untuk bangsa dan demi bangsa itu sendiri
  1. Ciri-ciri

Beberapa ciri-ciri chauvinisme, antara lain adalah :

  • Seseorang dengan paham chauvinisme begitu fanatik dengan negaranya sehingga segala kebijakan yang berlaku selalu dianggap benar
  • Terdapat pimpinan negara revolusionis dan diktatoris yang tidak hanya mempelopori, namun juga memaksa dengan tindakan-tindakan
  • Biasanya paham chauvinisme berada di negara yang pernah diperlakukan tidak baik. Misalnya Korea Selatan yang pernah diperlakukan tidak baik oleh Jepang sehingga Korsel tidak berniat mengimpor hal apapun dari Jepang
  • Berbeda dengan contoh fasisme, chauvinisme akan menganggap remeh bangsa lain dan menganggap bahwa bangsa lain tidak memiliki pengaruh serta kekuatan sepeti bangsanya sendiri
  • Biasanya chauvinisme digunakan untuk memperlancar tujuan tertentu seperti negara-negara superpower yang melancarkan ambisinya menerapkan paham chauvinisme

Sedangkan, ciri-ciri nasionalisme, diantaranya adalah :

  • Menempatkan banga diatas kepentingan kelompok atau individu lain demi kelangsungan, kemakmuran dan penghormatan tinggi terhadap hukum, prinsip dan kebiajakan suatu bangsa
  • Selalu bekerja untuk bangsa dan menempatkan bangsa sebelum negara lain
  • Paham nasionalisme akan selalu memastikan keberlangsungan kemakmuran bangsa baik itu dari segi ekonomi, politik, sosial, hukum dan lainnya.
  • Nasionalisme akan mepertahankan rasa hormat tinggi, dan memperhatikan lebih tehadap hukum, kebijakan dan prinsip yang digunakan sebagai landasan negara
  • Seseorang menjadi patuh pada kebijakan dan menaati hukum yang berlaku di negara

Demikian perbedaan antara chauvinisme dan nasionalisme, semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Saturday 08th, December 2018 / 09:29 Oleh :
Kategori : Pendidikan