Sponsors Link

Inilah 4 Perbedaan Antara Pemberdayaan Dengan Perlindungan Sosial

Sponsors Link

Masalah sosial menjadi permasalahan yang sulit diatasi di Indonesia dan berbagai permasalahan ini harus bisa dicegah dengan sangat cepat. Permasalahan menjadi sebuah hal yang sebaiknya segera diatasi dan ada berbagai permasalahan yang memerlukan sebuah pencegahan yang baik. Masalah manusia yang bervariatif membuat masyarakat memiliki keragaman yang sangat tinggi.

ads

Pemberdayaan masyarakat adalah salah satu cara untuk melakukan sebuah pembangunan masyarakat dan hal ini dilakukan sebagai proses kegiatan sosial di lingkungan masyarakat. Dengan pemberdayaan masyarakat yang baik, akan membuat peran aktif masyarakat menjadi lebih baik dan masyarakat menjadi pro aktif terhadap kegiatan sosial di lingkungan. Sedangkan perlindungan sosial adalah sebuah kebijakan pemerintah atau sebuah aturan yang dikeluarkan pemerintah untuk mengatur kehidupan sosial masyarakat dan melindungi kehidupan masyarakat. Berikut ini adalah beberapa perbedaan antara pemberdayaan dengan perlindungan sosial:

1. Tujuan

Secara tujuan pemberdayaan sosial bertujuan untuk membuat masyarakat menjadi berperan aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan pemberdayaan sosial dilakukan pada berbagai bidang. Sedangkan perlindungan sosial bertujuan untuk melindungi hak dan kewajiban masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial. Pemberdayaan masyarakat dan perlindungan masyarakat menjadi salah satu tujuan pembangunan sosial budaya di lingkungan. Ada berbagai permasalahan masyarakat yang bisa saja timbul dan hal ini harus secepatnya dapat diatasi serta dapat dijauhkan.

2. Sosial

Dalam bidang sosial pemberdayaan masyarakat dilakukan untuk menjadikan masyarakat lebih pro-aktif dalam berbagai kegiatan sosial, sedangkan perlindungan sosial menjadi salah satu langkah pencegahan yang dilakukan pemerintah untuk melindungi masyarakat dari permasalahan sosial. Kedua hal ini dilakukan untuk membuat semua bentuk hubungan sosial dapat berjalan dengan baik dan menghindarkan berbagai kondisi penyimpangan sosial yang bisa saja terjadi. Setiap masyarakat pasti memiliki cara sosial yang berbeda-beda dan semua perbedaan ini bisa saja menimbulkan sebuah konflik.

3. Pelaku

Pelaku pemberdayaan masyarakat adalah masyarakatnya sendiri, sedangkan pelaku perlindungan sosial dibuat oleh pihak pemerintahan dan ada berbagai aturan hukum yang sudah dibuat untuk melindungi masyarakat dari keadaan sosial yang terjadi. Dalam pemberdayaan masyarakat ada berbagai hal yang harus dipelajari dengan baik, agar langkah pemberdayaan tidak berlangsung cuma-cuma dan semua proses interaksi sosial harus bisa berjalan dengan lancar, tanpa adanya sebuah konflik. Perlindungan sosial dijalankan dengan sangat ketat dan hal ini menjadi upaya serius untuk mencegah berbagai masalah sosial.

4. Lingkup

Dalam pemberdayaan masyarakat biasanya lingkup yang dituju hanyalah sebuah kelompok masyarakat, sedangkan perlindungan sosial memiliki lingkup yang luas dan perlindungan bersifat menyeluruh untuk semua masyarakat Indonesia. Lingkup pengaruhnya pun sangat berbeda, karena lingkup pemberdayaan masyarakat biasanya kecil dan lingkup perlindungan masyarakat biasanya berjalan dengan lingkup yang luas. Ada berbagai bentuk penyimpangan sosial yang bisa saja terjadi dan hal ini harus dapat dicegah dengan sangat baik. Semakin luas lingkup pembahasan perlindungan sosial, maka akan semakin banyak pula potensi konflik yang bisa saja terjadi dan penyebab terjadinya konflik bisa bervariasi.

Sekian ulasan lengkap mengenai perbedaan antara pemberdayaan dengan perlindungan sosial dan semoga artikelnya dapat memberikan banyak manfaat.

Sponsors Link
, , , , ,




Post Date: Friday 03rd, May 2019 / 03:10 Oleh :
Kategori : Sosiologi