Sponsors Link

6 Perbedaan AFTA dan MEA Dalam Suatu Negara

Sponsors Link

Sebagai salah satu negara ASEAN, Indonesia termasuk negara yang memiliki banyak bentuk kerjasama internasional dengan negara-negara ASEAN lainnya. Bentuk kerjasama yang dibangun salah satunya adalah dalam bidang ekonomi seperti dalam AFTA dan MEA. Namun, walaupun sama-sama membahas perekonomian, ternyata AFTA dan MEA merupakan dua hal yang berbeda. Dan dalam tulisan ini kita akan membahas apa saja perbedaan AFTA dan MEA.

ads

Secara umum, AFTA dan MEA merupakan salah satu sarana hubungan internasional antar negara dimana tujuan dibentuknya adalah dalam upaya meningkatkan kerjasama antar negara ASEAN. Hanya saja, keduanya merupakan dua hal yang saling berbeda. Dan untuk lebih mengenal kedua hal tersebut, berikut beberapa perbedaan AFTA dan MEA yang harus anda ketahui:

  1. AFTA

AFTA merupakan singkatan dari ASEAN Free Trade Area yang secara umum dikenal dengan sebutan pasar bebas asia. Dan yang mebedakannya dari MEA adalah:

  • Tempat Peresmian

AFTA merupakan sebuah organisasi yang diresmikan di Singapura pada tahun 1992 dalam agenda Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT ke IV.

  • Perdagangan Bebas

AFTA ditujukan untuk membangun zona perdagangan bebas bagi negara-negara yang ada kawasan Asia Tenggara. Dengan AFTA masing-masing negara ASEAN akan mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan manfaat perdagangan internasional. Bahkan, untuk mendukung tujuan ini, beberapa negara membebaskan biaya ekspor dan impor yang biasa dikenai kepada produk-produk asing yang masuk kenegara mereka. Perdagangan bebas sangat penting untuk membangun pasar lokal seperti contoh perdagangan regional Indonesia yang saat ini sedang berkembang.

  • Meningkatkan Perdagangan Antar Negara ASEAN

Perbedaan AFTA dan MEA selanjutnya terletak pada tujuan dibentuknya AFTA yang lebih terfokus pada tujuan kerjasama antar negara ASEAN yang menjadi anggota AFTA. Tidak hanya itu, AFTA juga memiliki tujuan untuk meningkatkan daya saing negara-negara ASEAN dan juga menjadikan ASEAN sebagai basis produksi bagi pasar global.

  1. MEA

MEA adalah singkatan dari Masyarakat Ekonomi ASEAN yang terintegrasi dengan negara-negara yang ada di ASEAN. Dan yang membedakan MEA dengan AFTA adalah:

  • Hanya dikenal di Indonesia

MEA ternyata hanya dikenal oleh masyarakat di Indonesia. Namun, walaupun seperti itu, MEA adalah sebuah sebutan untuk AEC atau ASEAN Economic Community yang di usulkan untuk pertama kali dalam agenda KTT yang di selenggarakan di Malaysia pada 1997. MEA memiliki tujuan untuk memaksimalkan manfaat perdagangan internasional negara-negara ASEAN. Beberapa negara yang menjadi anggota MEA adalah: Malaysia, Indonesia, Singapura, Filipina, Thailand, Laos, Brunei Darussalam, Vietnam, Myanmar, dan Kamboja.

  • Stabilitas Ekonomi

Tujuan MEA yang paling utama adalah menjaga stabilitas ekonomi negara-negara ASEAN. Berbeda dengan AFTA yang lebih berorientasi pada pembangunan ekonomi, MEA merupakan organisasi yang menopang AFTA sehingga negara-negara ASEAN yang ikut terlibat dalam AFTA memiliki stabilitas ekonomi yang terjaga. Stabilitas ekonomi adalah hal yang harus dijaga karena negara-negara ASEAN merupakan negara yang memiliki kekuatan ekonomi ketiga setelah Tiongkok dan Jepang.

  • Menciptakan Pembangunan Ekonomi Yang Merata

Demi menjaga stabilitas ekonomi seperti yang sudah dijelaskan pada poin sebelumnya, MEA merupakan organisasi yang memperhatikan pembangunan ekonomi negara-negara anggotanya. Salah satunya adalah dengan pembangunan atau pengadaan infrastruktur yang mendukung ekonomi tersebut.

Itulah beberapa perbedaan AFTA dan MEA yang bisa dijadikan acuan bagi anda untuk lebih mengenal AFTA dan MEA. Semoga bermanfaat

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Monday 26th, March 2018 / 05:27 Oleh :
Kategori : Ekonomi