Sponsors Link

4 Peran Sosiologi dalam Menangani Fenomena Pengangguran di Indonesia

Sponsors Link

Pengangguran masih menjadi salah satu masalah penting yang dihadapi negara Indonesia. Maraknya fenomena pengangguran berdampak pada kemiskinan dan kriminalitas, maupun jenis-jenis masalah sosial atau politik yang semakin meningkat. Selain itu, pengangguran jangka panjang dapat menimbulkan gangguan psikologis terhadap pelaku pengangguran dan keluarga. Karena adanya faktor-faktor penyebab pengangguran dan banyaknya dampak negatif akibat pengangguran. Sehingga, pemerintah tidak berhenti melakukan banyak upaya pemerintah dalam mengatasi pengangguran di Indonesia. Akan tetapi, masalah pengangguran belum juga teratasi.

ads

Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) pada tahun 2017 sempat mengalami kenaikan sebanyak 7,04 juta jiwa, pada tahun 2018 pengangguran mengalami penurunan sebesar 140 ribu jiwa. Meskipun mengalami penurunan, kasus pengangguran di Indonesia masih cukup tinggi. Pengangguran merupakan masalah sosial yaitu kondisi dimana pelaku pengangguran tidak diharapkan dan dianggap merugikan kehidupan sosial atau mengganggu keharmonisan di lingkungan masyarakat. Oleh sebab itu, perlu adanya contoh pendekatan sosiologi pasar untuk memecahkan masalah pengangguran. Peran sosiologi dalam menangani pengangguran sebagai berikut:

  1. Bahan Kajian Riset Ilmiah

Sosiolog melakukan riset ilmiah, kemudian mencari data mengenai pengangguran yang terjadi di masyarakat. Tujuan riset yang dilakukan oleh sosiolog untuk meluruskan berbagai anggapan menyimpang yang berkembang mengenai pengangguran  dalam masyarakat.

  • Mendata jumlah pelaku penganguran sesuai kelompoknya, seperti pengangguran terbuka (Open Unemployment), pengangguran terselubung (Disguessed Unemployment), dan setengah pengangguran (Under Unemployment).
  • Analisis faktor penyebab dampak pengangguran dalam masyarakat.
  • Menggolongkan pengangguran menurut penyebabnya, meliputi pengangguran natural, fraksional, struktural, siklis, jangka panjang, musiman, klasik, atau setengah menganggur.
  1. Acuan dalam Menentukan Kebijakan

Dalam hal ini sosiolog memperkirakan pengaruh-pengaruh pengangguran yang mungkin terjadi di masyarakat. Sosiolog menjelaskan pada masyarakat kebijakan-kebijakan yang mungkin terlaksana dalam mencapai tujuan menangani masalah pengangguran, misal

  • Apakah kebijakan pemerintah dalam memperluas lapangan pekerjaan mampu mengurangi angka pengangguran?
  • Apakah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan tenaga kerja mampu mengurangi angka pengangguran?
  • Apakah kebijakan pemerintah mengenai program perbedaan transmigrasi dan urbanisasi secara efektif untuk menurunkan angka pengangguran?
  • Apakah kebijakan pemerintah mengadakan proyek magang bagi calon tenaga kerja sudah terlaksana dan terbukti mengurangi angak pengangguran?
  • Apakah kebijaksanaan pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan tenaga kerja mampu menurunkan angka pengangguran?
  • Apakah kebijakan pemerintah dalam mengembangan sektor informal mampu menurunkan angka pengangguran?
  • Apakah kebijakan pemerintah dalam meningkatkan investasi dapat mengurangi angka pengangguran?
  1. Pedoman Teknisi

Sosiolog bertindak sebagai ilmuan yang terlibat dalam perencanaan dan pelaksanaan penanganan dalam masyarakat. Dituntut untuk menggunakan kemampuan ilmiahnya dalam menentukan efisiensi program dalam menangani masalah pengangguran:

Sponsors Link

  • Sosiolog memberi saran dalam penyelesaian masalah pengangguran dalam masyarakat.
  • Sosiolog berkerja sama dengan lembaga masyarakat untuk turut serta memberi pembelajaran yang terkait dengan penanganan pengangguran.
  • Sosiolog mengajurkan agar setiap masyarakat ikut serta dalam melakukan kegiatan dalam upaya cara mengatasi masalah pengangguran.
  1. Rujukan Pendidikan untuk Masyarakat

Sosiolog mendidik masyarakat agar paham akan dampak pengangguran, dalam hal ini sosiolog harus bertindak netral dengan kata lain tidak menyalahkan salah satu pihak atau membela pihak lain. Memberi pehaman kepada masyarakat bahwa masalah pengangguran adalah tanggung jawab bersama:

  • Sosiolog memberi contoh konkrit atau fakta yang bersifat subjektif tentang dampak-dampak pengangguran dalam masyarakat.
  • Sosiolog menunjukkan pada masyarakat tentang ilmu yang dipelajari dan keterkaitannya dengan masalah pengangguran.

Demikian beberapa peran sosiologi dalam menangani fenomena pengangguran yang ada di Indonesia.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Saturday 02nd, March 2019 / 04:10 Oleh :
Kategori : Sosiologi