Sponsors Link

4 Pengaruh Stratifikasi Sosial Terhadap Kebahagiaan Seseorang Terlengkap

Sponsors Link

Dalam kehidupan bermasyarakat di Indonesia ada perbedaan stratifikasi sosial dan kelas sosial yang dibedakan kedalam 3 aspek yang dapat disimpulkan sebagai berikut:

ads
  • Aspek sifat yaitu sifat pelapisan masyarakat berdasarkan akumulasi faktor pembentuk stratifikasi sosial.
  • Aspek batasan yaitu batasan luas yang terdapat pada stratifikasi sosial.
  • Aspek pengaruh yaitu bahwa stratifikasi dapat mempengaruhi kehidupan seseorang baik itu positif maupun negatif.

Pada kesempatan ini akan kita bahas aspek pengaruh stratifikasi sosial terhadap kebahagiaan seseorang. Bagaimana sebuath stratifikasi dapat mempengaruhi kehidupan seseorang dan melahirkan manusia-manusia yang unggul atau sebaliknya.

Pengaruh Stratifikasi sosial Berdasarkan Kemampuannya

Dalam menilai pengaruh stratifikasi sosial terhadap kebahagiaan seseorang mari kita lihat dari karakteristik stratifikasi sosial yang terbagi dalam macam-macam stratifikasi sosial yaitu berdasarkan ekonomi, berdasarkan kriteria sosial dan berdasarkan politik. Berikut bahasannya satu persatu:

  • Bagi yang mampu secara ekonomi mereka akan sanggup untuk memenuhi kebutuhan baik primer, sekunder maupun tertier. Sedangkan bagi orang dengan kemampuan ekonomi lemah, jangankan untuk keperluan sekunder dan tertier, untuk makan sehari-hari saja mereka harus berjuang mati-matian. Oleh karena itu ukuran kebahagiaan untuk strata sosial ini berbeda, bagi yang mampu secara ekonomi mungkin mereka akan bahagia jika bisa keliling dunia sedangkan bagi yang tidak mampu bahagia adalah jika bisa makan dengan lauk sederhana.
  • Dalam gaya hidup bagi yang mampu tentu akan membeli barang-barang mewah yang belum tentu berguna secara fungsional namun dia akan bahagia jika memilikinya walau fungsinya tidak maksimal, sedangkan bagi yang tidak mampu membeli barang akan dilihat dari fungsinya. Mereka akan bahagia karena mempunyai barang yang mereka perlukan.
  • Bagi orang yang mempunyai pendidikan tinggi tentu lebih mudah mencari pekerjaan dibandingkan dengan orang yang berpendidikan rendah. Orang yang berpendidikan tinggi akan bahagia dengan mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan pendidikannya dan gaji yang tinggi, sedangkan orang yang berpendidikan rendah akan bahagia jika mendapatkan pekerjaan, apapun pekerjaannya asalkan mendapatkan upah.
  • Begitu juga jika seseorang mempunyai keahlian khusus maka dia akan mudah mendapatkan pekerjaan yang cocok untuk pengangguran dengan gaji tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak mempunyai keahlian khusus. Biasanya hal ini berhubungan dengan pendidikan, orang yang berpendidikan tinggi akan mempunyai keahlian yang membuat mereka akan mudah mendapatkan pekerjaan yang diinginkannya.

Ketika seseorang berada dalam strata sosial berkemampuan secara sarana sosialisasi politik maka dia akan berkuasa dilingkungannya. Orang ini kemudian akan mendapatkan kemudahan-kemudahan dalam menggunakan sarana dan prasarana dilingkungannya. Sedangkan bagi yang tidak mempunyai kemampuan politik, harus cukup berpuas diri dengan sarana dan prasarana seadanya saja. Contohnya bisa kita lihat para anggota dewan di negara ini, mereka menikmati berbagai macam fasilitas mewah yang disediakan oleh negara untuk mewakili rakyatnya.

Demikian pengaruh stratifikasi sosial terhadap kebahagiaan seseorang. Dapat disimpulkan bahwa kebahagiaan memang dipengaruhi oleh beberapa faktor, namun kebahagiaan juga bisa dirasakan oleh semua orang tergantung dari kemampuan orang tersebut mensyukuri apa yang dia punya saat ini.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Tuesday 06th, November 2018 / 03:36 Oleh :
Kategori : Sosiologi