Sponsors Link

5 Jenis Organisasi Lingkungan Hidup di Indonesia Secara Lengkap

Sponsors Link

Lingkungan hidup telah diciptakan Tuhan sebagai wahana yang ditinggali manusia dengan segala kelengkapannya. Lingkungan hidup terdiri atas unsur abiotik (unsur bukan mahluk hidup) dan unsur biotik (unsur mahluk hidup). Meski ada unsur biotik lain selain manusia, yaitu tumbuh-tumbuhan dan hewan, namun manusia adalah satu-satunya mahluk hidup yang dibekali akal untuk dapat mengelola unsur-unsur lain yang terdapat dalam lingkungannya.

ads

Pengertian Organisasi Lingkungan Hidup

Seseorang dalam upayanya mengelola lingkungan tidak dapat dilakukan secara mandiri, tetapi memerlukan orang lain guna memperoleh hasil optimal. Oleh karena itu, setiap orang berkumpul dan membentuk hubungan sosial. Contoh hubungan sosial dengan orientasi pemeliharaan kualitas lingkungan hidup dapat diwujudkan dengan pembentukan kelompok hingga organisas (baca juga: manfaat pemberdayaan komunitas). Menurut Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup Pasal 1 Angka 27, “Organisasi lingkungan hidup adalah kelompok orang yang terorganisasi dan terbentuk atas kehendak sendiri yang tujuan dan kegiatannya berkaitan dengan lingkungan.”

Organisasi lingkungan hidup yang ada di tengah masyarakat berkembang hingga memiliki lingkup luas dan memiliki kekhasan tersendiri baik dari segi bentuk, keangggotaan, dan sebagainya. Kekhasan ini juga menjadi indikator perbedaan organisasi dan lembaga pada umumnya.

Jenis-jenis Organisasi Lingkungan Hidup di Indonesia

Organisasi lingkungan hidup di Indonesia mulai hadir tahun 1964 dengan berdirinya kelompok pecinta alam Wanadri di Bandung. Sejak itu, organisasi lingkungan hidup semakin pesat perkembangannya dengan ditandai kemunculan-kemunculan organisasi lingkungan hidup lain seperti Mapala UI, Yayasan Indonesia Hijau, Walhi (Wahana Lingkungan Hidup Indonesia), PPLH (Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup), dan lain-lain. Agar kita dapat mengetahui perbedaan dari masing-masing organisasi, maka munculah pengelompokkan jenis organisasi lingkungan hidup di Indonesia berdasarkan aktor pendiri dan independensinya terhadap institusi lain berikut ini:

  1. Organisasi lingkungan dengan format jaringan

Jenis satu ini merupakan jenis organisasi yang didirikan para aktivis lingkungan hidup secara mandiri melalui bentuk-bentuk struktur sosial dalam format jaringan. Contoh organisasi tipe ini di antaranya KOPHI (Koalisi Pemuda Hijau Indonesia), GYC (Garuda Youth Community), dan Indonesia Berkebun.

  1. Organisasi lingkungan yang didirikan sebagai afiliasi dengan NGO (Non Governmental Organization) Internasional

Jenis organisasi lingkungan hidup di Indonesia satu ini merupakan hasil dari perluasan pengaruh NGO sebagai organisasi lingkungan hidup skala internasional ke berbagai negara, termasuk Indonesia. Contoh organisasi jenis ini meliputi IAAS (International Assoiciation of Students in Agricultural and Related Sciences), WWF (World Wide Fund for Nature), dan Green Map.

  1. Organisasi lingkungan yang didirikan sebagai afiliasi dengan NGO Nasional

Organisasi lingkungan ini sengaja didirikan sebagai bagian dari organisasi lingkungan hidup non pemerintah skala nasional. Contoh organisasi lingkungan hidup kategori ini di antaranya Sahabat Walhi dan GYI (Green Youth Indonesia).

  1. Organisasi lingkungan yang didirikan para mahasiswa di lingkungan kampus
Sponsors Link

Mahasiswa dengan pemikiran kritisnya mengenai lingkungan menghasilkan ide-ide pelestarian lingkungan yang memiliki kekhasan tersendiri. Mereka membangun organisasi lingkungan hidup dengan isu-isu lingkungan tertentu misalnya dampak pembangunan terhadap lingkungan yang dijadikan fokus utama. Organisasi lingkungan tipe ini dapat ditemukan di berbagai perguruan tinggi yaitu ITB dengan organisasi U Green ITB, Universitas Indonesia dengan Green Community UI dan Envihsa, UGM dengan Gama Earth, Kamase, dan Water Plant Community, dan sebagainya.

  1. Organisasi lingkungan hidup yang independen dan tidak memiliki afiliasi dengan organisasi lingkungan hidup manapun

Kategori organisasi lingkungan hidup ini biasanya aktif berkegiatan di luar kampus dan didirikan mantan aktivitis mahasiswa. Organisasi ini dalam menunjukkan kepeduliannya terhadap permasalahan lingkungan cenderung memiliki minat yang beragam (baca juga: prinsip pemberdayaan komunitas). Contoh organisasi lingkungan hidup jenis ini di anataranya ICSF (Indonesia Climate Change Student Forum), Bicons (Bird Conservation Society), Riset Indie, Greeneration, dan lain-lain.

Adapun kekhasan organisasi lingkungan hidup yang akan dibahas pada artikel kali ini adalah kekhasan organisasi lingkungan hidup di wilayah Indonesia. Itulah lima jenis organisasi lingkungan hidup yang ada di Indonesia. Semoga bermanfaat!

Sponsors Link
, , , ,




Post Date: Wednesday 25th, July 2018 / 05:46 Oleh :
Kategori : Pendidikan