Sponsors Link

10 Objek Utama Sosiologi Hukum yang Berlangsungnya Kehidupan Masyarakat

Sponsors Link

Sosiologi hukum merupakan salah satu kajian dari ilmu sosiologi yang memiliki kedudukan penting dalam memahami kehidupan masyarakat sosial, terutama yang berhubungan dengan berlakunya hukum atau aturan-aturan didalamnya. Sebagai seorang makhluk sosial, manusia tidak dapat hidup sendiri sehingga diperlukan aturan-aturan atau hukum yang diberlakukan agar proses interaksi sosial atau hubungan sosial yang berlangsung dapat dikendalikan atau berlangsung sesuai dengan yang diharapkan.

ads

Untuk memahami bagaimana pandangan serta kepatuhan manusia terhadap hukum-hukum yang berlaku tersebutlah maka ilmu kajian sosiologi hukum diperlukan. Setiap ilmu pengetahuan pasti memiliki objek kajian masing-masing, begitu pula dengan sosiologi hukum. Apa saja objek sosiologi hukum tersebut? simak penjelasan berikut ini.

Pengertian Sosiologi Hukum Menurut Para Ahli

Sebelum membahas mengenai objek sosiologi, penting untuk memahami terlebih dahulu apa yang sebenarnya di maksud sebagai sosiologi hukum. Sosiologi hukum terdiri dari dua istilah ilmu pengetahuan, yaitu ilmu sosiologi yang membahas mengenai segala sesuatu tentang kehidupan masyarakat sosial, dan ilmu hukum yang membahas mengenai aturan atau hukum yang berlaku sesuai dengan adanya penyesuaian terhadap berbagai gejala sosial yang terjadi didalam masyarakat.

Oleh sebab itu, sosiologi hukum merupakan suatu ilmu pengetahuan yang membahas mengenai hubungan-hubungan dalam kehidupan masyarakat dengan aturan-aturan yang berlaku karena adanya gejala sosial yang terjadi secara empiris analitis. Selain pengertian tersebut, beberapa ahli juga memberikan pendapat mereka mengenai pengertian sosiologi hukum. Beberapa diantaranya seperti:

  • Brade Meyer

Brade Meyer berpendapat bahwa sosiologi hukum merupakan suatu ilmu pengetahuan yang membahas secara dalam atau berpusat pada hukum sebagai penelitian sosial, sehingga nantinya dapa melihat bagaimana pandangan masyarakat terhadap peraturan atau hukum yang berlaku beserta dampak yang ditimbulkan. Sosiologi hukum akan fokus terhadap adanya gejala sosial sebagai suatu tindakan untuk melihat kepastian-kepastian hukum.

  • Soerjono Soekanto

Menurut Soerjono Soekanto, sosiologi hukum merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji atau menganalisis mengenai hubungan timbal balik antara gejala sosial dengan berbagai macam bentuk persoalan hukum atau peraturan-peraturan yang berlaku dalam masyarakat, baik secara analitis maupun empiris.

  • Moschtar Kusumaatmadja

Sosiologi hukum menurut Moschtar Kusumaatmadja merupakan suatu ilmu pengetahuan yang berfokus atau menitikberatkan kepada kaidah serta asas yang berlaku didalam kehidupan masyarakat, dengan tujuan untuk dapat menciptakan ketenteraman serta keteraturan masyarakat.

  • Otje Salman

Otje Salman juga memberikan pendapatnya terhadap pengertian sosiologi hukum, dimana sosiologi hukum diartikan sebagai suatu ilmu yang mengkaji adanya hubungan sosial dan hukum, termasuk pula hubungan timbal balik antara hukum dengan gejala sosial, baik secara analisis maupun empiris.

  • David N. Schiff
Sponsors Link

Pengertian sosiologi hukum menurut para ahli yang terakhir adalah menurut David N. Schiff, dimana sosiologi hukum diartikan sebagai suatu disiplin ilmu sosiologi yang membahas mengenai berbagai macam bentuk fenomena-fenomena hukum baik dalam bentuk tindakan, pola perilaku, maupun dampak yang ditimbulkan dalam kehidupan masyarakat.

Itulah beberapa pengertian sosiologi hukum menurut para ahli, dimana kemudian dapat disimpulkan bahwa sosiologi hukum merupakan suatu cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji mengenai hubungan timbal balik antara kehidupan masyarakat dengan hukum yang berlaku, demi mencapai kehidupan masyarakat yang teratur dan sesuai dengan yang diharapkan oleh masyarakat secara keseluruhan.

Objek Sosiologi Hukum

Setelah memahami pengertian sosiologi hukum sebagai suatu cabang ilmu pengetahuan mengenai hubungan timbal balik antar fenomena-fenomena atau persoalan hukum dan kehidupan masyarakat sosial, maka perlu diketahui pula apa saja objek sosiologi hukum dalam kehidupan masyarakat. Sosiologi hukum memiliki beberapa objek kajian, diantaranya adalah:

  1. Hukum dengan Kelompok Sosial

Objek sosiologi hukum yang pertama adalah hubungan hukum dengan kelompok sosial, dimana hukum dilihat sebagai suatu upaya untuk memahami kelompok-kelompok sosial didalam masyarakat. Kelompok-kelompok sosial tersebut memiliki peranan penting dalam aspek hukum, karena kelompok sosial merupakan satu kesatuan yang memiliki peraturan-peraturan yang berlaku tersendiri.

ads
  1. Hukum dengan Kebudayaan

Objek sosiologi hukum yang kedua adalah hubungan hukum dengan kebudayaan, sehingga hukum dilihat sebagai suatu proses kebudayaan yang telah mengakar dalam kehidupan manusia sebagai masyarakat sosial. Hukum dan sosiologi memang memiliki kaitan yang erat ketika dipandang dari kebudayaan-kebudayaan yang ada baik secara tertulis maupun tidak. Selain itu, hukum yang berlaku didalam masyarakat juga biasanya akan dipengaruhi oleh nilai-nilai budaya yang memang sudah ada sejak lama.

Sebagai contoh objek sosiologi hukum ini seperti adanya konstitusi yang mempertimbangkan berlakunya hukum adat dalam masyarakat dalam menerapkan resolusi konflik untuk penyelesaian berbagai macam bentuk-bentuk konflik sosial. Terkadang problem hukum yang muncul dalam masyarakat justru disebabkan karena pembentukan aturan atau hukum yang tidak disesuaikan dengan nilai-nilai budaya dalam masyarakat, sehingga hukum atau peraturan yang berlaku tidak sesuai dengan apa yang diharapkan masyarakat dan memicu timbulnya berbagai macam persoalan sosial dan persoalan hukum dalam masyarakat.

  1. Hukum dengan Interaksi Sosial

Sebagai seorang makhluk sosial, salah satu contoh tindakan sebagai makhluk sosial yang tidak dapat dihindari adalah adanya interaksi sosial. Oleh sebab itu, objek sosiologi hukum selanjutnya adalah hubungan hukum dengan interaksi sosial dalam masyarakat. Hal ini berarti bahwa segala bentuk interaksi sosial yang terjadi didalam kehidupan masyarakat harus memiliki aturan atau landasan agar tercipta suatu keteraturan dan terhindar dari timbulnya berbagai macam penyimpangan sosial dalam masyarakat.

  1. Hukum dengan Stratifikasi Sosial

Dalam kehidupan masyarakat, terdapat berbagai bentuk-bentuk stratifikasi sosial yang mana tidak dapat dipisahkan pula dengan adanya aturan atau hukum yang harus dipatuhi, sehingga hubungan hukum dengan stratifikasi sosial menjadi suatu objek kajian dalam sosiologi hukum. Hukum dalam hal ini berfungsi untuk menangani berbagai macam persoalan yang perlu ditangani karena adanya stratifikasi sosial yang terbentuk dalam lapisan masyarakat.

  1. Hukum dengan Kekuasaan dan Kewenangan

Objek sosiologi hukum yang selanjutnya adalah hubungan hukum dengan kekuasaan dan kewenangan, dimana kekuasaan berkaitan dengan hukum sedangkan kewenangan biasanya berkaitan dengan sosiologi. Kekuasaan dan kewenangan adalah hal yang akan selalu ada didalam kehidupan masyarakat sosial, dimana kewenangan disini dipahami sebagai suatu upaya untuk menciptakan kondisi yang mendukung serta mengkomodir kekuasaan yang hadir dalam masyarakat. Para penguasa di dalam masyarakat biasanya memiliki wewenang untuk membuat hukum yang berlaku bagi mereka serta masyarakat sosial, dimana tidak sedikit pula hukum yang buat dijadikan sebagai suatu alat kekuasaan. Disinilah nantinya sosiologi hukum berperang untuk memahami lebih dalam peran serta posisi hukum dalam masyarakat sosial yang sebenarnya.

  1. Hukum dengan Perubahan sosial

Hukum dengan perubahan sosial menjadi suatu aspek atau objek yang penting dalam sosiologi hukum, dimana hukum menjadi suatu proses perubahan sosial yang terjadi di dalam kehidupan masyarakat sosial. Adanya teori mengenai perubahan sosial juga terbentuk karena diatur didalam suatu hukum yang berlaku. Hukum dan perubahan sosial memang memiliki hubungan yang erat, termasuk hubungan timbal balik didalamnya.

Dimana perubahan sosial yang terjadi terkadang dipengaruhi oleh peraturan-peraturan yang berlaku dan harus dipatuhi, begitu pula sebaliknya dimana perubahan-perubahan sosial yang terjadi dalam masyarakat juga dapat berpengaruh terhadap berlakunya serta pembentukan hukum untuk masyarakat.

  1. Hukum dengan Masalah Sosial
Sponsors Link

Berbagai macam contoh masalah sosial dalam masyarakat menjadikan hukum dengan masalah sosial sebagai suatu objek sosiologi hukum yang tidak dapat ditinggalkan. Hukum dijadikan sebagai suatu alat untuk mengatasi masalah-masalah sosial yang terjadi, sehingga kehidupan masyarakat dapat tercipta dengan teratur dan sesuai dengan apa yang diharapkan dan disepakati bersama.

  1. Hukum dengan Sistem Sosial

Suatu sistem hukum merupakan suatu cerminan dari adanya sistem sosial yang lebih luas dalam kehidupan masyarakat. Dimana sistem hukum dan sistem sosial yang berpengaruh satu sama lain, atau terdapat hubungan dan proses timbal balik yang luas diantara keduanya. Proses timbal balik tersebut mempengaruhi bagaimana suatu keputusan hukum dibuat dalam masyarakat, sehingga dapat dipahami bahwa hukum tidak dapat terlepas dari sistem sosial dalam masyarakat.Oleh sebab itu lah, hukum dengan sistem sosial menjadi objek sosiologi hukum yang juga penting adanya.

  1. Perbandingan Hukum dalam Masyarakat

Sosiologi hukum juga mengkaji adanya perbandingan hukum dalam masyarakat, artinya bahwa sosiologi hukum merupakan suatu upaya untuk melihat apakah hukum yang berlaku dalam masyarakat berlaku secara universal atau hanya kontekstual saja. Setiap tindakan atau masalah yang hadir dalam masyarakat memiliki dasar hukum yang berbeda-beda, oleh sebab itulah penerapan hukum dalam masyarakat juga terkadang berbeda-beda tergantung dengan sistem sosial serta tindakan setiap masyarakat yang dilakukan.

  1. Sifat Hukum dalam Masyarakat

Objek sosiologi hukum yang terakhir adalah mengenai sifat hukum yang berlaku dalam masyarakat, dimana hukum biasanya memiliki sifat yang dualistis. Artinya bahwa, hukum memang dapat digunakan untuk kepentingan masyarakat bersama dalam menciptakan suatu kehidupan yang damai dan teratur, tetapi disisi lain hukum juga dapat digunakan untuk kepentingan pribadi terutama oleh para penguasa sebagai suatu alat kontrol sosial dalam mempertahankan kedudukan serta kekuasaan sosialnya. Oleh sebab itulah, hukum dipahami memiliki sifat dualistis dalam kehidupan masyarakat sosial.

Itulah beberapa objek sosiologi hukum dalam masyarakat, dimana dilihat dari penjelasan-penjelasan diatas maka dapat dipahami bahwa hukum dan sosiologi memang memiliki ikatan yang sangat erat atau tidak dapat dipisahkan satu sama lain, karena keduanya memiliki pengaruh yang sama terhadap kedudukannya dalam masyarakat. Demikian penjelasan mengenai objek sosiologi hukum, semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Monday 11th, June 2018 / 03:51 Oleh :
Kategori : Sosiologi