Sponsors Link

Pengertian, Manfaat dan Objek Kajian Sosiologi Keluarga

Sponsors Link

Apa saja yang menjadi objek kajian sosiologi keluarga? Sosiologi keluarga merupakan salah satu disiplin ini dari bidang kajian sosiologi. Keluarga merupakan lingkungan yang bisa memberikan pengaruh yang cukup signifikan terhadap seseorang. Hal ini karena pendidikan yang pertama kali diperoleh seseorang adalah melalui keluarganya. Keluarga akan mengajarkan pertama kali mengenai norma, interaksi antar ruang, nilai, dan lain-lain. Maka dari itu, kali ini kami akan mengupas tuntas tentang pengertian, fungsi, dan juga objek kajian sosiologi keluarga.

ads

Pengertian Sosiologi Keluarga

1. Pengertian Keluarga

Jika ditinjau dari segi bahasa, keluarga merupakan kata yang berawal dari bahasa Sansekerta ‘kulawarga’. Kata ‘kula’ di sini menunjukkan suatu ras, sementara ‘warga’ merupakan kata yang memiliki arti anggota. Jadi, keluarga merupakan sebuah media sosialisasi yang terbentuk karena ikatan darah, pernikahan, bahkan proses ini bisa terbentuk karena adanya pengangkatan anak alias adopsi.

2. Pengertian Sosiologi

Sosiologi adalah sebuah ilmu sosial yang mengkaji berbagai masalah yang berhubungan dengan ranah sosial. Sosiologi merupakan ilmu yang akan mengkaji perihal apa saja ciri-ciri perubahan sosial dan apa saja pengaruhnya. Kajian yang dilakukan pada sosiologi adalah dengan berdasarkan metode-metode sosiologi. Selain itu, fungsi dan peran sosiologi dalam pemecahan masalah sosial nantinya akan dimanfaatkan untuk mengatasi berbagai masalah sosial yang disebabkan oleh adanya ketidakteraturan dalam bersosial di lingkungan masyarakat.

3. Sosiologi Keluarga

Sementara untuk sosiologi keluarga, ia pada dasarnya merupakan gabungan dari dua kata, yaitu ‘sosiologi’ dan ‘keluarga’. Sosiolgi merupakan sebuah ilmu yang berhubungan dengan masyarakat. Sementara keluarga adalah unit kecil yang terdapat di dalam lingkungan masyarakat yang mana di dalamnya terdiri atas kepala keluarga dan beberapa anggota keluarga. Mereka berkumpul dan tinggal dalam satu atap dengan situasi dan kondisi saling membutuhkan dan saling ketergantungan antara yang satu dengan yang lainnya.

4. Pengertian Sosiologi Keluarga

Sementara untuk definisi dari sosiologi keluarga adalah sebuah cabang ilmu yang didalamnya mengkaji perihal realitas dari bentuk, interaksi, pola, dan juga perubahan yang terjadi dalam lingkungan keluarga. Sosiologi keluarga juga mengkaji perihal apa saja yang menjadi pengaruh pergeseran maupun perubahan pada masyarakat dan kaitannya dengan keluarga.

Selain itu, sosiologi keluarga juga akan mencoba mencari apa saja yang menjadi pengaruh antara penerapan sistem dalam keluarga pada masyarakat pada umumnya. Studi ini akan memberikan sebuah penjelasan kepada kita berkaitan dengan realitas sosial, unsur-unsur hubungan sosial, perubahan sosial, dan juga bentuk-bentuk sosial yang terjadi dalam lingkungan keluarga.

Objek Kajian Sosiologi Keluarga

Terdapat beberapa hal yang menjadi objek kajian sosiologi keluarga. Di bawah ini akan kami berikan apa saja yang menjadi objek kajiannya agar bisa dibedakan antara sosiologi keluarga dengan cabang ilmu sosiologi lainnya seperti perbedaan sosiologi pedesaan dan sosiologi perkotaan.

1. Pola Hubungan yang Terjadi Dalam Keluarga

Kita tahu bahwa setiap individu yang berada dalam lingkungan keluarga akan saling berinteraksi dengan kepala maupun anggota keluarga yang lainnya. Hal ini karena pada dasarnya setiap individu tersebut akan saling membutuhkan dan ketergantungan. Dengan adanya interaksi yang dilakukan, maka akan berdampak pada timbulnya cooperation atau kerjasama, competity atau persaingandan juga conflict atau pertentangan.

2. Sistem Keluarga

Sama halnya yang terjadi pada seluruh sistem, sistem yang terdapat pada keluarga juga memiliki tujuannya sendiri. Tujuan tersebut bisa berupa tujuan secara eksplisit maupun implisit yang berbeda tergantung tahapan yang terjadi di dalam siklus keluarga itu sendiri. Selain itu, tujuan ini juga bisa berubah berdasarkan kepedulian antar anggota keluarga dan juga nilai keluarga yang berlaku.

Sponsors Link

3. Pola Keluarga

Mengenai pola keluarga, ia bisa dilihat dengan berdasarkan seberapa besar dan kecil individu yang ada dalam keluarga tersebut. Selain itu, hal ini juga bergantung pada aktivitas keluarga, dan juga kajian yang dilakukan dengan berdasarkan nilai-nilai yang terkandung dalam lingkungan keluarga.

Ciri-ciri Sosiologi Keluarga

Sama halnya dengan ilmu pengetahuan yang lain, sosiologi keluarga juga memiliki beberapa ciri yang membedakannya dengan berbagai bidang ilmu sosiologi. Beberapa ciri tersebut akan kami jelaskan seperti di bawah ini:

  • Sosiologi keluarga mempunyai sebuah ciri khas yang bersifat universal di dalam mengkaji berbagai permasalahan yang terjadi dalam lingkungan di tengah-tengah kehidupan di masyarakat.
  • Sosiologi keluarga dibentuk dengan berdasarkan pengalaman dan juga tindakan masyarakat dengan mengacu pada dilakukannya sebuah penelitian yang bersifat empiris dan juga analisis.
  • Sosiologi keluarga memiliki ciri dimana ia nantinya akan mengarah pada rasionalitas berpikir manusia. Hal ini karena ada banyak kajian sosial yang di dalamnya menghubungkan tindakan manusia dengan apa yang dipikirkan oleh manusia tersebut.

Manfaat Sosiologi Keluarga

Salah satu manfaat dengan adanya sosiologi keluarga adalah terbentuknya arahan dan bimbingan di dalam membantu suatu keluarga yang baik. Pola tindakan yang terjadi di lingkungan keluarga juga dikaji sehingga menciptakan sebuah interaksi yang berdampak pada keharmonisan hubungan yang dimiliki oleh masing-masing individu dalam keluarga tersebut.

Selain itu, sosiologi keluarga juga bermanfaat untuk mengurangi terjadinya berbagai penyimpangan sosial yang terdapat pada masyarakat yang juga bisa berpengaruh pada lingkungan keluarga. Demikian informasi seputar pengertian, manfaat, dan objek kajian sosiologi keluarga. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,




Post Date: Tuesday 20th, August 2019 / 07:16 Oleh :
Kategori : Sosiologi