Sponsors Link

10 Manfaat Sosiologi Hukum untuk Studi Hukum yang Belum Banyak Orang Ketahui

Sponsors Link

Sosiologi hukum atau disebut juga kajian sosio legal, posisinya dalam ilmu sosiologi masih menjadi perdebatan. Ada 3 pendapat berbeda mengenai hal tersebut. Pendapat pertama menyatakan sosiologi hukum adalah turunan bidang sosiologi. Pendapat kedua menyatakan sosiologi hukum merupakan bidang penelitian yang terperangkap diantara disiplin ilmu sosiologi dan hukum. Pendapat terakhir menyatakan bidang ini adalah bagian studi penelitian mengenai posisinya dalam tradisi ilmu sosial yang lebih luas. Namun, pada dasarnya perbedaan pendapat tersebut tidak mengurangi fungsi sosiologi hukum dan manfaat sosiologi hukum untuk studi hukum.

ads

Menurut Soerjono Soekanto (1998), sosiologi hukum adalah suatu cabang ilmu pengetahuan yang secara analitis dan empiris menganalisis atau mempelajari hubungan timbal balik antara hukum dengan gejala-gejala sosial lainnya. Hal ini serupa dengan yang dinyatakan oleh David N. Schiff, sosiologi hukum menurutnya adalah studi sosiologi terhadap fenomena-fenomena hukum spesifik yang berhubungan dengan masalah legal relation, termasuk proses interaksional dan sosialisasi organisasional, typikasi, abolisasi, dan konstruksi sosial. Jadi pada dasarnya ruang lingkup sosiologi hukum adalah meneliti penyebab manusia patuh pada hukum atau gagal mentaati hukum dan berbagai faktor sosial yang mempengaruhinya.

Manfaat sosiologi hukum untuk studi hukum tidak terlepas dari adanya perbedaan penelitian sosial dan penelitian hukum yang bersifat saling melengkapi. Sebelum memahami manfaat sosiologi hukum untuk studi hukum, alangkah lebih baiknya Anda mengetahui perbedaan sosiologi hukum dengan hukum:

  • Hukum lebih menekankan hal-hal yang individual, sedangkan sosiologi hukum menekankan pada kelompok masyarakat.
  • Sosiologi hukum memandang bahwa putusan hukum bersifat kompromistis, sedangkan hukum beranggapan putusan hukum bersifat ini dan itu.
  • Hukum berbicara benar dan salah atau kebenarannya bersifat normatif sedangkan sosiologi hukum bersifat bebas nilai

Selain itu, Anda juga perlu mengetahui karakteristik kajian sosiologi hukum agar mampu menyimpulkan manfaat sosiologi hukum untuk studi hukum. Karakteristik kajian sosiologi hukum yaitu:

  • Memberikan gambaran terhadap praktek hukum
  • Menjelaskan dan mengungkapkan hukum di dalam masyarakat
  • Menguji kebenaran empiris dari peraturan hukum di dalam masyarakat
  • Tidak melakukan penilaian terhadap hukum

Penjelasan sebelumnya mampu untuk memberikan Anda pengetahuan mengenai manfaat sosiologi hukum untuk studi hukum. Jadi beberapa manfaat tersebut yaitu:

  • Memahami penyebab manusia patuh atau tidak patuh pada hukum yang berlaku
  • Menjelaskan faktor yang mempengaruhi kesadaran hukum di masyarakat
  • Memahami makna hukum dalam konteks sosialnya
  • Memahami efektivitas hukum yang diterapkan di masyarakat
  • Mengevaluasi efektivitas hukum di masyarakat
  • Mengevaluasi peran aparat dan penegak hukum dalam penegakan hukum di masyarakat
  • Memahami perkembangan hukum di masyarakat
  • Memahami dampak penerapan hukum di masayarakat
  • Mengetahui golongan masyarakat yang diuntungkan dan dirugikan dari sistem hukum yang diterapkan
  • Mengetahui golongan masyarakat yang mengendalikan hukum

Manfaat sosiologi hukum untuk studi hukum dapat menjelaskan permasalahan hukum dari konteks sosialnya. Hal ini penting karena pada sosiologi hukum Anda akan mampu melihat bagaimana pengamatan pada objek sosiologi hukum mampu menjelaskan fenomena hukum yang terjadi di masyarakat dalam kontek sosialnya. Apabila Anda ingin melihat dari sudut pandang politik, maka harus dipahami perbedaan sosiologi hukum dan politik hukum. Dengan mempelajari sosiologi hukum, Anda akan mampu memahami permasalahan hukum di Indonesia dan contoh kasus realita sosial di masyarakat.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Monday 25th, February 2019 / 01:00 Oleh :
Kategori : Sosiologi