Sponsors Link

12 Manfaat Pemberdayaan Komunitas Dalam Lingkungan Masyarakat

Sponsors Link

Komunitas merupakan unit atau kesatuan sosial yang terorganisasi dalam kelompok-kelompok dengan kepentingan bersama baik secara fungsional maupun teritorial. Biasanya komunitas merupakan masyarakat atau warga setempat. Sedangkan pemberdayaan memiliki arti yaitu memberi daya, kuasa, atau kekuatan kepada pihak yang kurang diberdayakan. Pemberdayaan ini juga merupakan proses pengembangan, mandiri, dan upaya swadaya pada segala bidang dan sektor pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat. Namun terdapat perbedaan kebutuhan hidup  pada setiap manusia karena terdapat faktor yang mempengaruhi kebutuhan manusia tersebut.

ads

Secara konseptual dan umum, pemberdayaan komunitas merupakan upaya untuk meningkatkan harkat dan martabat pada lapisan masyarakat dalam kondisi yang kurang mampu dan masih tergolong masyarakat lapisan bawah. Dengan kata lain, pemberdayaan komunitas juga merupakan aktivitas atau program untuk menciptakan atau meningkatkan kemampuan masyarakat, baik pada individu maupun kelompok untuk dapat memecahkan berbagai permasalahan yang terkait dengan upaya peningkatan kualitas hidup, kemandirian, dan kesejahteraan. Sehingga, untuk mencapai pemberdayaan komunitas yang sesuai dengan tujuannya, maka pemberdayaan komunitas perlu untuk menjalankan prinsip pemberdayaan komunitas.

Tujuan Pelaksanaan Pemberdayaan Komunitas

Berikut adalah tujuan pelaksanaan pemberdayaan komunitas, yaitu :

  • Menciptakan suasana atau iklim yang memungkinkan potensi masyarakat berkembang. Di sini titik tolaknya adalah pengenalan bahwa setiap manusia, setiap masyarakat, memiliki potensi yang dapat dikembangkan
  • Memperkuat potensi atau daya yang dimiliki masyarakat
  • Meningkatkan taraf pendidikan, derajat kesehatan, dan akses pada sumber-sumber kemajuan ekonomi seperti modal, teknologi, informasi, lapangan kerja, dan pasar.
  • Perluasan prasarana dan sarana seperti sistem irigasi, akses transportasi, listrik, hingga bangunan sosial seperti sekolah dan layanan kesehatan yang dapat dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.
  • Ketersediaan lembaga-lembaga pendanaan, pelatihan, dan pemasaran terutama pada desa tertinggal.
  • Meningkatkan kemandirian dan swadaya masyarakat untuk memajukan kehidupan mereka menjadi lebih baik secara berkelanjutan.

Ciri-ciri Masyarakat yang Memiliki Potensi untuk Pemberdayaan Komunitas

Berikut adalah ciri-ciri masyarakat yang memiliki potensi untuk melakukan pemberdayaan komunitas, yaitu:

  • Mampu memahami diri dan potensinya
  • Mampu merencanakan dan mengantisipasi kondisi perubahan ke depan
  • Memiliki rasa tanggungjawab dan melaksanakannya
  • Memiliki barganining power yang memadai dalam melakukan kerjasama yang saling menguntungkan
  • Memiliki kekuatan untuk berdiskusi dan berunding
  • Mampu mengarahkan dan mengelola diri sendiri

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan untuk Melakukan Pemberdayaan Komunitas

Progam Pengembangan komunitas dikaji pada sudut pandang ekonomi. Hal ini memang penting apalagi untuk keberlanjutan jangka panjang bagi masyarakat tersebut dan akhirnya mampu untuk mengelolanya secara mandiri. Jika pendekatan komunitas dapat berpusat dan berdampak pada perubahan sosial dan organisasi yang dibutuhkan bagi masyarakat agar mampu memegang kendali dan mengelola.

Terdapat lima (5) hal utama yang perlu diperhatikan dalam melakukan pemberdayaan komunitas pada suatu wilayah. Lima (5) hal tersebut adalah:

  • Progam yang dilaksanakan harus menghormati dan menjunjung tinggi nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM)
  • Progam yang dilaksanakan harus memiliki komitmen global pada pembangunan sosial masyarakat adat sesuai. Hal ini dapat disesuaikan dengan peraturan yang telah disetujui pada kerjasama ASEAN dalam bidang sosial budaya
  • Program yang dilaksanakan tidak bertujuan untuk mengeksploitasi lingkungan dan sumber daya alam yang berlebihan. Progam yang  dilaksanakan dan bersinggungan dengan lingkungan memiliki berbagai dampak,  namun terdapat dampak utama sebanyak dampak pembangunan terhadap lingkungan.
  • Progam yang dilaksanakan harus berdampingan dengan pelestarian lingkungan dan tidak mendesak komunitas asli
  • Program yang dilakukan dapat memperkuat nilai-nilai kearifan lokal masyarakat dengan mengintegrasikannya pada desain kebijakan dan program teknis yang dilaksanakan.
Sponsors Link

Manfaat Pemberdayaan Komunitas

Berikut adalah beberapa manfaat pemberdayaan komunitas sebagai berikut :

  1. Mengurangi kesenjangan sosial  seperti dalam contoh kesenjangan sosial di lingkungan masyarakat dengan pendekatan kearifan lokal. Misalnya pemberdayaan komunitas dengan melakukan gotong royong untuk pembangunan gapura desa, membuat kelompok usaha olahan pangan, dan lain sebagainya.
  2. Mengurangi kesenjangan sosial menggunakan pendekatan kelestarian lingkungan. Kelestarian lingkungan alam yang tidak dijaga akan mengakibatkan semakin berkurangnya sumber daya alam yang tidak dijaga akan mengakibatkan semakin berkurangnya sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan hidup manusia.
  3. Mengatasi kesenjangan sosial berdasarkan pembangunan berorientasi pada pemenuhan kebutuhan manusia melalui pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana, efisien, dan memerhatikan keberlanjutan pemanfaatannya baik untuk generasi masa kini maupun generasi yang akan datang.
  4. Memacu perkembangan dan penggunaan bakat atau kemampuan terpendam pada tiap individu
  5. Komunitas dan masyarakat mendapatkan pengetahuan mengenai manajemen, pengelolaan mutu, teknik, ketrampilan dan metodologi yang baik sehingga dapat meningkatkan perbaikan pada kinerja usahanya.
  6. Peningkatan kesejahteraan dalam jangka panjang
    Sponsors Link

  7. Peningkatan secara berkelanjutan dan menyeluruh
  8. Memberikan peningkatan penghasilan komunitas dan masyarakat sekitar
  9. Memberikan perbaikan penghidupan di masyarakat dan kelompok yang memiliki penghasilan di bawah rata-rata (kecil)
  10. Memberikan peningkatan penggunaan sumber-sumber pengembangan secara efektif dan efisien
  11. Memberikan pengembangan dan pemberian yang efektif, tepat sasaran, dan efesien.
  12. Memberikan ruang demokratis sesuai potensi dan kreatifitas masyarakat.

Namun, dalam tiap pelaksanaan pemberdayaan komunitas, terdapat beberapa kendala dan hambatan yang akan dilalui. Berikut adalah hambatan-hambatan yang terjadi pada pelaksanaan pemberdayaan komunitas:

  • Kurangnya pemahaman atau komitmen yang sungguh-sungguh. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya pemahaman terkait pemberdayaan komunitas atau terdapat krisis yang menyebabkan berkurangnya komitmen pada pelaksana.
  • Hambatan perilaku. Terdapat pola pikir pegawai negeri dibandingkan dengan pelayan masyarakat. Hal tersebut memperhambat pola pikir dan kinerja pelaksana pemberdayaan komunitas.
  • Hambatan kebijakan keuangan. Sistem keuangan dan daya pengelolaannya akan mempengaruhi aspek logistik pada pelaksanaan pemberdayaan komunitas.
  • Terdapat perbedaan budaya, ekonomi, geografis, dan suku bangsa. Hal tersebut karena pelaku pelaksana pemberdayaan komunitas dan komunitas yang akan diberdayakan merupakan masyarakat yang berbeda, sehingga perlu adanya adaptasi budaya, ekonomi, dan lain sebagainya.
  • Kurangnya koordinasi progam pada pelaku internal. Pelaksanaan pemberdayaan komunitas memerlukan kajian dan kesepakatan dari berbagai pihak termasuk pihak-pihak internal kawasan tersebut seperti kepala desa, ketua RT  dan RW. Pihak-pihak internal yang banyak dan beragam akan menyebabkan fokus koordinasi semakin berkurang.
  • Kurangnya data monitoring dan evaluasi yang bermutu. Data pada lapangan beragam dan acak, bahkan bersifat berubah-ubah, sehingga menyebabkan monitoring yang dilakukan mengalami hambatan. Selain itu, evaluasi yang dilakukan tidak menyeluruh dan hanya pada waktu tertentu saja.

Itulah beberapa ulasan yang sudah di jelaskan mengenai beberapa manfaat dalam pemberdayaan pada suatu komunitas yang bias anda ketahui.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Tuesday 24th, April 2018 / 04:01 Oleh :
Kategori : Sosiologi