Sponsors Link

9 Macam-macam Teori Sosiologi Sastra Terlengkap

Sponsors Link

Sosiologi merupakan salah satu bidang ilmu sosial yang mempelajari tentang masyarakat mulai dari pola hidup masyarakat, kehidupan bermasyarakat, dan segala sesuatu mengenai masyarakat seperti upaya mengatasi masalah sosial. Sosiologi pertama kali dikenalkan oleh salah satu tokoh sosiologi yaitu aguste comte dan membuat orang orang mengenalnya sebagai bapak sosiologi. Perkembangan sosiologi semakin hari semakin berkembang, cabang sosiologi yang merupakan penggabungan dengan ilmu pengetahuan lainnya pun kini sudah ada.

ads

Sosiologi memiliki berbagai cabang ilmu, meskipun masih banyak orang yang tidak tahu menahu mengenai hal tersebut. Bahkan ada juga yang sulit membedakan cabang ilmu sosiologi satu dan lainnya yaitu cabang ilmu sosiologi pedesaan dan pertanian. Padahal Perbedaan sosiologi pertanian dan sosiologi pedesaan sangat jelas terlihat dari fokus pembahasannya. Sosiologi juga memiliki berbagai cabang seiring berjalannya sejarah perkembangan sosiologi, lahirlah cabang sosiologi seperti sosiologi sastra, sosiologi hukum hingga sosiologi lingkungan.

Sosiologi sastra merupakan ilmu pengetahuan tentang masyarakat akan adanya sastra kritikus dan sejawarawan. Sosiologi sastra terfokus pada pengarangan karya sastra yang dipengaruhi oleh status atau kebiasaan masyarakat. Dalam kamus besar bahasa Indonesia juga dijelaskan mengenai pengertian sosiologi sastra. Berikut ini adalah macam macam teori sosiologi sastra.

  • Endraswara

Endraswara menjelaskan mengenai macam macam teori sosiologi sastra secara umum atau definisi sosiologi sastra. Ia menanyakan bahwa sosiologi sastra adalah penelitian yang fokus pada masalah manusia yang mana sastra mengungkapkan bagaimana masyarakat berjuang untuk masa depannya melalui karya sastra. Endraswara menggambarkan bahwa imajinasi yang dituangkan dalam karya sastra memunjukan bagaimana orang tersebut sangat berjuang untuk masa depan yang indah.

  • Faruk

Faruk juga menekankan bahwa sosiologi sastra merupakan studi yang memplejari tentang masyarakat dan segala kepentingannya. Faruk menjabarakan bahwa segala kepentingan masyarakat diraih melalui proses proses sosial termasuk proses interaksi sosial.

  • Rahmat Djoko Pradopo

Salah satu dari macam macam teori sosiologi sastra juga diungkapkan oleh Rahmat Djoko Pradopo yang menjelaskan bahwa tujuan mempelajari sosiologi sastra untuk mendapatkan deskripsi mengenai bagaimana bentuk hubungan sosial antara karya sastra, pengarang dan masyarakat. Secara tidak langsung ia menyatakan bahwa hasil karya seorang pengarang juga dipengaruhi oleh masyarakat sekitar.

  • Abrams

Abrams menjelaskan bahwa adanya kebiasaan, status, macam macam kelas sosial, idologi, pekerjaan yang ada dimasyarakat mempengaruhi karya sastra seseorang. Sehingga tulisan kritikus dan ahli sejarah sastra tercipta dan terlihat berkarakter. Salah satu yang sangat terlihat sangat jelas adalah kebiasaan dan watak sang penulis. Secara simple dijabarkan bahwa hasil karya seorang penulis karya sastra dipengaruhi oleh pola pikirnya atau cara berpikirnya sedangkan cara berpikir seseorang dipengaruhi oleh kehidupan sosialnnya.

  • Ratna via Sutri

Ratna menyatakan bahwa setia karya sastra memiliki hubungan dengan masyarakat. Ratna menjabarkan kedalam beberapa poin. Pertama karya sastra ditulis oleh pengarang, diceritakan oleh narrator, disalin oleh penyarin dan ketiganya merupakan bagian dari masyarakat atau anggota masyarakat. Kedua setiap karya sastra pasti diambil dari kehidupana masyarakat atau atas dasar sesuatu yang terjadi dalam masyarakat.

Sponsors Link

Ketiga, medium karya sastra selalu didapatkan dari kompetansi masyarakat atau mengandung masalah masyarakat. Keempat adalah hubungan mengenai logika, etik dan etika dalam karya sastra dan juga merupakan hal penting dalam masyarakat. Terakhir adalah karya sastra memiliki intersubjektivitas yang sama dengan masyarakat.

  • Atmazaki via Sutri

Atmazaki menjelaskan tiga unsur yang adalah dalam sosiologi sastra. Diantraanya konteks sosial pengarang, sastra sebagai cerminan masyarakat dan fungsi sastra. Kontek sosial pengarang memiliki makna bagaimana kehidupan sosial pengarang karya tersebut yang mana berasl dari profesi atau mata pencarian dan juga lingkungan yang mempengaruhinya. Sastra sebagai cerminan masyarakat memiliki nilai moral, politik, pendidikan dan agama dalam masyarakat. Terakhir adalah fungsi sastra sebagai seni yang juga berfungsi bagi masyarakat.

  • Wellek dan werren
Sponsors Link

Wellek dan werren menjelaskan tentang salah satu dari macam macam teori sosiologi sastra yaitu mengenai hubungan nyata sastra dan masyarakat. Hubungan sastra dan masyarakat terlihat dari tiga hal yang dikonsepkan sebagai sosiologi pengarang yang merupakan bagian dari masyarakat dan menghasilkan sebuah karya sastra, sosiologi karya sastra yaitu eksistensi dari kayraya tersebut secara tidak langsung mengenai masalah sosioal dan sosiologi pembaca yang mana terfokus pada dampak sosial dari karya tersebut.

  • Sarah M Corse

Minat terhadap sosiologi sastra sucah cukup meningkat. Sosiologi sastra mengalami peningkatan minat karena studi budaya dan metodologi yang mempengaruhinya. Meskipun sebenarnya sosiologi terlah memperluas batasan metologinya untuk mencipatakan resistensi.

  • Pradopo

Sosiologi sastra memiliki orientasi mimetic. Sosiologi sastra memandang akan apa yang dihasilkan atau yang disebut dengan karya sastra merupakan cerminan masyarakat.

Demikian mengenai kumpulan macam macam teori sosiologi sastra. Teori sosiologi sastra tidak semata mata hanya mengenai praktek lapangan melainkan mulai dari pengertian, cara pengerjaan hingga setingkat fokus penulisan karya tersebut.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Wednesday 18th, July 2018 / 06:27 Oleh :
Kategori : Sosiologi