Sponsors Link

5 Macam-Macam Kontravensi Secara Jelas dan Paling Lengkap

Sponsors Link

Kontravensi berasal dari bahasa Inggris contravention yang secara harfiah berarti pelanggaran. Secara umum kontravensi adalah proses proses terjadinya interaksi sosial yang mengarah pada perasaan tersaingi dan pertentangan. Kontravensi ditandai dengan ketidakpastian mengenai diri seseorang dan kemudian ditunjukkan dengan rasa tidak suka yang disembunyikan.

ads

Menurut Leopold von Wiese dan Howard Becker, macam-macam kontravensi adalah:

1. Kontravensi Umum

Adalah perilaku yang ditunjukkan ketika seseorang tidak suka terhadap orang lain. Hal ini dinyatakan dengan protes, menghalang-halangi, mengganggu, menolak. Misalnya:

  • Ibu A merasa tidak senang karena pohon tetangga sebelah menjuntai ke halaman rumahnya dan membuat daun-daun keringnya mengotori halamannya. Karena tidak berani menegur, ibu A memprotes contoh lingkungan sosial dengan cara membuang semua sampah daun tersebut dihalaman rumah tetangganya.
  • Ketika pengendara yang lewat di sebuah komplek perumahan menjadi tidak terkendali misalnya dengan membuang sampah sembarangan atau kebut-kebutan maka warga menutup akses jalan tersebut dari umum.

2. Kontravensi Sederhana

Adalah contoh perilaku penyimpangan sosial sederhana seseorang yang spontan dilakukan ketika merasa tidak suka pada tingkah laku orang lain. Kontravensi yang kedua ini dinyatakan dengan memfitnah, mencaci maki, melemparkan tanggung jawab dan sebagainya. Contohnya adalah:

  • Ibu A anaknya berhasil dalam studinya di perguruan tinggi terkenal dengan predikat memuaskan. Tetangganya ibu B merasa tidak suka, maka mulailah dia menyebarkan fitnah ke tetangga yang lain bahwa anak ibu A bisa mendapat predikat memuaskan karena menyogok.
  • Karena ibu A dan ibu B tidak pernah akur, maka dalam setiap kesempatan jika ibu A menyatakan sebuah pendapat maka ibu B akan menentangnya habis-habisan, begitupun sebaliknya.

3. Kontravensi Intensif

Adalah ciri-ciri perilaku penyimpang yang dilakukan secara terus menerus untuk meneror pihak lawan, misalnya dengan menyebarkan desas desus, menghasut atau tidak amanah. Contohnya adalah:

  • Karena tidak suka melihat tetangganya sukses dalam karir dan selalu pulang malam, maka ibu C menyebarkan desas desus bahwa tetangganya tersebut bukan wanita baik-baik.
  • Ibu D karena merasa tidak suka dengan ibu C yang dianggap selalu mengabaikannya, maka dia menghasut kepada seluruh tetangga untuk tidak berteman dengan ibu C dengan berbagai alasan.

4. Kontravensi Rahasia

Adalah jika kontravensinya dilakukan dengan cara ciri-ciri era globalisasi infrormasi dengan menyebarkan rahasia dan berkhianat. Contohnya:

  • Suatu ketika ibu E mendengar sebuah rahasia tentang ibu F dan menyimpannya. Ketika ibu F melakukan hal yang secara tidak sengaja telah menyakiti ibu E, maka ibu E menjadi dendam dan mulai menyebarkan rahasia ibu F kepada semua orang.
  • Ibu G bersahabat dengan ibu H. Mereka bersabahat sudah lama sehingga sudah percaya satu sama lain. Suatu ketika ibu H kesulitan uang dan meminjam kepada ibu G. karena ibu G tidak punya uang maka ibu G meminjam uang ke bank untuk ibu H. Namun ketika waktunya untuk membayar, ibu H selalu mengelak dan akhirnya menghilang. Akhirnya ibu G harus membayar utang ibu H dan merasa dikhianati oleh sahabatnya itu.

5. Kontravensi Taktis

Kontravensi taktis ini dilakukan dengan rencana yang matang. Contohnya adalah:

  • Ibu I tidak suka pada Ibu J. Ketika ada acara keluar, sengaja ibu I mengatakan pada ibu J bahwa titik kumpulnya di mall A. Padahal ibu I dan kawan-kawan akan ke mall B
  • Ibu J tidak suka pada beberapa ibu-ibu dilingkungannya, oleh karena itu dia membuat rencana untuk membentuk group sendiri tanpa melibatkan ibu yang tidak disukainya dengan menyebarkan berita bohong.

Demikian macam-macam kontravensi dan contoh sederhananya. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Saturday 29th, September 2018 / 04:29 Oleh :
Kategori : Sosiologi