Sponsors Link

9 Keunggulan dan Keterbatasan antar Ruang Terhadap Penawaran

Sponsors Link

Artikel kali ini akan membahas sebuah topik terkait ilmu ekonomi yaitu keunggulan dan keterbatasan antar ruang serta pengaruhnya bagi kegiatan ekonomi. Ruang dalam konteks ini adalah sebagian atau seluruh permukaan bumi yang ditinggali mahluk hidup meliputi kenampakan alam yang mencakup daratan, perairan, dan udara. Ruang yang ada di permukaan bumi dalam bentuk kecil bisa dibedakan menjadi daerah, pulau, hingga negara, yang mana ruang-ruang tersebut memiliki karakteristik masing-masing sesuai potensi sumber daya yang dimilikinya. Contohnya wilayah Jawa Barat terkenal dengan potensi tanaman, tetapi memiliki kekurangan pupuk untuk membuat tanamannya untuk tetap tumbuh subur. Oleh karena itu, Jawa Barat memerlukan kiriman pupuk dari Kalimantan Timur yang bergerak di sektor industri pupuk (baca juga: contoh interaksi antar ruang).

ads

Perbedaan potensi antar wilayah ini erat kaitannya dengan teori ekonomi keunggulan mutlak. Misalnya Karawang mampu memproduksi beras dalam jumlah banyak dibandingkan Kalimantan Timur, sedangkan Kalimantan Timur mampu memproduksi pupuk dengan jumlah besar dibanding Karawang. Hal ini akan menimbulkan kecenderungan Karawang untuk memproduksi beras secara optimal dan mengirimnya ke Kalimantan Timur, Kalimantan Timur pun melakukan hal yang sama terhadap Karawang. Selanjutnya pengaruh keunggulan dan keterbatasan antar ruang dalam faktor-faktor yang mempengaruhi kegiatan ekonomi akan dibedakan menjadi dua lingkup, yaitu lingkup permintaan dan penawaran.

Keunggulan dan Keterbatasan Ruang terhadap Permintaan

Faktor-faktor yang memengaruhi permintaan dalam ekonomi meliputi:

  1. Harga barang yang bersangkutan;
  2. Harga barang komplementer;
  3. Harga barang subtitusi;
  4. Pendapatan masyarakat;
  5. Selera;
  6. Intensitas kebutuhan;
  7. Jumlah penduduk;
  8. Perubahan peradaban (baca juga: dampak modernisasi di bidang ekonomi);
  9. Ramalan pada masa yang akan datang.

Salah satu Ilustrasi yang akan menjelaskan pengaruh interaksi antar ruang bagi pelaku ekonomi adalah penjualan bahan pangan sebagai contoh kebutuhan pokok dan elektronik. Kota A merupakan kota yang membangun perekonomian dengan industri handphone, sedangkan desa B merupakan desa penghasil sayuran terbaik. Para penjual sayuran dari desa B memilih berdagang ke kota A dibandingkan berdagang di desa sendiri, karena sayuran di kota A merupakan bahan langka, permintaan akan sayuran tinggi, dan dapat dijual dengan harga yang mahal. Adapun penjual handphone dari kota A akan memilih berjualan ke desa B, karena handphone masih jarang di sana dan dapat dijual dengan harga tinggi.

Ilustrasi ini menunjukkan bahwa ketika suatu daerah memiliki keunggulan dalam sektor produksi barang/jasa tertentu, maka permintaan akan barang/jasa akan menurun di daerah tersebut (baca juga: faktor-faktor yang pendorong kegiatan ekonomi). Imbasnya, produsen harus menjual hasil produksinya ke daerah lain yang masih memiliki keterbatasan dalam produksi barang dan jasa tersebut, sehingga keuntungan yang dihasilkan akan maksimal.

Keunggulan dan Keterbatasan Ruang terhadap Penawaran

Penawaran akan terjadi bila produsen memiliki keunggulan dalam memproduksi suatu barang/jasa (baca juga: faktor-faktor yang mempengaruhi penawaran). Produsen juga akan melakukan penawaran selama ia memiliki keinginan untuk menjual barang/jasa tersebut pada tingkat waktu dan harga tertentu. Kaitannya dengan keunggulan dan keterbatasan ruang dapat dijelaskan dalam ilustrasi penjualan hasil olahan laut.

Seorang nelayan dari daerah pantai A mampu menjual hasil laut berupa ikan, garam, dan abon ikan. Ia kemudian menawarkannya ke desa C dengan harga tinggi karena desa C berada di daerah pegunungan yang jauh dari pantai, sehingga nelayan tersebut dapat menjual hasil olahan lautnya dengan harga yang relatif tinggi di desa tersebut.

Ilustrasi ini menunjukkan daerah yang memiliki potensi produksi tinggi dalam produksi barang atau jasa tertentu akan melakukan penawaran ke konsumen di daerah yang kurang atau tidak memiliki potensi produksi barang/jasa yang ditawarkan. Hal ini ditujukan produsen agar dapat meraih untung sebesar-besarnya atas potensi ruang yang ia tinggali.

Itu tadi pembahasan mengenai keunggulan dan keterbatasan antar ruang serta kaitannya dalam kegiatan perekonomian. Semoga bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,




Post Date: Tuesday 17th, July 2018 / 04:00 Oleh :
Kategori : Ekonomi