Sponsors Link

8 Tujuan dan Karakteristik Sosialisasi dalam Masyarakat di Indonesia

Sponsors Link

Sosialisasi tidak bisa lepas dari manusia yang notabene adalah makhluk sosial. Sosialisasi merupakan sebuah proses yang dilakukan oleh setiap individu untuk menanamkan dan menerima nilai, belajar dan mengajar, bertingkah laku di masyarakat dan semisalnya. Sosialisasi adalah proses yang dilakukan untuk mengenal lingkungan, baik yang merupakan lingkungan sosial maupun lingkungan fisik. Contoh proses sosialisasi adalah seorang individu yang berteman dan bergaul dengan teman-teman dan orang lain. Karakteristik sosialisasi penting dilakukan untuk mendapatkan kebutuhan setiap manusia.

ads

Tujuan Sosialisasi

Sebelum membahas tentang karakteristik sosialisasi, ada baiknya jika kita mengenal terlebih dahulu mengenai tujuan sosialisasi di dalam kehidupan bermasyarakat. Berikut beberapa di antaranya:

  • Sosialisasi dilakukan agar masyarakat mengetahui norma dan nilai yang ada di dalam sebuah komunitas.
  • Sosialisasi dilakukan agar seseorang dapat mengendalikan dirinya sendiri dengan proses mawas diri yang baik.
  • Sosialisasi dilakukan agar individu bisa mendapatkan pemahaman yang baik terhadap lingkungan sosial di sekitarnya.
  • Sosialisasi diperlukan untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan untuk hidup selaras dengan masyarakat.
  • Sosialisasi diperlukan agar membantu memperbaiki kemampuan komunikasi yang baik.
  • Sosialisasi diperlukan untuk menanamkan nilai kepercayaan pada masyarakat.

Tujuan dan karakteristik sosialisasi itu sendiri akan didapatkan dengan baik jika individu memahami lingkungan sosial dan juga dirinya dalam sebuah komunitas sosial yang ada.

Jenis dan Karakteristik Sosialisasi

Pada dasarnya, karakteristik sosialisasi terbentuk secara harfiah dari seseorang lahir hingga meninggal dunia. Namun, sosialisasi dibedakan menjadi dua jenis yang akan dijelaskan sebagai berikut beserta karakteristiknya.

  1. Sosialisasi Primer

Sosialisasi primer merupakan sebuah proses interaksi sosial yang dilakukan oleh seseorang sejak lahir di lingkungan keluarga. Dimana anak yang baru lahir akan mendapatkan lingkungan sosial pertama, yaitu keluarganya. Dalam contoh media sosialisasi keluarga ini, seorang anak akan mulai mempelajari tentang siapa dirinya dan bagaimana karakter orang-orang di sekitarnya. Sosialisasi primer ini sangat penting untuk dilakukan dengan baik, karena ada hubungan yang erat antara proses sosialisasi dan pembentukan kepribadian, dimana peranan keluarga dalam proses pembentukan karakter anak sangat tinggi. Anak akan mudah meniru kebiasaan-kebiasaan orang tua dan orang-orang di sekitarnya.

  1. Sosialisasi Sekunder

Adapun sosialisasi sekunder adalah sebuah proses interaksi sosial yang dilakukan oleh seseorang setelah lebih dewasa. Dimana seeorang mendapatkan lingkungan sosial atau jenis-jenis komunitas yang lebih luas dari sebelumnya, yaitu lingkungan sosial di luar keluarganya. Pada sosialisasi sekunder ini, seseorang akan mulai memahami secara lebih luas tentang nilai dan norma yang ada di masyarakat. sehingga hal-hal itu akan menjadi penentu sikap dan juga proses adaptasi yang dilakukannya.

Contoh sosialisasi primer dan sekunder dilihat dari cakupan lingkungan, dimana sosialisasi primer terjadi di lingkungan keluarga dan sekunder terjadi di lingkungan sekolah atau kampus. Ada hubungan sosialisasi dengan pembentukan kepribadian individu. Karena pada setiap harinya terjadi internalisasi yang mempengaruhi setiap individu untuk memutuskan hal-hal yang dia butuhkan. Termasuk dalam menyelesaikan permasalahan hidupnya.

Demikianlah beberapa penjelasan tentang sosialisasi, tujuan dan karakteristik sosialisasi, serta beberapa contoh sosialisasi di lingkungan masyarakat yang perlu untuk diketahui. Semoga bisa memberikan referensi yang Anda butuhkan.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Sunday 25th, November 2018 / 01:56 Oleh :
Kategori : Sosiologi