Sponsors Link

6 Karakteristik dan Teori Kriminologi Yang Wajib Diketahui

Sponsors Link

Karakteristik kriminologi sangat berkaitan erat dengan tindak kejahatan dan kajian kejahatan didalamnya memiliki peranan penting dalam menciptakan situasi dan kondisi yang kondusif. Setiap tindak kejahatan pasti memiliki karakteristik masing-masing dan kriminologi memiliki teori-teori yang mendukungnya.

ads

Karakteristik Kriminologi

1. Kriminologi Bersifat Interdisipliner

Kriminologi adalah suatu disiplin ilmu yang bersifat Interdisipliner dan kriminologi juga sangat erat kaitannya dengan hukum pidana, antropologi fisik, antropologi budaya dan sosiologi. Ada berbagai faktor perubahan sosial yang terjadi dilingkungan masyarakat dan kriminologilah yang mencegah terjadinya konflik. Kriminologi memiliki karakter yang bermanfaat bagi lingkungan masyarakat dan dengan kriminologi berbagai tindak kejahatan dapat tercegah dengan cepat.

2. Ruang Lingkup Kriminologi

Pada dasarnya kriminologi terdiri dari 3 ruang lingkup yaitu proses pembuatan hukum pidana, etiologi kriminal dan reaksi terhadap pelanggaran hukum. Kriminologi dilakukan untuk mencegah bentuk penyimpangan sosial yang bisa saja terjadi dan karakteristik kriminologi sangatlah bermanfaat bagi masyarakat. Ruang lingkup kriminologi sangatlah luas dan dapat berdampak positif bagi kehidupan masyarakat.

Teori Kriminologi

1. Teori Asosiasi Diferensial

Dalam teori ini dijelaskan bahwa suatu perilaku kriminal sangat perlu untuk dipelajari dan perilaku kriminal dipelajari dalam hal interaksinya. Dalam teori ini dipelajari pula berbagai pola pergaulan yang bisa saja terjadi dan berkembang di lingkungan masyarakat. Dalam teori ini dipelajari pula berbagai proses interaksi sosial yang ada di lingkungan dan dengan adanya kriminologi, semua permasalahan i masyarakat dapat tercegah dengan cepat. Perilaku kriminal memang sangat penting untuk dipelajari, agar masyarakat tau mengenai bahayanya suatu perilaku kriminal.

2. Teori Tegang

Teori ini juga menjelaskan bahwa manusia adalah mahluk yang selalu melanggar ketentuan hukum dan norma aturan yang berlaku di lingkungan. Pada dasarnya semua manusia memiliki perilaku yang baik, namun kondisi sosial yang membentuk karakter masyarakat dan bisa menciptakan berbagai permasalahan. Faktor tekanan dan tingkat stres manusia, bisa menjadikan suatu permasalahan yang besar. Salah satu tujuan komunikasi sosial adalah untuk menjaga berbagai permasalahan yang mungkin saja terjadi di lingkungan masyarakat.

3. Teori Kontrol Sosial

Landasan dari munculnya teori ini adalah adanya anggapan bahwa manusia tidak patuh pada hukum dan pandangan yang muncul adalah proses belajar untuk tidak melakukan tindak pidana. Dalam teori ini secara naluriah manusia dilahirkan ke alam dunia untuk melanggar aturan dalam lingkungan masyarakat dan dengan adanya teori ini, menjadikan adanya suatu kontrol sosial dalam masyarakat. Ada banyak penyebab perilaku penyimpangan, namun penyimpangan bisa dikendalikan dengan kontrol sosial yang baik.

4. Teori Label

Teori label menjelaskan bahwa kejahatan di masyarakat bisa terjadi, akibat adanya pemberian label dalam masyarakat dan label ditujukan untuk seseorang yang memiliki perbedaan yang mencolok. Pemberian label bisa terjadi dengan berbagai cara dan teori ini paling banyak dijumpai di masyarakat. Pemberian label atau nama di masyarakat seringkali terjadi sejak kecil. Label ini akan menimbulkan sebuah permasalahan yang besar dan memiliki efek yang berbahaya bagi lingkungan.

Demikian ulasan lengkap mengenai karakteristik dan teori kriminologi. Semoga artikel ini dapat memberikan referensi terbaik dan dapat memberikan manfaat bagi para pembacanya.

Sponsors Link
, , , ,




Post Date: Wednesday 12th, June 2019 / 03:56 Oleh :
Kategori : Sosiologi