Sponsors Link

3 Jenis-Jenis Tenaga Kerja Yang Ada Di Indonesia

Sponsors Link

Tenaga kerja adalah salah satu komponen penggerak sistem perekonomian yang terjadi pada suatu negara dan tenaga kerja terdiri dari orang-orang yang memiliki peranan aktif dalam sistem produksi suatu barang ataupun jasa. Orang-orang yang bekerja pada suatu organisasi atau perusahaan memiliki peranan penting dalam pergerakan ekonomi. Syarat tenaga kerja adalah memiliki usia yang layak untuk bekerja yaitu diatas 18 tahun dan Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki banyak tenaga kerja dengan berbagai latar kemampuan. Klasifikasi para pekerja di Indonesia biasanya dibedakan dengan jenjang pendidikannya dan latar belakang pendidikan menjadi aspek penting saat akan bekerja. Tenaga kerja di Indonesia terdiri dari berbagai jenis dan semua jenisnya didasarkan pada kemampuan. Berikut ini adalah jenis-jenis tenaga kerja:

ads

1. Tenaga Kerja Terdidik

Tenaga kerja terdidik bisa didapat dengan cara menempuh jenjang pendidikan dan Indonesia memiliki banyak sekali tenaga kerja terdidik dengan berbagai macam latar pendidikan. Salah satu masalah ketenagakerjaan di Indonesia adalah kurangnya lapangan pekerjaan yang tersedia dan banyak tenaga kerja yang bekerja tidak sesuai latar pendidikannya. SMK menjadi sekolah yang mempersiapkan calon tenaga kerja yang biasanya bekerja di perusahaan sebagai karyawan pabrik dan universitas mencetak lulusan yang memiliki kemampuan khusus seperti dokter, programer dan arsitek.

2. Tenaga Kerja Terampil

Tenaga kerja terampil adalah tenaga kerja yang dihasilkan dari suatu pelatihan atau pengalaman dan tenaga kerja terampil bisa didapatkan dengan menempuh pendidikan terlebih dahulu ataupun tidak. Dengan beraneka ragam rakyat Indonesia menjadikan banyak munculnya tenaga kerja terampil dan salah satu manfaat keberagaman budaya adalah banyaknya tenaga kerja berpengalaman. Tenaga kerja yang memiliki keterampilan berdasarkan latihan atau pengalaman seperti supir bus, supir angkot, musisi dan tenaga kerja lainnya.

3. Tenaga Kerja Yang Tidak Terdidik Dan Terlatih

Tenaga kerja jenis ini biasanya sering disebut sebagai pekerja kasar atau pekerja serabutan dan setiap pekerja yang tidak memiliki keterampilan serta pendidikan hanya mengandalkan tenaga untuk mencari uangnya. Pekerja kasar seringkali menimbulkan masalah sosial di masyarakat dan salah satu contoh masalah sosial yang sering terjadi adalah upah yang sangat minim. Timbulnya permasalahan komposisi tenaga kerja berdasarkan usia juga seringkali menimbulkan konflik di masyarakat dan buruh kasar seringkali menjadi pekerjaan yang memiliki tingkatan rendah di masyarakat.

Indonesia menjadi salah satu negara yang memiliki permasalahan mengenai tenaga kerja dan dampak positif keberagaman budaya menjadikan Indonesia kaya akan tenaga kerja, namun rendahnya kualitas tenaga kerja menjadi permasalahan yang jamak. Tak hanya itu salah satu faktor penyebab masalah sosial yang sering terjadi adalah jumlah tenaga kerja yang tidak seimbang dengan lapangan kerja yang tersedia dan ini menjadi permasalahan hukum di Indonesia yang harus dibenahi, karena dengan aturan hukum yang jelas akan menimbulkan sesuatu keseimbangan antara tenaga kerja dengan lapangan kerjanya.

Banyaknya penganguran menjadi permasalahan yang kerap terjadi setiap tahunnya dan salah satu cara mengatasinya adalah dengan memperluas lapangan kerja, agar semua pekerja dapat terserap dengan baik. Demikian ulasan singkat mengenai jenis-jenis tenaga kerja dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

Sponsors Link
, , , , ,




Post Date: Thursday 21st, March 2019 / 03:58 Oleh :
Kategori : Pendidikan