Sponsors Link

12 Jenis-Jenis Norma Sosial Dalam Kehidupan Masyarakat

Sponsors Link

Manusia merupakan makhluk sosial yang akan terus melakukan suatu hubungan timbal-balik demi memenuhi kebutuhan serta kelangsungan hidupnya. Dimana melakukan suatu hubungan timbal-balik atau hubungan sosial merupakan salah satu contoh tindakan sebagai makhluk sosial yang penting dan wajib dilakukan. Tidak hanya hubungan sosial namun proses interaksi sosial juga merupakan suatu proses sosial sebagai makhluk sosial yang selalu ada keberlangsungannya. Dalam melakukan suatu hubungan sosial atau interaksi sosial pasti akan ada pengaruh yang diberikan satu sama lain, baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif. Oleh sebab itu di dalam berlangsungnya suatu kehidupan masyarakat diperlukan suatu norma yang menjadi patokan dan batasan manusia dalam bertindak, sehingga manusia atau individu dan kelompok tidak dapat bertindak sewenang-wenang. Banyak sekali bentuk norma atau jenis norma-norma sosial di dalam masyarakat yang akan dibahas lebih lanjut dalam kesempatan kali ini.

ads

Norma merupakan berbagai macam aturan yang dipatuhi dan berlaku dalam kehidupan masyarakat, dimana terdapat sanksi bagi pelanggar atau mereka yang tidak melakukannya. Norma juga memiliki sifat yang mengikat bagi masyarakat, artinya bahwa kehadiran norma yang telah ada sejak lama dan akan terus berkembang mau tidak mau harus dipatuhi atau diterima oleh masyarakat. Dilihat dari sifat yang mengikat, maka ada norma yang mengikat secara lemah dan ada pula yang mengikat secara kuat. Norma sendiri memberikan kemungkinan bagi manusia untuk menentukan tindakan atau pola perilaku yang nantinya akan dinilai baik atau buruk, artinya boleh dilakukan dan tidak boleh dilakukan. Oleh sebab itu, banyak sekali jenis-jenis norma sosial yang terbentuk selama perkembangan hidup masyarakat, berikut ini beberapa penjelasan mengenai jenis-jenis norma sosial di dalam kehidupan masyarakat.

Jenis-Jenis Norma Sosial

Norma sosial merupakan suatu bentuk peraturan atau juga petunjuk hidup yang didalamnya terdapat perintah dan larangan. Norma sosial dapat berbentuk tertulis maupun tidak tertulis yang digunakan untuk mengatur hubungan antar anggota masyarakat demi terciptanya suatu kehidupan yang tertib dan damai terhindar dari berbagai macam contoh masalah sosial dalam masyarakat. Norma sosial juga menjadi suatu tolak ukur atau pedoman bagi masyarakat untuk mendukung atau juga menolak pola perilaku para anggota masyarakatnya. Lalu apa saja jenis-jenis norma sosial yang hadir di dalam kehidupan masyarakat? Berikut ini ada beberapa jenis-jenis norma sosial yang didasarkan pada sifat, ikatan, dan aspek-aspek kehidupan.

Jenis-Jenis Norma Sosial Berdasarkan Sifat Resminya

Norma sosial dapat dibedakan menjadi dua jenis berdasarkan sifat resminya, yaitu:

  1. Norma Tidak Resmi atau Non-formal

Norma sosial yang bersifat tidak resmi atau non-formal berarti bahwa norma sosial tersebut dirumuskan atau di bentuk secara tidak jelas, dimana pelaksanaannya juga tidak diwajibkan bagi masyarakat. Walaupun tidak diwajibkan tetapi biasanya akan tetap dipatuhi atau dilaksanakan oleh setiap anggota masyarakat yang bersangkutan, karena norma ini tumbuh dan berkembang bersama dengan kebiasaan masyarakat yang diterima oleh masyarakat itu sendiri. Belum lagi, norma tidak resmi biasanya justru memiliki kekuatan memaksa yang lebih besar dibandingkan dengan norma yang bersifat resmi. Ada rada malu atau bersalah yang akan timbul ketika tidak mematuhi atau melaksanakannya, berikut ini beberapa contoh diantaranya:

  • Peraturan-peraturan adat istiadat.
  • Peraturan yang dibentuk dalam suatu keluarga.
  • Larangan atau peraturan yang berlaku dalam lingkungan masyarakat.
  1. Norma Resmi atau Formal

Berkebalikan dengan norma tidak resmi, norma resmi merupakan suatu norma sosial yang dibentuk atau dirumuskan secara sadar dan ada kewajiban yang jelas dan tegas untuk melaksanakannya bagi setiap anggota masyarakat. Biasanya, norma resmi ini merupakan bagian dari satu kesatuan badan hukum yang berkembang dan dimiliki oleh masyarakat, dimana norma ini diperkenalkan melalui berbagai macam proses sosialisasi dan pengumuman sosial. Beberapa contoh diantaranya adalah:

  • UUD 1945
  • Perpu dan Perda
  • Surat Kepresidenan dan Surat Keputusan Pemerintah
Sponsors Link

Jenis –Jenis Norma Sosial Berdasarkan Daya Ikatnya

Terdapat lima jenis norma sosial berdasarkan daya ikatnya, diantaranya adalah:

  1. Cara atau Usage

Jenis norma sosial ini lebih menunjuk pada suatu bentuk perbuatan yang dilakukan pribadi atau perseorangan, akan tetapi tidak dilakukan secara terus menerus didalam kehidupan masyarakat. Norma sosial ini juga memiliki daya ikat yang lemah, sehingga tidak ada sanksi yang tegas bagi para pelanggar, mereka biasanya akan mendapat teguran atau celaan saja. Beberapa contoh norma ini diantaranya adalah:

  • Norma mengenai cara makan yang baik dan benar, seperti adanya larangan makan menggunakan tangan kiri, berbicara saat makan, bersendawa setelah makan, makan mengeluarkan bunyi, dan lain sebagainya.
  1. Kebiasaan atau Folkways

Kebiasaan merupakan suatu perbuatan yang diulang-ulang dan dalam bentuk yang sama, dimana memberikan bukti bahwa perbuatan tersebut merupakan perbuatan yang dianggap baik atau benar oleh masyarakat. Jenis norma sosial ini lebih mengarah pada suatu petunjuk perbuatan, dengan daya ikat yang juga lemah. Kebiasaan dapat bersifat positif maupun negatif, dan biasanya juga tidak ada sanksi yang berat bagi kebiasaan-kebiasaan negatif. Beberapa contoh diantaranya seperti:

  • Memberikan penghargaan seperti hadiah bagi mereka yang berprestasi dan membanggakan.
  • Kebiasaan mengeluarkan bunyi saat makan untuk mengekspresikan pendapatnya mengenai makanan yang dimakan.
  1. Tata Kelakuan atau Mores
ads

Tata kelakuan merupakan sekumpulan perbuatan-perbuatan yang mencerminkan sifat-sifat hidup suatu kelompok masyarakat dalam rangka untuk mengawasi perbuatan atau pola tingkah laku para anggotanya secara sadar. Fungsi dari adanya jenis norma sosial ini adalah untuk membantu dan membuat para anggota masyarakat memiliki perbuatan yang sesuai dengan tata kelakuan didalam lingkungan masyarakat itu sendiri. Beberapa contoh nya seperti:

  • Larangan untuk mencuri, merampok, atau pun membunuh.
  • Adanya larangan mengenai menikahi kerabat dekat atau kerabat yang masih satu darah karena dianggap tidak lazim.
  1. Adat Istiadat

Adat istiadat merupakan sekumpulan tata kelakuan yang memiliki kedudukan sangat tinggi dibanding yang lainnya dalam suatu masyarakat. Adat istiadat juga bersifat kekal dan berinteraksi secara kuat terhadap masyarakat yang memilikinya. Beberapa contoh diantaranya adalah:

  • Pelanggaran atau adanya suatu tata cara pembagian harta warisan keluarga.
  • Pelanggaran atau adanya suatu peraturan upacara-upacara adat atau tradisional.
  1. Hukum

Hukum merupakan suatu serangkaian aturan atau peraturan bagi seluruh anggota masyarakat yang berisi perintah, kewajiban, ketentuan-ketentuan, dan juga larang yang memiliki sanksi yang sangat beragam. Beberapa diantaranya seperti:

  • Peraturan untuk mematuhi rambu-rambu lalu lintas
  • Peraturan mengenai larangan berbuat kriminal dengan berbagai sanksi yang tegas, dan lain sebagainya.

Jenis-Jenis Norma Sosial Berdasarkan Aspek-Aspeknya

Pembagian jenis-jenis norma sosial yang terakhir adalah didasarkan pada aspek-aspek norma itu sendiri, beberapa diantaranya seperti:

  1. Norma Agama

Norma agama merupakan suatu norma atau peraturan sosial yang bersifat mutlak, hal ini disebabkan karena sumber norma berasal dari Tuhan. Norma agama diambil dari berbagai macam ajaran agama, dan juga kepercayaan-kepercayaan lainnya. Beberapa contoh norma agama seperti:

  • Menjalankan ibadah sembahyang bagi para pemeluknya.
  • Melaksanakan shalat tepat pada waktunya.
  • Melaksanakan segala perintah agama dan menjauhi segala larangan agama.
  1. Norma Kesusilaan

Norma kesusilaan merupakan suatu norma atau peraturan sosial yang berasal dari hati nurani yang kemudian menghasilkan suatu akhlak atau perbuatan. Dengan adanya norma kesusilaan, maka seseorang dapat membedakan mana yang baik dan mana yang buruk dalam kehidupannya. Biasanya, bagi para pelanggar norma kesusilaan maka akan mendapat sanksi berupa pengucilan baik secara fisik maupun secara batin. Beberapa contoh norma kesusilaan seperti:

  • Adanya sifat saling menghormati, terutama menghormati orang yang lebih tua.
  • Adanya sifat saling tolong menolong, dan menghargai satu sama lain.
  • Memiliki sifat yang jujur dan adil dalam menjalin hubungan sosial dengan masyarakat.
  1. Norma Kesopanan

Norma kesopanan merupakan norma atau peraturan sosial yang mengarah pada tingkah laku yang dianggap baik serta wajar dalam kehidupan masyarakat. Biasanya sanksi yang akan diberikan dalam jenis norma ini ini adalah berupa celaan, kritikan, atau bisa juga pengucilan. Beberapa contoh norma kesopanan seperti:

  • Menggunakan tangan kanan dalam memberi maupun menerima sesuatu.
  • Selalu bersikap rukun dalam menjalin hubungan sosial mauapu interaksi sosial dengan siapa saja.
  • Tidak meludah di sembarang tempat seenaknya.
  • Tidak berbicara saat sedang makan baik sendiri maupun dengan orang lain.
Sponsors Link

  1. Norma Kebiasaan

Norma kebiasaan merupakan suatu norma atau peraturan sosial yang dibentuk baik secara sadar maupun tidak sadar yang mengandung suatu petunjuk mengenai perilaku yang secara terus-menerus dilakukan dan menjadi suatu kebiasaan bagi para anggota masyarakat. Sama seperti jenis norma lainnya, sanksi pelanggar norma kebiasaan hanya akan mendapat celaan, kritikan, dan atau pengucilan. Contoh norma kebiasaan didalam masyarakat seperti:

  • Membawakan buah tangan atau oleh-oleh ketika pulang dari berpergiaan .
  • Mencuci tangan dan berdoa sebelum makan.
  • Menggosok gigi sebelum tidur dan setelah makan.
  • Mandi minimal dua hari sehari secara teratur.
  1. Norma Hukum

Norma hukum merupakan suatu aturan atau norma sosial yang dibuat dan dirumuskan oleh lembaga-lembaga tertentu, seperti contohnya lembaga pemerintah melalui berbagai contoh proses sosialisasi. Norma hukum biasanya bersifat tegas dan juga memaksa bagi setiap anggota masyarakat untuk berperilaku sesuai dengan aturan atau norma hukum tersebut. Bagi para pelanggar nya sendiri biasanya akan mendapatkan sanksi yang tegas, dapat berupa denda maupun hukuman secara fisik. Beberapa contoh norma hukum seperti:

  • Adanya kewajiban untuk membayar pajak.
  • Adanya larangan untuk menerobos lampu merah.
  • Adanya aturan untuk menyeberang jalan menggunakan jembatan penyeberangan atau di zona zebra cross.
  • Adanya peraturan mengenai tidak boleh datang terlambat ke sekolah.

Itulah beberapa jenis-jenis norma sosial yang secara umum hadir di dalam berlangsungnya berbagai contoh hubungan sosial dan interaksi sosial di masyarakat, semoga dapat bermanfaat.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Saturday 28th, April 2018 / 06:48 Oleh :
Kategori : Sosiologi