Sponsors Link

4 Jenis-jenis Masalah Sosial Dilingkungan Sekitar Masyarakat

Sponsors Link

Kehidupan manusia tak bisa lepas dari interaksi dan proses bermasyarakat. Dalam proses perkembangan masyarakat ini, banyak hal yang dapat terjadi, salah satunya adalah hal-hal yang tidak diinginkan berupa berbagai permasalahan akibat adanya aspek-aspek perubahan sosial. Namun, apakah semua permasalahan yang ada dapat dikatakan sebagai suatu masalah sosial?

ads

Masalah sosial menurut Soerjono Soekanto adalah gejala-gejala abnormal dalam masyarakat yang tidak dikehendaki, atau yang bersifat patologis, atau merupakan penyakit sosial masyarakat. Masalah yang terjadi melibatkan nilai-nilai sosial dan dapat membahayakan kehidupan kelompok sosial masyarakat, sehingga dapat dianggap sebagai masalah sosial. Menurut Martin S. Weinberg, masalah sosial merupakan situasi yang bertentangan dengan nilai-nilai penting yang telah disepakati anggota masyarakat, sehingga diperlukan suatu tindakan pengendalian sosial untuk memperbaiki situasi tersebut untuk mencegah dampak masalah sosial yang lebih parah.

Berdasarkan pengertian-pengertian menurut para ahli di atas dapat disimpulkan bahwa masalah sosial terjadi saat adanya situasi yang tidak sesuai dengan nilai-nilai yang ada. Banyak hal yang mempengaruhi anggapan masalah sosial, sehingga hal ini dapat berbeda di masyarakat di suatu tempat dengan masyarakat di tempat yang lainnya. Faktor-faktor tersebut diantaranya sejarah masyarakat setempat, riwayat keluarga masing-masing pribadi, tingkat pendidikan, agama, dan lain sebagainya. Gejala yang sudah bertentangan dan menimbulkan keresahan masyarakat dapat dikategorikan sebagai suatu masalah sosial.

Jenis-jenis masalah sosial dapat dikategorikan ke dalam suatu kelompok tertentu. Soerjono Soekanto mengklasifikasikan jenis-jenis masalah sosial berdasarkan faktor-faktor penyebabnya menjadi empat kategori berikut:

  1. Faktor ekonomi
  2. Faktor biologis
  3. Faktor biopsikologis
  4. Faktor kebudayaan

Berikut adalah penjelasan lebih lanjut mengenai setiap jenis-jenis masalah sosial beserta contohnya:

1. Masalah sosial akibat faktor ekonomi

Salah satu faktor utama penyebab masalah sosial di Indonesia yaitu faktor ekonomi. Banyaknya jumlah penduduk tidak sebanding dengan pertumbuhan jumlah lapangan kerja yang memadai sehingga angka pengangguran semakin meningkat. Selain itu, persebaran penduduk sangat tidak merata antara di kota dengan di desa. Kesenjangan ekonomi juga sangat jauh, mengakibatkan di beberapa daerah menjadi rentan akan kriminalitas. Hal ini didukung dengan kurangnya pendidikan moral sehingga banyak orang yang menghalalkan segala cara demi mendapatkan uang.

Keadaan ekonomi yang kurang baik dan juga kesenjangan juga dapat menimbulkan adanya iri hati antar anggota masyarakat sehingga dapat terjadi interaksi berupa masalah sosial yang tidak dikehendaki. Rendahnya kemampuan ekonomi masyarakat dapat menyebabkan rendahnya rata-rata tingkat pendidikan sehingga hal ini akan semakin memicu permasalahan-permasalahan lainnya. Faktor ekonomi memang dapat dijadikan acuan termudah untuk menentukan apakah masyarakat di negara tersebut sudah maju atau belum.

2. Masalah sosial akibat faktor biologis

Faktor biologis yang dapat menyebabkan terjadinya masalah sosial misalnya wabah penyakit yang menular, gizi buruk, dan lain sebagainya. Hal ini dapat berkaitan juga dengan rendahnya tingkat ekonomi atau tingginya angka kemiskinan. Penyakit dapat muncul akibat adanya faktor-faktor biologis. Kurangnya fasilitas kesehatan dan kebersihan yang ada dapat menyebabkan munculnya penyakit menular di suatu wilayah.

Sponsors Link

Selain itu, ketidaksadaran masyarakat akan bahaya hal ini menyebabkan pertumbuhan penyakit sulit untuk dihentikan. Di beberapa daerah juga kekurangan sumber air bersih sehingga dapat mempengaruhi manusia yang selalu ingin untuk mempertahankan diri sendiri. Hal ini tentu dapat menyebabkan konflik yang tidak dikehendaki.

3. Masalah sosial akibat faktor biopsikologis

Faktor berikutnya yang dapat menyebabkan permasalahan sosial di lingkungan masyarakat yaitu faktor biopsikologis, atau faktor yang berhubungan dengan pola pikir masyarakat terkait. Pola pikir masyarakat sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai yang ditanamkan, sejarah masyarakat, lingkungan pergaulan, tingkat pendidikan, tingkat ekonomi, dan lainnya.

Contohnya adalah adanya salah satu anggota masyarakat yang ingin menyebarkan pemahaman mengenai aliran sesat. Hal ini dapat menimbulkan perpecahan dan pertentangan konflik keinginan antar anggota masyarakat dan meresahkan anggota masyarakat lainnya. Faktor psikologis ini cukup sulit untuk dicari akarnya dan diselesaikan karena berkaitan dengan kondisi emosi masing-masing manusia, yang susah diatur oleh hukum atau aturan lainnya yang berlaku. Untuk itu, pengawasan dan pendidikan moral yang baik di lingkungan keluarga sangatlah diperlukan.

Sponsors Link

4. Masalah sosial akibat faktor kebudayaan

Keragaman kebudayaan di Indonesia merupakan suatu kebanggaan. Namun rupanya faktor budaya juga dapat menyebabkan terjadinya masalah sosial di masyarakat. Hal ini terjadi akibat adanya perbedaan nilai-nilai yang dianut antara satu orang dengan orang yang lainnya atau adanya perubahan nilai di masyarakat. Penyebabnya dapat karena adanya pengaruh dari kebudayaan luar yang tidak sesuai, atau nilai-nilai baru yang dianggap membahayakan.

Contoh permasalahan yang diakibatkan oleh faktor budaya yaitu adanya kenakalan remaja akibat terlalu sering menonton film yang bertemakan kekerasan, atau adanya diskriminasi. Konflik juga dapat terjadi antar individu akibat adanya perdebatan mengenai nilai-nilai yang dianggap benar. Oleh karena itu, penting adanya sikap saling menghormati perbedaan. Serta diperlukan juga penyuluhan dan pendidikan mengenai nilai dan norma yang sesuai dan dapat menjaga keutuhan masyarakat.

Demikian penjelasan mengenai jenis-jenis masalah sosial. Semoga bermanfaat dan dapat menambah pengetahuan para pembaca.

Sponsors Link
, , , ,
Post Date: Saturday 15th, September 2018 / 06:32 Oleh :
Kategori : Sosiologi