Sponsors Link

3 Jenis-Jenis Komunitas di Masyarakat Indonesia – Wajib Kamu Tahu

Sponsors Link

Komunitas adalah sekumpulan orang yang di dalamnya terdapat rasa saling memiliki dan saling percaya. Komunitas dibentuk oleh para anggota yang saling membutuhkan dan memiliki keinginan supaya setiap kebutuhan anggota akan terpenuhi. Komunitas sosial dibentuk dari unsur-unsur komunitas sosial yang memiliki kesamaan, baik itu dari kesamaan geografi, kesamaan agama, kesamaan ras, kultur, ekonomi, dan sebagainya. Berikut ini adalah jenis jenis komunitas sosial.

ads
  1. Komunitas Pedesaan

Jenis jenis komunitas yang pertama adalah komunitas desa. Ciri-ciri komunitas sosial pedesaan biasanya belum terpengaruh dengan adanya pola kehidupan modern. Komunitas inilah yang bisa menjadi salah satu contoh bentuk asli kehidupan bersama, layaknya di pedesaan pedalaman. Komunitas pedesaan ini masih murni karena hidup secara berdampingan dan sederhana. Komunitas pedesaan ini dibagi lagi menjadi dua jenis, yaitu komunitas pedesaan gaya lama dan komunitas pedesaan modern.

Ciri komunitas pedesaan gaya lama:

  • Hubungan antar individu baik dan sosialisasi secara langsung sering dilakukan.
  • Kerja sama dalam bentuk gotong royong masih sering dilakukan.
  • Pengendalian sosial di dalam komunitas dilakukan oleh pemuka desa dan diawasi secara ketat.
  • Unsur wilayah atau teritorial menjadi ikatan yang penting

Ciri komunitas pedesaan modern:

  • Pemerintahan desa mengikuti pola pemerintahan pusat sesuai dengan demorkasi di negaranya.
  • Mulai masuk beberapa fasilitas yang modern ke desa, misalnya dengan adanya pembangunan fasilitas pendidikan, media, dan aliran listrik dan beberapa contoh-contoh pemberdayaan komunitas lainnya. Hal ini dikarenakan manfaat pemberdayaan komunitas sangat banyak dan bisa diterapkan dalam sebuah desa modern.
  • Adanya beberapa lembaga yang didirikan untuk membantu masyarakat desa hidup dengan baik, misalnya dalam segi ekonomi, transmigrasi, dan pembangunan desa.

Itulah penjelasan tentang komunitas desa dan penjabarannya.

  1. Komunitas Perkotaan

Jenis jenis komunitas yang kedua adalah komunitas perkotaan. Adapun komunitas perkotaan adalah sebuah komunitas yang modern dan masyarakatnya lebih heterogen. Ciri-ciri masyarakat pedesaan dan perkotaan memang berbeda. Beberapa ciri dari komunitas perkotaan antara lain sebagai berikut.

  • Komunitas perkotaan hidup di lingkungan yang strategis dan modern. Di dalamnya terdapat kehidupan yang layak atau mapan, lengkap dengan fasilitas yang baik. Juga terdapat pusat pemerintahan dan pusat ekonomi yang baik.
  • Perkotaan adalah kawasan yang heterogen, dimana di dalamnya terdapat berbagai kebudayaan yang menjadi satu. Demikian pula dengan ras, suku, agama, dan sebagainya.
  • Komunitas perkotaan memiliki daya tarik yang memikat penduduk dari banyak daerah yang lebih kecil untuk datang ke sana. Sehingga kota akan menjadi tujuan urbanisasi.

Itulah beberapa Perbedaan desa dan kota. Di perkotaan memang sering memiliki permasalahan terkait urbanisasi, karena semakin hari penduduknya semakin meningkat. Walau demikian dampak positif dan negatif urbanisasi bisa diseimbangkan jika kehidupan masyarakat berjalan baik.

  1. Komunitas Religius

Jenis jenis komunitas yang ketiga adalah komunitas religius. Komunitas ini dibentuk dari orang-orang dengan motif kepercayaan atau keagamaan yang sama. Komunitas ini dibentuk dari beberapa faktor yang bersifat religius dalam masyarakat. Contohnya adalah komunitas santri di pondok pesantren.

Demikianlah beberapa penjelasan tentang jenis jenis komunitas yang perlu diketahui. Semoga bisa memberikan referensi yang bermanfaat untuk Anda.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Saturday 10th, November 2018 / 04:46 Oleh :
Kategori : Sosiologi