Sponsors Link

Inilah 4 Hubungan Antropologi Hukum Dengan Sosiologi Hukum

Sponsors Link

Antropologi hukum adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang pola sengketa dan berbagai cara penyelesaiannya. Antropologi hukum berlaku untuk semua masyarakat, baik pada masyarakat yang memiliki cara hidup sederhana maupun masyarakat yang sudah mengalami modernisasi dan antropologi hukum memiliki peranan yang sangat penting di lingkungan masyarakat. Dalam antropologi hukum ada anggapan bahwa hukum hanya bagian dari suatu aspek kebudayaan, karena digunakan untuk mengatur perilaku yang dilakukan masyarakat dan hal ini dilakukan untuk menghindarkan masyarakat dari berbagai pelanggaran norma sosial.

ads

Sosiologi hukum adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mengkaji tentang fenomena hukum di lingkungan masyarakat dan menjelaskan berbagai praktik-praktik hukum. Sosiologis hukum selalu menguji kesahihan yang bersifat empiris dalam suatu peraturan dan pernyataan hukum, namun sosiologi hukum tidak melakukan penilaian terhadap suatu hukum yang berlaku di masyarakat. Sosiologi hukum memiliki bentuk hubungan sosial yang sangat bervariasi dan sosiologi hukum dapat menghindarkan berbagai konflik sosial di masyarakat. Sosiologi hukum adalah suatu gambaran mengenai objek yang sedang dipelajari. Berikut ini adalah hubungan antropologi hukum dengan sosiologi hukum:

1. Tujuan

Antropologi berfokus pada bahasan tentang kaitan manusia dengan kaidah sosial yang bersifat hukum dan sosiologi hukum adalah suatu ilmu yang mengkaji berbagai jenis hukum yang ada di masyarakat. Sosiologi hukum dan antropologi hukum memiliki tujuan yang hampir sama. Namun hanya fokus kajiannya saja yang sedikit berbeda. Hal ini dilakukan untuk menghindarkan bentuk-bentuk konflik sosial yang terjadi di lingkungan masyarakat dan kedua ilmu ini memiliki manfaat yang sangat penting di lingkungan masyarakat.

2. Objek

Sosiologi hukum dan antropologi hukum memiliki objek yang jelas yaitu manusia. Antropologi hukum mengkaji suatu budaya yang terjadi pada kelompok masyarakat dan sosiologi hukum lebih menitik beratkan pada pada manusia dan berbagai proses hubungan sosialnya. Adanya antropologi hukum dan sosiologi hukum membuat kehidupan masyarakat menjadi lebih teratur. Berbagai bentuk penyimpangan sosial memang kerap kali terjadi di lingkungan masyarakat, namun ada banyak langkah pencegahan yang bisa dilakukan dan salah satunya dengan mempelajari ilmu sosiologi hukum serta ilmu antropologi hukum.

3. Pengaruh

Sosiologi hukum dan antropologi hukum memiliki pengaruh yang sangat luas. Keduanya sangat berperan dalam pola kehidupan yang terjadi di masyarakat dan pengaruh keduanya akan membentuk pola kehidupan di masyarakat. Ada berbagai faktor perubahan sosial yang bisa saja terjadi dan setiap perubahan kehidupan sosial memiliki pengaruh yang penting. Pada dasarnya dalam suatu lingkungan pasti banyak permasalahan sosial yang terjadi dan setiap masalah sosial memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

4. Pencegahan

Sosiologi hukum dan antropologi hukum memiliki maksud yang jelas yaitu sama-sama digunakan sebagai langkah pencegahan berbagai konflik sosial di masyarakat. Ada banyak sekali penyebab perilaku penyimpangan dan langkah-langkah pencegahan menjadi suatu hal yang sangat penting. Penyimpangan sosial yang berskala kecil bisa menimbulkan dampak yang meluas dan hal ini mendasari, bahwa setiap penyimpangan sosial harus dicegah secepatnya. Itulah ulasan lengkap mengenai hubungan antropologi hukum dengan sosiologi hukum dan semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembacanya.

Sponsors Link
, , , , ,
Post Date: Thursday 20th, June 2019 / 04:49 Oleh :
Kategori : Hukum