Sponsors Link

14 Fungsi dan Tujuan Status Sosial Dalam Kelompok Masyarakat

Sponsors Link

Kata status dalam kamus besar bahasa Indonesia diartikan sebagai kedudukan atau keadaan seseorang dalam hubungan yang terjadi di masryarakat. Status sosial diartikan sebagai bagaimana kedudukan seseorang dalam kehidupan sosial masyarakat. Status sosial biasanya bisa didapatkan dengan sendirinya sesuai latar belakang namun bisa juga didapatkan atas dasar pemilihan. Adapun faktor pendorong mobilitas sosial yang menjadi salah satu alasan terbentuknya status sosial.

ads

Terkadang orang orang sering menyalahartikan antara status sosial dan kelas sosial. Padahal kedua hal tersebut jelas berbeda. Kelas sosial menfokuskan pada posisi ekonominya namun status sosial lebih fokus ke kondisi sosialnya. Kelas sosial mungkin bisa memiliki standar tertentu atau tinggi rendahnya. Namun status sosial tidak memiliki standar karena penilaian akan kembali pada pemberi nilai dan juga tergantung prespektif yang dipandang. Status sosial memiliki beragam jenis, berikut ini adalah jenis status sosial beserta contoh status sosial.

  • Achieved status

Achieved status merupakan status sosial yang diperoleh seseorang berdasarkan usaha yang ia lakukan. Achieved status biasanya berbentuk penghargaan atas jasa atau usaha lainnya. Intinya status sosial ini tidak didapatkan secara pecuma. Salah satu contoh muda dari achieved status adalah mahasiswa. Untuk menyandang gelar sarjana, seorang mahasiswa harus menempuh perkuliahan selama 4 tahun dan menyelesaikan tugas akhir. Tanpa itu semua, tidak akan ada gelar sarjana yang didapatkan. Achieved status dari sang mahasiswa dalam bentuk gelar sarjana.

  • Active status

Status aktif merupakan status sosial yang dimiliki seseorang namun memiliki masa berlaku tertentu. Status aktif biasanya berupa jabatan yang ia dapatkan sementara atau tidak berlaku absolute (selamanya). Contoh dari status aktif seperti gubernur, bupati, walikota, RT atau kepala desa. Orang orang tersebut akan lebih ditinggikan karena memiliki jabatan aktif sebagai petinggi daerah.

  • Ascribed status

Ascribed status merupakan status sosial yang dimiliki seseorang berdasarkan garis keturunan. Hal ini berlaku absolute karena akan kembali ke pertanyaan siapa kamu dan bagaimana garis keturunanmu. Contoh dari ascribed status adalah di negara kerajaan. Misalnya Ratu Elizabeth merupakan ratu Inggris, anak sulungnya bernama Pangeran Charles yang kelak akan menggantikannya. Secara tidak langsung pangeran Charles ini dari lahir sudah memiliki garis tangan akan menjadi seorang raja atau bakal raja yang tentunya memiliki status sosial lebih tinggi dibandingkan masyarakat biasa.

  • Assigned status

Assigned status merupakan status sosial yang diberikan secara cuma cuma. Status sosial ini tidak bersangkut paut dengan garis keturunan karena ini berdasar pada jasa yang diperbuat. Assigned status berbeda dengan achieved status. Achieved status berbuat sesuatu untuk nantinya mendapat status sosial akan tetapi assigned status berbuat sesuatu tanpa maksud apapun namun mendapat respon berupa status sosial yang tinggi.

  • Latent status

Latent status merupakan status sosial yang dinonakitfkan secara sementara karena ada alasan lainnya. Misalnya seorang dosen yang akan mencalonkan diri sebagai pns, maka secara otomatis ia harus berhenti menjadi dosen untuk sementara waktu. Dengan begitu status sosialnya sebagai dosen akan tidak digunakan dulu.

  • Symbolic status
Sponsors Link

Symbolic status merupakan status yang didapatkan oleh seseorang karena ciri khas yang dimilikinya. Biasnya symbolic ini dengan sendirinya akan ditandai oleh masyarakat. Contoh symbolic status adalah bapak presiden Joko Widodo yang terkenal dengan blusukan.

Fungsi & Tujuan Status Sosial

Status sosial juga menentukan bagaimana peran seseorang dalam hidup bermayarakat. Dalam status sosial ada yang bernilai tinggi namun ada juga yang bernilai rendah. Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa hampir semua orang mengincar status sosial yang tinggi. Apabila seseorang tidak bisa mendapatkan status sosial yang tinggi biasanya disebabkan oleh dampak masalah sosial.

Salah satu cara mendapatkan status sosial adalah dengan melakukan interaksi sosial. Hal ini karena proses interaksi sosial akan menciptakan hubungan sosial yang terjalin di masyarakat. Setelah terjalin hubungan sosial maka nantinya akan terciptalah status sosial. Syarat terjadinya interaksi sosial terdiri dari adanya kontak sosial maupun komunikasi antar masyarakat atau yang biasa disebut dengan kelompok sosial. Adapun ciri ciri kelompok sosial yang nantinya akan berhubungan juga dengan status sosial.

Sponsors Link

Status sosial memiliki fungsi dan tujuan masing masing. Setiap jenis status sosial memiliki fungsi yang berbeda beda. berikut ini adalah fungsi dan tujuan status sosial:

  1. Untuk meraih apa yang telah diperjuangkan.
  2. Sebagai suatu tanda bahwa orang tersebut telah berhasil membuktikan kemampuannya.
  3. Sebagai reward bagi mereka yang telah berusaha.
  4. Sebagai cara untuk menghargai jabatan yang dimiliki oleh seseorang.
  5. Untuk membedakannya dengan masyarakat lain dalam struktur pemerintahan misalnya.
  6. Membedakan setiap orang berdasarkan garis keturunan.
  7. Bagi kaum bangsawan, hal tersebut penting untuk membedakan antara mereka dengan rakyatnya.
  8. Bagi rakyat biasa, untuk menghargai mereka yang berasal dari keturunan bangsawan.
  9. Sebagai bentuk apresiasi terhadap apa yang telah dilakukan oleh seseorang.
  10. Untuk menggunakan status sosial yang lebih terbaru.
  11. Menyingkirkan status sosial yang lama.
  12. Menghargai apa yang telah diberikan oleh seseorang.
  13. Mengenang perjuangan seseorang seperti pahlawan.
  14. Sebagai ciri khas seseorang.

Demikian beberapa ulasan tentang adanya fungsi dan juga tujuan dari status sosial yang bisa anda ketahui dari berbagai jenis statusnya.

Sponsors Link
, , ,
Post Date: Friday 15th, June 2018 / 07:17 Oleh :
Kategori : Sosiologi